By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Menlu Malaysia Tertarik dengan NU, Dekat dengan Gus Dur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Menlu Malaysia Tertarik dengan NU, Dekat dengan Gus Dur
Nahdliyyin

Menlu Malaysia Tertarik dengan NU, Dekat dengan Gus Dur

30/12/2022 Nahdliyyin
Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abdul Kadir dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (kiri ke kanan) di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (29/12/2022). (*/NUO)
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Menteri Luar Negeri Malaysia, Zambry Abdul Kadir mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jl Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/12/2022).

Ia mengatakan bahwa kunjungannya ke PBNU semata-mata murni keinginan dirinya sendiri, sebagai sosok yang memiliki ketertarikan lebih kepada NU. “Ini pilihan saya. Jadi, (kunjungan) ini suatu hal yang menarik untuk dilakukan,” kata Zambry sembari terkekeh.

Pernyataannya itu langsung direspons oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan berkelakar bahwa Menlu Zambry ini boleh jadi kader NU juga. “Mungkin Pak Menlu ini juga NU,” kata Gus Yahya menimpali, disertai gelak tawa.

Menurut Zambry, NU selalu menarik untuk diulik, perkembangan maupun pemikiran besar yang dihasilkan para pemikir di lingkungan NU, seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi magnet kuat NU di ranah global.

“Dalam hubungan kita bukan hanya melibatkan hubungan secara resmi tetapi saya juga mengambil kesempatan untuk mengunjungi NU dan perkembangan-perkembangan besar NU agar dapat bertukar pikiran,” ungkap sosok yang baru saja dilantik pada 3 Desember 2022 itu.

Ketertarikannya itu, sambung Gus Yahya, semakin diperkuat lantaran Zambry cukup mengenal dekat sosok yang memiliki julukan ‘Bapak Pluralisme’ itu. “Apalagi Pak Menlu ini sudah lama kenal dengan sosok Gus Dur,” sahut Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien, Rembang itu.

Zambry kemudian mengungkapkan kedekatan dirinya dengan Gus Dur sudah terjalin saat ia masih bekerja di kantor wali kota, Kuala Lumpur, Malaysia. Pada saat itu, Gus Dur sering berkunjung bahkan banyak melakukan diskusi dengannya.

“Waktu saya bekerja di wali kota, Gus Dur sering main ke departemen saya. Jadi, saya selalu bermain dan berbincang dengan Gus Dur,” ucapnya.

Sosok Gus Dur dalam kacamata Zambry, bukan hanya menyenangkan lebih dari itu ia merupakan sosok yang patut mendapat penghormatan dari semua kalangan. “Gus Dur itu memiliki watak yang dapat menghibur lawan bicaranya. Beliau itu orang layak kita hormati,” kenangnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/kunjungi-pbnu-menlu-malaysia-tertarik-dengan-nu-dan-dekat-dengan-gus-dur-rqzDq

Iklan.

You Might Also Like

Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM

Prof Asrorun Ni’am Ditunjuk Pimpin Karteker PWNU Jambi, Pengamat: Figur Pemimpin Muda untuk Abad Kedua NU

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Beasiswa Santri Tahfidz 2026

Jelang Muktamar ke-35 NU, Usulan Pelembagaan AHWA Menguat untuk Supremasi Keulamaan

MONETISASI MUKTAMAR: HADIYYAH, GRATIFIKASI, DAN RISYWAH

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Santri Jombang raih Beasiswa Magister sekaligus Doktor di Thailand
Next Article Perppu Cipta Kerja Diapresiasi Ekonom, Disayangkan oleh Pakar Hukum

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

KHA Muzakky Alhafidz: Tanda Cinta Allah adalah Ujian
Sospol
Soroti Pergeseran Aspirasi Warga Bondowoso, DPRD: Program Pemberdayaan Kini Lebih Dibutuhkan
Sospol
Ketua DMI Jatim: Menag Apresiasi Program UKIM
Sospol
MODEL PEMILIHAN BERJENJANG KETUA UMUM PBNU BERBASIS INTEGRITAS JAM’IYYAH, SYURA, DAN AHLIYAH
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU Gunakan istilah “Tower” Permudah koordinasi pelayanan tamu

01/08/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin: Qanun Asasi Jadi Warisan Terbesar Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy’ari

31/07/2026
Nahdliyyin

Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim Pimpin “Dzikir Sambut Muktamar NU Ke-35” oleh LDNU

26/07/2026
Nahdliyyin

Pelantikan PW IPPNU Jatim 2026-2029, Khofifah: IPPNU jadi Kader Adaptif tapi Tetap Berkarakter

26/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?