By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Masjid Al-Akbar didukung Universitas PGRI Adi Buana Surabaya lakukan “Digitalisasi” Urban Farming MAS
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Masjid Al-Akbar didukung Universitas PGRI Adi Buana Surabaya lakukan “Digitalisasi” Urban Farming MAS
Sospol

Masjid Al-Akbar didukung Universitas PGRI Adi Buana Surabaya lakukan “Digitalisasi” Urban Farming MAS

26/06/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) mendapat dukungan dari Universitas PGRI “Adi Buana” Jl Dukuh Menanggal, Surabaya untuk melakukan “digitalisasi” pada “Urban Farming” (sayur) yang terpadu dengan “Green House” (buah) dan “Edupark” (tanaman obat keluarga/toga) di kawasan MAS.

“Kami memiliki lahan kosong yang kami jadikan lahan pertanian seluas 3.240 meterpersegi. Semula, kami cuma berniat memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian kota, tapi akhirnya jadi rujukan sekolah dan kampus,” kata Sekretaris MAS Helmy M Noor, didampingi Bendahara MAS H Soedarto dan sejumlah pengurus MAS, di Ruang Bir Ali MAS, Rabu.

Saat menerima kunjungan Sekretaris Badan Penyelenggara Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Dirganto STP MPd beserta staf, Helmy yang juga Humas MAS menjelaskan MAS sangat terbuka dengan tawaran/dukungan Universitas Adi Buana yang meningkatkan “brand” urban farming MAS dari pertanian konvensional menjadi pertanian berteknologi kekinian.

“Selama ini, kami hanya mengelola urban farming, green house dan edupark dengan sistem timer dan hidroponik untuk pengairan saja, yang selebihnya mengandalkan keberkahan dengan memanfaatkan bekas air wudhu untuk pengairan dan kompos dari sampah yang ada di masjid untuk pupuk, jadi masih konvensional tapi mendapat barokah air wudhu, sehingga 70 hari bisa panen dan buahnya manis,” katanya, sambil tersenyum.

Terkait kunjungan itu, Sekretaris Badan Penyelenggara Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Dirganto STP MPd menjelaskan pihaknya tertarik mengembangkan Tridarma Perguruan Tinggi di Masjid Al-Akbar untuk dosen dan mahasiswa, karena lokasi MAS tidak jauh dari kampus, serta adanya program studi terkait di Teknik Elektro, Teknik Lingkungan, Biologi, dan juga Laboratorium Biologi yang tepat untuk pertanian.

“Nantinya, pertanian nggak konvensional lagi, tapi dapat dikembangkan dari jauh dengan ‘remote control’ atau HP untuk waktu pemberian nutrisi, waktu pengairan, pengaturan suhu atau kelembaban, dan pengembangan lainnya dari timer ke digital, termasuk kemungkinan pengembangan energi ramah lingkungan dengan solar cell, bahkan teknologi pasca-panen untuk entrepreneurship/kewirausahaan,” katanya.

Saat ini, Urban Farming (Taman Sayuran) di MAS memiliki berbagai taman tematik dengan berbagai tanaman mulai dari cabe, tomat, wortel, kobis, sawi, terong, jeruk lemon dan lainnya. Untuk Green House merupakan taman budidaya beberapa varian buah melon. untuk Taman Edu Park MAS merupakan taman pendidikan untuk mengenalkan tanaman obat keluarga (kumis kucing, jahe, temu ireng, jinten, kayu putih, binahong, sambung nyowo, rosella, serei, ginseng, dan sebagainya). (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Komisi PDUF MUI Jawa Timur Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Yatim Mandiri

Wagub Emil Dardak Dorong Penguatan Pendidikan UNIB Sukorejo-Situbondo

Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian

Dipercaya 14 Negara, KH Ali Masykur Musa Pimpin Majelis Naqshbandi Se-Dunia

Wisuda 1.053 Lulusan, UNIB Situbondo: Tradisi Pesantren dan Tantangan Sains Teknologi Jadi Sorotan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 50 Tahun Berkarya, Dosen PPG Unusa Terima Penghargaan Bidang Kebahasaan dan Kesusastraan 2024
Next Article Ombudsman Jatim Usut Dugaan Titip Calon Siswa lewat KK Tetangga

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Pengurus Ranting NU, Ansor, dan IPNU-IPPNU Kedungturi-Sidoarjo 2026–2031 dilantik bareng
Nahdliyyin
PWNU Jatim dan JQH NU Siapkan Tim Guru Metode Tartila di Pattani Thailand
Nahdliyyin
Sekjend Dari Unsur Perempuan Sebagai Titik Temu
Opini
Komisi PDUF MUI Jawa Timur Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Yatim Mandiri
Sospol

You Might also Like

Sospol

Imam Masjid se-Pantura Berharap UKIM jadi Program Pemprov Jatim

21/09/2026
Sospol

IKA UNAIR Bangkalan Gembleng 100 Peserta Jadi Penulis

20/09/2026
Sospol

Maulid Nabi Jadi Momentum Pengukuhan, PKBB Bondowoso Perkuat Solidaritas Keluarga Bawean

20/09/2026
Sospol

Dalam Rangka Muswil VI dan HUT ke-60, KAHMI Jatim Gelar Charity Golf

19/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?