By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi
Sospol

Terima Angkatan Pertama 10 Mahasiswa PPDS Paru dan Obstetri-Ginekologi

07/07/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menorehkan sejarah dalam pengembangan pendidikan kedokteran. Hal ini ditandai dengan menerima 10 mahasiswa angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang terdiri atas Program Studi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru) serta Program Studi Obstetri dan Ginekologi (Obgyn).

Rektor Unusa, Prof Tri Yogi Yuwono, menegaskan bahwa penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bukan hanya merupakan komitmen Unusa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan, tapi juga merupakan amanah yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Kesehatan, kepada perguruan tinggi yang memiliki kapasitas dan mutu pendidikan yang telah diakui secara nasional.

“Kepercayaan untuk menyelenggarakan PPDS merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Fakultas Kedokteran Unusa telah meraih akreditasi Unggul, sehingga kami berkewajiban menghadirkan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas sekaligus berkontribusi menjawab kebutuhan nasional akan dokter spesialis,” ujar Prof Tri Yogi Yuwono.

Menurutnya, pembukaan PPDS Paru dan PPDS Obstetri dan Ginekologi merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemenuhan dan pemerataan dokter spesialis di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga medis. Karena itu, Unusa tidak hanya berfokus pada kualitas pendidikan, tetapi juga memastikan lulusannya memiliki komitmen untuk kembali mengabdi di daerah asal.

Komitmen tersebut tercermin dari seluruh mahasiswa angkatan pertama yang telah menandatangani surat pernyataan untuk kembali bertugas di instansi atau daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan spesialis. Dengan demikian, penyelenggaraan PPDS di Unusa diharapkan memberikan dampak nyata terhadap pemerataan layanan kesehatan, khususnya di Jawa Timur dan Indonesia secara lebih luas.

Selain itu, Prof Tri Yogi turut menegaskan bahwa Unusa menolak keras budaya perploncoan atau segala tindak kekerasan dalam dunia pendidikan terutama di lingkungan Unusa. Sebagai angkatan pertama, para mahasiswa PPDS Unusa memiliki tanggung jawab dalam membangun budaya yang baik. 

“Saya tidak akan mentoleransi segala tindakan kekerasan yang terjadi dalam lingkungan Unusa. Serta sekarang kita juga sudah punya satuan tugas (Satgas) PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi, red) yang siaga,” tegasnya.

Dekan Fakultas Kedokteran Unusa, Prof Budi Santoso, menjelaskan bahwa mahasiswa angkatan pertama berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, bahkan dari wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan dalam pemenuhan tenaga dokter spesialis.

“Latar belakang mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kebutuhan dokter spesialis memang sangat besar. Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan, mereka kembali membawa kompetensi terbaik untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Keberadaan peserta dari Masalembu, salah satu wilayah kepulauan di Jawa Timur, menjadi gambaran bahwa akses terhadap dokter spesialis masih menjadi tantangan di sejumlah daerah. Dengan adanya komitmen untuk kembali bertugas di tempat asal, pendidikan PPDS di Unusa diharapkan menjadi salah satu solusi nyata dalam pemerataan layanan kesehatan.

Program PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi serta PPDS Obstetri dan Ginekologi diselenggarakan dengan dukungan rumah sakit pendidikan, dosen, dan dokter pendidik klinis yang berpengalaman. Kurikulum dirancang untuk menghasilkan dokter spesialis yang unggul dalam kompetensi klinis, penelitian, pendidikan, serta memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Penerimaan angkatan pertama ini menjadi tonggak penting perjalanan Fakultas Kedokteran Unusa dalam mengembangkan pendidikan dokter spesialis. Lebih dari sekadar membuka program pendidikan baru, Unusa menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam mencetak dokter spesialis yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga siap kembali mengabdi di daerah, sehingga manfaat pendidikan tinggi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat Indonesia.

Pembukaan PPDS di Unusa juga sejalan dengan agenda nasional percepatan pemenuhan dokter spesialis. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia saat ini baru mampu menghasilkan sekitar 2.700 dokter spesialis setiap tahun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 32.000 dokter spesialis per tahun. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah memberikan kepercayaan kepada fakultas kedokteran yang memiliki kapasitas dan mutu pendidikan yang baik, termasuk Fakultas Kedokteran Unusa yang telah terakreditasi Unggul, untuk ikut memperluas akses pendidikan dokter spesialis sekaligus mendukung pemerataan layanan kesehatan di Indonesia. 

            5 Mahasiswa PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi

No.NamaAsal Daerah
1dr. Daniyar YuanitaTuban
2dr. Egy Bagus PrasetyaJember
3dr. Ivan Aldiansyah HalimTulungagung
4dr. Aden Nur ImanMojokerto
5dr. Wilma Kartikaning TanjungSurabaya

                        5 Mahasiswa PPDS Obstetri dan Ginekologi

NoNamaAsal Daerah
1dr. Sonia Elvira SalimSurabaya
2dr. Annisa NurisyauqiMasalembu
3dr. Novita Kusumah IswantoLamongan
4dr. Ardita Faradhita HidayahProbolinggo
5dr. Riski Ayu LahwidaKediri
Iklan.

You Might Also Like

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum

Aliansi BEM Situbondo Desak BK DPRD Buka Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Oknum Legislator

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Tuai Pujian Warganet, Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk
Next Article Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol
Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan
Nahdliyyin
PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan
Sospol

You Might also Like

Sospol

Ribuan orang ikuti “nobar” Timnas Indonesia vs Thailand di Masjid Al-Akbar Surabaya

06/10/2026
Sospol

Kampus Harus Jadi Tempat Paling Aman dan Tepercaya bagi Mahasiswa

06/10/2026
Sospol

Rapat Paripurna DPRD Bondowoso, Fraksi Demokrat-PKS Minta Raperda LP2B Tak Abaikan Hak Pemilik Tanah

05/10/2026
Sospol

Bupati Cup VI 2026, IKSPI Kera Sakti Bondowoso Raih 13 Medali

05/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?