Banjarbaru (Radar96.com) – Peringatan harlah ke-96 Nahdlatul Ulama oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banjarbaru Kalimantan Selatan , dimeriahkan dengan sunatan massal, Senin (21/02/2022). Kegiatan ini diikuti oleh 48 anak dari lima MWCNU di Banjarbaru.
Sunatan massal ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 96. PCNU Banjarbaru mengagendakan seabrek kegiatan, diantaranya sunatan masak, vaksinasi covid 19, donor darah, bazar, berbagai macam perlombaan, bakti sosial ke panti panti asuhan, hingga ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan Pembawa masuknya NU ke bumi Kalimantan.
Gus Hamid Rais Syariah PCNU Banjarbaru menyampaikan kegiatan sunatan masal di PCNU Banjarbaru terlaksana berkat kerjasama dengan Polres Banjarbaru.
” Alhamdulillah terimakasih kami sampaikan kepada Pak Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid yang membantu PCNU khususnya kepada warga masyarakat Banjarbaru yang memerlukan khitan. Apalagi di saat masih pandemi, dimana semua sendi kehidupan terkena dampaknya. Jadi kegiatan ini sangat berarti bagi warga masyarakat. ” ujar Gus Hamid.
“Harapan saya kegiatan ini bisa dilaksanakan di tahun tahun berikutnya, untuk membantu warga yang membutuhkan, tambahnya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banjarbaru sebagai penanggungbjawab kegiatan Harlah, KH Muslih Amberi uga menyampaikan harapan senada. ” Kegiatan Harlah ini bisa terlaksana , berkat partisipasi semua pihak, pengurus badan dan lembaga otonom ( banom) . Semoga tahun depan kita bisa lrbih meriah lagi dan lebih memberikan manfaat bagi warga masyarakat. ” ujar Muslih.
Sunatan massal dan harlah ke-99 NU ini dilaksanakan di Gedung PCNU Banjarbaru, mulai jam 09.00 WITA. Para peserta selain dibebaskan dari biaya, juga mendaptkan sarung, baju dan bingkisan lainnya.
Salah satu orang tua peserta sunatan massal saat ditanya mengatakan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Dalam kondisi ekonomi sekarang yang belum stabil, beban ekonomi saya cukup terasa diringankan dan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara yang telah mengizinkan anak saya ikut serta sunatan massal,” kata salah satu orang tua peserta.

