By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Empat Mahasiswa KIPK Unusa Raih Gold Award
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Empat Mahasiswa KIPK Unusa Raih Gold Award
Milenial

Empat Mahasiswa KIPK Unusa Raih Gold Award

12/11/2025 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com – Empat mahasiswa program studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Teknologi Digital Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FEBTD Unusa) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Keempat mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) itu berhasil meraih Juara 1 (Gold Award) dalam ajang International Reels Challenge: Accounting in Action (IRCAiA) 2025 yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Selasa (12/11/25).


Dalam kompetisi tersebut, tim Unusa mengusung tema “Accounting for Sustainability: Profit, People, and Planet”, yang menegaskan bahwa akuntansi modern tidak hanya berfokus pada angka dan laporan keuangan semata, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tema ini menunjukkan bahwa akuntansi berkelanjutan merupakan bagian dari upaya global dalam menciptakan tata kelola organisasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.


Alfi Lailatul Fitriyah, Binti Laelatul Magfuroh, Siti Ida Fauziah dan Arinda Tri Aprilia sadar akan pentingnya kehidupan yang berkelanjutan. Akuntansi sebagai bidang yang dikenal hanya berkaitan dengan angka, semata-mata ingin mereka patahkan dengan kontribusi akuntansi terhadap keberlanjutan. Akuntansi juga miliki peran dalam membentuk bisnis yang memperhatikan keberlanjutan.


“Tema ini kami pilih karena kami ingin menunjukkan bahwa akuntansi bukan hanya soal angka dan menghitung, tetapi juga tentang keberlanjutan. Akuntansi bisa menjadi instrumen penting untuk menciptakan keseimbangan antara profit, people, dan planet,” ungkap Binti Laelatul, salah satu anggota tim.


Lewat kompetisi ini mereka juga ingin mengenalkan bahwa dalam dunia akuntansi ada prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang mana pelaporan dan pengukuran dampak keberlanjutan perusahaan lewat standar non-keuangan. Dengan prinsip itu mereka secara kompak Menyusun script untuk reels yang mereka buat.


Meraih Gold Award pada kompetisi internasional bagi empat remaja ini adalah hal yang tak terduga. Ada banyak lawan dari negara lain yang mereka hadapi dalam kompetisi ini. Namun keteguhan dan keyakinan dalam menyusun tema mampu membawa mereka di posisi itu.


Para mahasiswa semester 5 itu dikenal gemar turut serta dalam berbagai kompetisi. Bagi mereka dengan mengikuti banyak kompetisi membuat mereka bisa lebih memahami isu yang sedang berkembang saat itu. Selain itu kepercayaan diri yang terus dibangun, serta ilmu-ilmu yang mungkin tidak bisa mereka dapatkan di kampus bisa mereka dapat lewat kompetisi itu.


“Kita beberapa kali ikut kompetisi, tapi kali ini kita satu tim dan alhamdulillah bisa dapat juara,” tambah Alfi Lailatul saat diwawancara.


Ketua Program Studi Akuntansi FEBTD, Dr Endah Tri Wahyuningtyas, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pencapaian itu. “Kami terus mendorong mahasiswa Akuntansi untuk berkiprah di kancah internasional. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Unusa mampu bersaing secara global dan berkontribusi dalam penguatan praktik akuntansi keberlanjutan,” ujarnya.


Prestasi ini sejalan dengan komitmen Unusa dalam mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Sedikitnya ada ada lima pon yang bisa dicatat dalam tujuh belas poin dalam SDGs. Meliputi poin 4, berkait dengan Pendidikan Berkualitas, dalam hal ini, penguatan kompetensi mahasiswa dalam akuntansi berkelanjutan dan kompetisi internasional.


Kemudian poin SDGs delapan, Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi, yakni dalam hal mempersiapkan calon akuntan beretika dan siap bersaing di pasar kerja global. Poin 12, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, yakni mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam pelaporan dan praktik akuntansi.


Poin 13, Penanganan Perubahan Iklim, berkait dengan mendorong peran akuntansi dalam pelaporan jejak karbon dan keberlanjutan organisasi, dan poin 17, Kemitraan untuk Tujuan, dalam hal terwujud melalui kolaborasi akademik internasional antara Unusa dan UiTM Malaysia.


Keberhasilan ini memperkuat komitmen Unusa sebagai kampus yang mengedepankan kualitas akademik, kompetensi global, serta orientasi keberlanjutan dalam setiap aktivitas pendidikan. Unusa terus mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Iklan.

You Might Also Like

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pesantren Digipreneurs “Al-Yasmin” Surabaya Pecahkan Rekor MURI untuk konfigurasi drone terbanyak
Next Article Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Canangkan Ngaji Rutin Kitab Al-Hikam mulai HSN 2026
Nahdliyyin
Wagub Emil Dardak Dorong Penguatan Pendidikan UNIB Sukorejo-Situbondo
Sospol
SINERGI GERAKAN EKONOMI BERJIWA QONUN ASASI, PW IKAPETE JATIM KUKUHKAN GUS FIRJAUN SEBAGAI PENASIHAT
Nahdliyyin
Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian
Sospol

You Might also Like

Milenial

Ingin Raih Dua Mimpi, Pemain Persebaya itu Kini Jadi Mahasiswa FK Unusa

08/09/2026
Milenial

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

25/08/2026
Milenial

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

21/08/2026
Milenial

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?