By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: Masjid BSI di Penanjakan Bromo jadi Simbol Toleransi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: Masjid BSI di Penanjakan Bromo jadi Simbol Toleransi
Sospol

Gubernur Khofifah: Masjid BSI di Penanjakan Bromo jadi Simbol Toleransi

22/07/2022 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Dirut Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi meresmikan masjid yang berlokasi di Jalan Penanjakan Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kab. Pasuruan, Jumat (22/7). Peresmian masjid yang ditandai dengan pemukulan bedug ini juga menjadi simbol toleransi antar umat beragama, karena mayoritas warga Desa Wonokitri adalah penganut agama Hindu. (*/hmn)
SHARE

Pasuruan (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Dirut Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi meresmikan masjid yang berlokasi di Jalan Penanjakan Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kab. Pasuruan, Jumat (22/7).

Peresmian masjid yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Khofifah didampingi bersama Dirut BSI dan Plt. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) ini juga menjadi simbol toleransi antar umat beragama, karena mayoritas warga Desa Wonokitri adalah penganut agama Hindu.

Masjid yang berada pada ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini merupakan hasil renovasi yang dilakukan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) bekerja sama dengan Balai Besar TNBTS.

Dengan diresmikannya masjid ini, Gubernur Khofifah berharap dapat memberikan kemudahan, keberkahan dan manfaat bagi warga sekitar dan wisatawan yang ingin beribadah, terutama bagi wisatawan yang akan menikmati sunrise di Bromo.

“Selama ini salah satu harapan terbesar wisatawan adalah adanya tempat ibadah yang representatif untuk melaksanakan sholat Subuh. Terima kasih kepada BSI dan juga kepada TNBTS yang mengizinkan pembangunan di area ini. Tentunya masjid di sini juga memiliki pemandangan indah dan cuaca yang sejuk tanpa mengganggu ekosistem alam dan masyarakat sekitar. Insya Allah memberikan manfaat pada masyarakat dan kebahagiaan dunia akherat,” katanya.

Selain itu, keberadaan Masjid BSI Penanjakan ini juga menurutnya menjadi bentuk sinergi yang kuat dari berbagai elemen strategis di Jatim dalam memberikan penguatan pelayanan bagi masyarakat.

“Keberadaan masjid ini tentunya memperkuat komitmen Pemprov Jatim bersama sinergi seluruh elemen strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sebagaimana diketahui, bulan Mei lalu, Pemprov Jatim berhasil meraih Peringkat 1 kategori Pemerintah Provinsi Berkinerja Terbaik Penerapan Standar Pelayanan Minimal Tahun Anggaran (TA) 2021 dari Kemendagri dengan skor 99,36 persen.

Pada Bulan Juni lalu, Pemprov Jatim juga berhasil meraih penghargaan Terbaik Instansi Pemerintah kategori Outstanding Achievement dalam Penganugerahan Penghargaan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik ke-4 dari KemenPAN RB.

Ke depan, Khofifah berharap keberadaan masjid ini dapat memperkuat peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi umat, serta dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata di Bromo.

“Saat ini masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat peradaban bagi umat Islam. Karena masjid dapat berfungsi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi umat. Oleh karena itu, masjid menyimpan potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” katanya.

Tidak hanya itu, masjid ini juga menjadi gambaran dari harmonisasi keberagaman dan toleransi antar umat beragama. Apalagi mayoritas warga Desa Wonokitri adalah penganut agama Hindu.

Harmonisasi keberagamaan dan toleransi salah satunya terlihat dari bangunan masjid ini. Dimana gerbang masuknya merupakan replika Candi Singasari untuk memperkuat gabungan budaya lokal dengan Islam.

“Tentunya ini menjadi bentuk harmonisasi keberagaman dan toleransi antar umat beragama yang ada di Jatim,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa kehadiran Masjid BSI Penanjakan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata daerah dan nasional.

“Masjid yang diresmikan hari ini juga menjadi wujud komitmen kami untuk terus memberikan value yang lebih baik, manfaat yang lebih luas, sejalan semangat BSI untuk menjadi sahabat finansial, sosial dan spiritual bagi masyarakat,” kata Hery.

Dikatakannya, BSI sejauh ini telah membangun sejumlah masjid seperti di Tol Cipali, Tol Cipularang, kawasan Merapi di Kab. Sleman dan saat ini juga sedang dibangun masjid di Bakauheuni Lampung.

“Dengan adanya Masjid BSI Penanjakan ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan dan keberkahan bagi warga sekitar dan wisatawan yang ingin beribadah,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga turut diresmikan Mushola Bank Syariah Indonesia Jemplang. Mushola BSI Jemplang yang berada di daerah Jemplang Bromo, Desa Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang ini juga merupakan salah satu gerbang menuju wisata TNBTS. Tepatnya berada di pertigaan antara Malang, Lumajang  dan Probolinggo.

Sebelumnya, Plt. Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani mengapresiasi pembangunan masjid di Penanjakan dan Mushalla di jemplang ini. Menurutnya, TNBTS terus berupaya memberikan layanan dan fasilitas terbaik kepada para pengunjung. Termasuk adanya sarana prasarana tempat peribadatan.

“Untuk itu kami berharap kerjasama tidak hanya pada pembangunan masjid dan mushola, tetapi juga dalam peningkatan kapasitas SDM wisata TNBTS. Semoga ini bisa dimanfaatkan oleh pengunjung atau masyarakat yang membutuhkan sarana ibadah pada saat berwisata di TNBTS,” katanya.

Dalam kesempatan ini turut diserahkan berbagai bantuan. Yakni Pemberian Alat bantu Pertanian dari Gubernur Khofifah kepada Kepala Desa Wonokitri, penyerahan BAST Hibah dari Direktur BSI Maslahat kepada Plt. Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Pemberian CSR bantuan marbot masjid dari Komisaris Bank Syariah Indonesia, serta Pemberian Beasiswa pendidikan oleh Dirut BSI. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

118 Peserta Ikuti Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umroh Profesional LDNU Jatim

Apresiasi Sertijab Pejabat Utama Polda Jatim,DPD LPKAN Jatim: Kuatkan Semangat Presisi, Lanjutkan Program “Jogo Jatim”

Kisah Nyata dr. Celline, Bedah Buku “Breaking the Ceiling” Warnai Festival Literasi di Bondowoso

FAI Universitas Bondowoso Perkuat Budaya Akademik, Mahasiswa Dibekali Pengelolaan Referensi Ilmiah

DPKP Bondowoso Permudah Petani Akses Pendampingan dengan Konsultasi Pertanian di Lahan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah: Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya, miniatur untuk godok Calon Pemimpin Berkarakter Bhinneka Tunggal Ika
Next Article Wacana Ganjar-Airlangga, Komunikasi KIB ke PDIP Sebaiknya Dimulai Sejak Dini

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

118 Peserta Ikuti Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umroh Profesional LDNU Jatim
Sospol
Apresiasi Sertijab Pejabat Utama Polda Jatim,DPD LPKAN Jatim: Kuatkan Semangat Presisi, Lanjutkan Program “Jogo Jatim”
Sospol
Gandeng Trimegah Sekuritas dan Danapathi, Komisi PDUF Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana Abadi Pesantren
Kolom
Kisah Nyata dr. Celline, Bedah Buku “Breaking the Ceiling” Warnai Festival Literasi di Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Sospol

Perkuat Sinergi Pengembangan Dana Umat, Komisi PDUF Ajak Dua Rekanan ke Pesantren Tambakberas

28/07/2026
Sospol

Dewan Pendidikan Bondowoso Desak Percepatan Pembenahan Tata Kelola Pendidikan

28/07/2026
Sospol

KKN 2026 di Kecamatan Tlogosari, UNIBO Fokus Perkuat Digitalisasi Desa

27/07/2026
Sospol

Arum Sabil: Tri Dharma dan Dasa Dharma Harus Menyatu dalam Diri Guru

27/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?