Bondowoso, radar96.com – Masa jeda layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimanfaatkan secara maksimal oleh jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Grujugan untuk melakukan evaluasi, penguatan koordinasi, serta pembenahan berbagai aspek pelayanan guna mendukung peningkatan kualitas program ke depan.
Komitmen tersebut terlihat dalam apel pagi yang dipimpin Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Grujugan, Muhammad Alfin Bardani, bersama seluruh Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan se-Kecamatan Grujugan di Kantor SPPG Grujugan Kidul 01 Yayasan Al-Hidayah, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada Masa Libur dalam Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2026.
Meski distribusi makanan kepada penerima manfaat untuk sementara dihentikan selama masa libur, seluruh unsur pelaksana tetap menjalankan tugas sebagaimana biasa sesuai tanggung jawab masing-masing.
Dalam apel tersebut, seluruh jajaran diingatkan untuk tetap menjaga disiplin kerja, memperkuat komitmen pelayanan, serta memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan berbagai langkah perbaikan yang dibutuhkan.
Muhammad Alfin Bardani mengatakan bahwa masa libur merupakan kesempatan berharga untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan selama ini.
Selain melakukan evaluasi, pihaknya juga terus meninjau kondisi fasilitas pelayanan, mengidentifikasi kebutuhan pembaruan sarana pendukung, serta menyusun berbagai langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pelayanan.
“Masa libur ini bukan untuk mengurangi produktivitas, melainkan kesempatan untuk memperkuat kualitas pelayanan. Kami melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan agar ketika program kembali berjalan, seluruh sistem sudah lebih siap dan lebih baik,” ujarnya.
Menurut Alfin, keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan sistem kerja yang kuat, koordinasi yang baik, serta sumber daya manusia yang memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan masyarakat.
Karena itu, selama masa jeda operasional, seluruh Kepala SPPG, Pengawas Gizi, dan Pengawas Keuangan tetap aktif melakukan monitoring, evaluasi administrasi, penyempurnaan tata kelola, hingga perencanaan program kerja yang akan dilaksanakan pada periode berikutnya.
“Kami ingin memastikan kualitas program tetap terjaga. Tanggung jawab kepada masyarakat tidak berhenti hanya karena layanan sedang libur sementara. Justru saat seperti inilah kami memiliki ruang untuk berbenah dan menyusun langkah yang lebih baik ke depan,” katanya.
Alfin menambahkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang membutuhkan kerja sama, ketulusan, dan dedikasi dari seluruh unsur pelaksana agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami percaya bahwa pelayanan terbaik lahir dari proses evaluasi dan perbaikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh jajaran tetap bekerja, tetap berkoordinasi, dan tetap produktif demi menjaga kualitas layanan kepada masyarakat penerima manfaat,” tegasnya.
Melalui kegiatan evaluasi, penguatan sistem, serta pembenahan fasilitas pelayanan selama masa libur, SPPG se-Kecamatan Grujugan berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ke depan semakin optimal, profesional, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat. (*/Rif)



