By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ulama se-Asia Tenggara bahas Moderasi Agama di Malaysia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ulama se-Asia Tenggara bahas Moderasi Agama di Malaysia
Nahdliyyin

Ulama se-Asia Tenggara bahas Moderasi Agama di Malaysia

02/07/2022 Nahdliyyin
Ratusan ulama se-Asia Tenggara dan sekitarnya menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur Malaysia dalam acara Persidangan Ulama Asia Tenggara 2022. (*/NUO)
SHARE

Kuala Lumpur (Radar96.com/NUO) – Ratusan ulama se-Asia Tenggara dan sekitarnya menghadiri pertemuan di Kuala Lumpur Malaysia dalam acara Persidangan Ulama Asia Tenggara 2022. Pertemuan yang diinisiasi oleh Rabithah Alam Islamiyah, Kantor Perdana Menteri Malaysia dan Kementerian Agama Malaysia itu antara lain membahas moderasi agama dan persatuan umat Islam.

Terdapat beberapa tujuan utama dalam pertemuan tersebut.
Pertama, melakukan konsolidasi nilai moderasi agama dan persatuan umat Islam.
Kedua, melakukan konter terhadap ajaran ekstrem kepada kelompok agama lain.
Ketiga, melakukan transformasi pemikiran dari politik perpecahan kepada saling menghargai dan membangun solidaritas.
Keempat, melahirkan program, inisatif, dan rekomendasi yang kelak disebarkan oleh jaringan peserta.

Dalam sambutannya, Sekjen Liga Negara Islam Dunia Dr Mohammad bin Abdul kareem Al-issa menekankan pentingnya kerja sama antarumat beragama, khususnya para para ulama Islam dalam membangun Islam yang bertujuan pada pembangunan peradaban dan kemanusiaan.

Bahkan, ia mengatakan dengan tegas bahwa agama tidak dapat dipisahkan dari kemanusiaan dan nasionalisme. “Kita melihat ada persamaan antarberbagai negara yang punya satu tujuan untuk membangun tujuan kemanusiaan. Agama tidak bisa dipisahkan dari nasiaonalisme dan kemanusiaan,” kata Mohammad bin Abdul kareem Al-issa di Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022).

Ia menegaskan bahwa perbedaan di dalam umat manusia adalah sunnatullah yang tidak dapat dihindari. Perbedaan-perbedaan tersebut tidak dapat dijadikan landasan untuk berlaku tidak adil dan bermusuhan pada kelompok yang berbeda.

“Perbedaan agama adalah sesuiatu yang alami karena itu kita perlu bekerja sama saling melengkapi. Kita tidak bisa menolak perbedaaan itu,” tegasnya.

Ia mengatakan, Allah sangat berkuasa untuk menciptakan alam semesta, dan menciptakan manusia hanya dalam satu jenis. Namun Allah sebaliknya, Allah menciptakan manusia dengan sebagala perbedaannya, maka sudah selayaknya umat manusia saling menghormati dan melengkapi.

Oleh karena itu, menurut dia, penting sekali untuk menjamin kebebasan umat beragama dengan berbagai aturan dan undang-undang universal yang berlaku secara internasional.

“Yang harus dilakukan adalah memperkuat persatuan negara dan terus bekerja sama untuk memperkuat umat Islam, apalagi dalam satu negara, untuk mencapai perdamaian di seluruh dunia,” kata dia.

Ia juga menyinggung bahwa kelompok teroris dan ekstremis sama sekali bukanlah representasi dari nilai Islam yang mulia. Kedua kelompok yang kerap mengatasnamakan Islam ini sejatinya membawa misi politik yang sempit.

Ia mengaku sangat senang dengan dengan pertemuan pertemuan yang melibatkan para ulama dari Asia Tenggara ini. “Pertemuan ini sangat penting. Malaysia yang menjadi contoh pertemuan nilai tolensi antaragama,” ujarnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut ulama sebagai perwakilan sejumlah negara di Asia Tenggara dan sekitarnya seperti Indonesia, Thailand, Brunai, Sri Langka, Pakistan, India, Jepang, Australia, Kamboja, India, Pakistan. Sementara dari Malaysia terdapat Mufti dari berbagai Negara Bagian. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/internasional/ulama-se-asia-tenggara-berkumpul-di-malaysia-bahas-moderasi-agama-dan-persatuan-umat-islam-mNtji

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031

Jelang Muktamar NU ke-35, ISHARI gelari KHA Wahab Hasbullah sebagai “Bapak ISHARI”

Lengkapi Istighotsah Kubro dengan Aksi Sosial Santuni 84 Anak Yatim

Ketua PCNU Sidoarjo Ingatkan Amanah dan Niat Pengabdian di NU

KH Yusuf Hasyim Penuhi Syarat sebagai Pahlawan Nasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Aswaja NU Center Jatim bahas PMK jelang Idul Qurban
Next Article Membanggakan, Lima Masjid Jatim Sabet DMI Award 2022

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Tugaskan KH Abdul Hakim Mahfudz jadi calon Ketua Umum PBNU 2026-2031
Nahdliyyin
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS
Sospol
Universitas Bondowoso Tantang Mahasiswa KKN Jadi Agen Transformasi Desa Berbasis Digital
Uncategorized
Kolaborasi Pemuda, DPRD, dan Mahasiswa Warnai Aksi Sosial PEMBERSATU Bondowoso di Desa Taman
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Afif Pimpin Silaturahmi PKB ke PCNU, Perkuat Hubungan dan Perjuangkan Aspirasi Umat

14/07/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar ke-35, Kiai Imam Jazuli dan Gus Kikin Diskusikan NU Abad Kedua

12/07/2026
Nahdliyyin

Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian

11/07/2026
Nahdliyyin

Mengembalikan Muktamar NU ke-35 kepada Maslahat, Bukan Kontestasi

11/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?