By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: IPNU Jatim: Respons soal pengeras suara azan hanya Ketidaksukaan Sosial
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > IPNU Jatim: Respons soal pengeras suara azan hanya Ketidaksukaan Sosial
Milenial

IPNU Jatim: Respons soal pengeras suara azan hanya Ketidaksukaan Sosial

28/02/2022 Milenial
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPNU Jawa Timur M. Irfan Syah (*/ipnujatim)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur M. Irfan Syah menilai respons terhadap pernyataan Menteri Agama (Menag) H. Yaqut Cholil Qoumas tentang aturan pengeras suara hanyalah ketidaksukaan sosial.

“Hanya ketidaksukaan sosial saja. Seharusnya, kita yang hidup di Indonesia yang notabene tipologinya adalah masyarakat plural, maka kita harus sadar untuk bersama-sama mengedepankan toleransi,” kata Irfan Syah, di Surabaya, Senin (28/2/2022).

Disinyalir pernyataan Menag tersebut dipelintir beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab, ia juga mengatakan bahwa toleransi itu tidak harus untuk mempermasalahkan sesuatu hal. “Tetapi toleransi itu mengerti dan memahami, mengapa orang lain melakukan suatu hal tersebut,” imbuhnya.

Tentunya, lanjut Irfan, selama tidak mengorbankan prinsip kita, maka kita sebisa mungkin seharusnya dapat menerima perbedaan.

“Sebetulnya, banyak hal-hal yang lebih positif daripada memikirkan isu TOA. Seperti halnya bagaimana kita meramaikan masjid dan menyukseskan atau mensosialisikan kebijakan dari undang-undang tersebut, agar dapat dipahami masyarakat secara utuh,” tutupnya. (*/Lembaga Pers IPNU Jatim)

Iklan.

You Might Also Like

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Puluhan Anak Ikuti Khitan Massal Harlah NU ke 96 PCNU Banjarbaru
Next Article Gubernur Khofifah resmikan Rumah Sakit Yasyfin Darussalam di Pondok Modern Gontor

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

SINERGI GERAKAN EKONOMI BERJIWA QONUN ASASI, PW IKAPETE JATIM KUKUHKAN GUS FIRJAUN SEBAGAI PENASIHAT
Nahdliyyin
Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian
Sospol
Dipercaya 14 Negara, KH Ali Masykur Musa Pimpin Majelis Naqshbandi Se-Dunia
Sospol
Wisuda 1.053 Lulusan, UNIB Situbondo: Tradisi Pesantren dan Tantangan Sains Teknologi Jadi Sorotan
Sospol

You Might also Like

Milenial

Ingin Raih Dua Mimpi, Pemain Persebaya itu Kini Jadi Mahasiswa FK Unusa

08/09/2026
Milenial

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

25/08/2026
Milenial

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

21/08/2026
Milenial

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?