Kediri, radar96.com – Produk unggulan binaan One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur turut ambil bagian dalam Pameran dan Pagelaran Seni Islami yang diselenggarakan komunitas Gusdurian selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Juni 2026 di halaman Masjid Agung Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, santri, serta masyarakat umum dalam suasana yang sarat dengan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Pameran dan pagelaran seni islami tersebut menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik dan edukatif. Selain bazar produk UMKM dan produk pesantren, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pertunjukan seni islami, diskusi kebangsaan, serta aktivitas yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan usia. Selama empat hari pelaksanaan, area kegiatan dipadati pengunjung yang antusias menikmati berbagai agenda sekaligus mengenal lebih dekat produk-produk lokal yang ditampilkan oleh para peserta pameran.
Keikutsertaan OPOP Jatim dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas promosi dan pemasaran produk pesantren kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui stan pameran yang disediakan, para pengunjung dapat melihat secara langsung beragam produk unggulan hasil karya dan inovasi pesantren binaan OPOP. Momentum ini juga menjadi sarana untuk membangun jejaring usaha, membuka peluang kerja sama, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh pesantren.
Dalam kegiatan tersebut, OPOP Jatim diwakili oleh beberapa pesantren binaan yang menampilkan produk unggulan masing-masing. Pondok Pesantren Istihlalul Faroj menghadirkan aneka roti dan aneka sambal yang selama ini menjadi produk andalan dan telah dipasarkan kepada masyarakat. Sementara itu, Pondok Pesantren Al Muwazanah memperkenalkan berbagai produk fashion yang menarik perhatian pengunjung. Kehadiran kedua pesantren tersebut menunjukkan keberagaman sektor usaha yang berkembang di lingkungan pesantren, mulai dari bidang kuliner hingga industri kreatif dan fesyen.
Pengurus Pondok Pesantren Istihlalul Faroj, Gus Ahmad Mustawi, menyampaikan apresiasi kepada OPOP Jatim atas kesempatan yang diberikan kepada pesantrennya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada OPOP Jatim yang telah memberikan kesempatan kepada produk pesantren kami untuk tampil dalam pameran ini. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkenalkan produk pesantren kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Ahmad berharap dukungan terhadap produk pesantren terus diperkuat sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. “Kami berharap produk-produk OPOP semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional. Dengan kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan, kami optimistis produk pesantren dapat menjadi kebanggaan Jawa Timur sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris OPOP Jatim, Gus Ghofirin, menyambut baik partisipasi pesantren binaan dalam berbagai kegiatan pameran dan promosi produk. Menurutnya, keterlibatan pesantren dalam event seperti ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing produk OPOP.
“Kami terus mendorong pesantren binaan OPOP agar aktif mengikuti berbagai pameran dan kegiatan promosi. Semakin sering produk pesantren hadir di tengah masyarakat, semakin besar peluang untuk memperluas pasar dan memperkuat ekosistem ekonomi pesantren. Semoga keikutsertaan ini menjadi motivasi bagi pesantren lain untuk terus berinovasi dan berkembang,” tuturnya dari Tanah Suci Makkah pada Senin (22/6/26) siang.



