By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hak Cipta “Shalawat Badar” dan “Syubbanul Wathon” resmi tercatat Kemenkum-HAM
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Hak Cipta “Shalawat Badar” dan “Syubbanul Wathon” resmi tercatat Kemenkum-HAM
Kultural

Hak Cipta “Shalawat Badar” dan “Syubbanul Wathon” resmi tercatat Kemenkum-HAM

28/12/2021 Kultural
Lagu dan lirik "Shalawat Badar" karangan KH. Ali Mansur Shiddiq, dan lagu "Shubbanul Wathan" karangan KH. Wahab Hasbullah akhirnya tercatat hak ciptanya di Kemenkum-HAM. Sertifikat HAKI itu secara simbolis diserahkan Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH M Anwar Manshur dalam pertemuan para masyayikh di Ponpes Lirboyo, Kediri, Selasa (28/12/2021). (*/pwnu)
SHARE

Kediri (Radar96.com) – Lagu dan lirik “Shalawat Badar” karangan KH. Ali Mansur Shiddiq, dan lagu “Shubbanul Wathan” karangan KH. Wahab Hasbullah akhirnya tercatat hak ciptanya di Kemenkum-HAM.

“Sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dilindungi negara, maka hal itu menjadi berkah tersendiri bagi jajaran pengurus PWNU Jawa Timur,” kata Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH M Anwar Manshur
dalam pertemuan para masyayikh di Ponpes Lirboyo, Kediri, Selasa (28/12/2021).

“Kami patut bersyukur karena karya para ulama, baik Shalawat Badar maupun Lirik Syubbanul Wathon, telah dicatat dan mendapat perlindungan hukum secara resmi dari Kemenkum-HAM,” tutur KH Anwar Iskandar, Wakil Rais PWNU Jatim mewakili Kiai Anwar Manshur, yang juga dihadiri Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dan Sekretaris PWNU Jatim Prof Akh Muzakki.

Lagu dan lirik “Shalawat Badar” karangan KH. Ali Mansur Shiddiq, dan lagu “Shubbanul Wathan” karangan KH. Wahab Hasbullah akhirnya tercatat hak ciptanya di Kemenkum-HAM. Sertifikat HAKI itu secara simbolis diserahkan Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH M Anwar Manshur dalam pertemuan para masyayikh di Ponpes Lirboyo, Kediri, Selasa (28/12/2021). (*/pwnu)

Rapat dihadiri sederet tokoh PWNU Jatim, KH Syafruddin Syarif, Katib Syuriah PWNU, KH Abdus Salam Shohib, KH Reza Ahmad Zahid, KH Abdul Matin Jawahir, Prof KH Ali Maschan Moesa, dll. Juga hadir KH M Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua Umum MUI Jawa Timur), Prof Dr Maskuri, Rektor Universitas Islam Malang (Unisma).

Surat Pencatatan Ciptaan dari Kemenkum-HAM diserahkan kepada masing-masing dzuriyah ulama yang karya ciptanya mendapat perlindungan HAKI tersebut. Kiai Ahmad Syakir Abd Shiddiq mewakili KH Ali Manshur Shiddiq dan Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid mewakili KH Wahab Hasbullah. Disaksikan Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Paparan Tim HAKI PWNU Jatim soal persyaratan HAKI Syubbanul Wathon kepada Bu Nyai Machfudoh Wahab dan Ibu Nyai Hj Munjidah Wahab

Sebelumnya, PWNU membentuk Tim untuk mengurus HAKI terkait karya Lagu Shalawat Badar dan Lagu Syubbanul Wathon tersebut, yang diketuai H.Sholeh Hayat SH (Koordinator) bersama anggota, antara lain, H. Noor Shodiq Askandar S.E, M.M, Wakil Rektor II UNISMA (Anggota) H. Helmy Noor, S.IP, PWNU Jawa Timur (Anggota) Dr. Siti Asmaniyah Mardiyani, SP., MP, Tim Ahli UNISMA (Anggota).

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena kedua karya para Kiai di lingkungan NU mendapat pengakuan dari Kemenkum-HAM sebagai hak cipta HAKI, ” tutur Sholeh Hayat.

Tim PWNU Jawa Timur terkait pencatatan HAKI untuk lagu dan lirik “Shalawat Badar” karangan KH. Ali Mansur Shiddiq, dan lagu “Shubbanul Wathan” karangan KH. Wahab Hasbullah dalam pertemuan para masyayikh untuk penyerahan HAKI secara simbolis untuk lagu dan lirik itu di Ponpes Lirboyo, Kediri, Selasa (28/12/2021). (*/pwnu)

Atas terbit Sertifikat HAKI tersebut, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar menyatakan rasa bahagianya. Ia mengingatkan bahwa kedua karya tersebut menjadi bagian penting dari NU.

“Oleh karena itu tidak diperbolehkan mempergunakannya untuk kepentingan dirinya sendiri atau kelompoknya tanpa izin (yang bersifat komersial), karena hak cipta ini merupakan karya dari kader NU,” tuturnya.

Menurut Marzuki, keduanya merupakan syiar, dan Motto NU dan marwah NU, agar keduanya selalu diterima dan dicintai umat Islam. Kami mengucapkan terima kasih semoga kita selalu mendapatkan keberkahan untuk kejayaan NU dan Negeri tercinta,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, diputuskan agar kedua lagu tersebut menjadi Lagu Wajib Nasional, yang akan diusulkan NU kepada pemerintah.

Nyai Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, putri KH Wahab Hasbullah, tampak terharu atas berhasil diakuinya karya para ulama NU tersebut.

Sementara itu, Kiai Ahmad Syakir, dzuriyah KH Ali Manshur Shiddiq pun menyatakan terharu sekaligus bahagia.

“Kami terharu, lebih dari itu karena di Pondok Lirboyo ini, Abah (Kiai Ali Manshur) juga mondok di sini. Jadi ada nostalgia tersendiri,” kata Kiai yang tinggal di Banyuwangi ini. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Ngawi dan Gresik serahkan donasi untuk korban Musibah Semeru
Next Article Perhutanan Sosial Jatim Tertinggi di Jawa, Gubernur Khofifah terima Penghargaan Menteri KLHK

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
Kultural

Pesantren Ribath Futuhatunnur Toro Gelar Maulid Nabi

21/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?