By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

19/06/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) dalam kegiatan pentahelix bertajuk “Transformasi KPRI dan Koppontren Retail Menjadi Koperasi Modern” yang diselenggarakan pada Kamis (18/6/26) di Plaza Airlangga, Surabaya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat ekosistem koperasi di Jawa Timur melalui sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan para pelaku koperasi. Melalui forum ini, para peserta diajak untuk memahami berbagai langkah transformasi yang diperlukan agar koperasi mampu berkembang dan tetap relevan di tengah perubahan pola bisnis yang semakin cepat.

Kegiatan pentahelix tersebut diikuti oleh puluhan perwakilan Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) dan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kehadiran para peserta menunjukkan tingginya antusiasme koperasi untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pengelolaan usaha. Selain menjadi ruang pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman serta membangun jejaring antarkoperasi dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor retail yang terus berkembang.

Dalam sambutannya sebagai narasumber utama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Nusa, menyampaikan materi bertajuk “Peran Pemerintah dalam Mendorong Transformasi Koperasi Retail di Indonesia.” Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk mendorong koperasi agar mampu bertransformasi menjadi lembaga usaha yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, transformasi koperasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem pengelolaan, tetapi juga mencakup penguatan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam menjalankan usaha.

“Pemerintah terus mendorong transformasi koperasi agar lebih adaptif, profesional, dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan usaha. Koperasi harus menjadi pelaku ekonomi yang relevan dan kompetitif di era modern. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, koperasi akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi anggotanya,” ujar Endy.

Selain menghadirkan unsur pemerintah, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi dari Universitas Airlangga, Gancar Premananto, yang membawakan materi “Koperasi Retail di Era Ekonomi Digital: Tantangan dan Peluang Masa Depan.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perilaku konsumen sekaligus menciptakan tantangan baru bagi koperasi retail. Namun di sisi lain, digitalisasi juga membuka peluang yang sangat besar untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan maupun anggota koperasi.

“Era ekonomi digital menghadirkan tantangan yang tidak ringan, namun di saat yang sama membuka peluang yang sangat besar bagi koperasi untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat layanan kepada anggota. Koperasi perlu berani melakukan inovasi serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha agar mampu bersaing dan tumbuh secara berkelanjutan,” ungkap Gancar.

Sementara itu, Sekretaris OPOP Jawa Timur, Gus Ghofirin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dengan Universitas Airlangga dalam mendukung penguatan koperasi pesantren dan KPRI. Menurutnya, transformasi koperasi tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar mampu menghasilkan koperasi yang kuat, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.

“Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun koperasi yang lebih modern dan berdaya saing. Kami berharap Koppontren dan KPRI di Jawa Timur terus meningkatkan kapasitasnya, memanfaatkan teknologi, serta memperkuat inovasi usaha sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi anggota, pesantren, dan masyarakat luas,” tuturnya dari Tanah Suci Makkah pada Jumat (19/6/26).

Iklan.

You Might Also Like

Bassima Hakkoui: Masjid Al-Akbar jadi Contoh Peradaban Islam yang Sebenarnya

IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi

Marbot dari Enam Masjid di Surabaya Ikuti “Marbot Soccer Night” ke-14 Masjid Al-Akbar

Tasyakuran Satu Tahun SPPG Dawuhan Disertai Santunan Anak Yatim

Komisi PDUF MUI Jatim dan DMC Dompet Dhuafa Sasar Masjid, Sekolah dan Pesantren Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan
Next Article MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Bassima Hakkoui: Masjid Al-Akbar jadi Contoh Peradaban Islam yang Sebenarnya
Sospol
PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok”
Nahdliyyin
IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi
Sospol
LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Tim Futsal SD Al Islam Surabaya Sabet Juara 1 di Alfifour Cup 2026 Sidoarjo

01/11/2026
Sospol

388 Turis/Bulan Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya selama Januari – September 2026

01/11/2026
Sospol

KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB

30/10/2026
Sospol

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket

30/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?