By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah
Milenial

Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah

09/09/2026 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com – Berawal dari limbah organik, dikembangkan menjadi produk praktis berbasis eco-enzyme. Ini dilakukan oleh lima mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).

Limbah kulit buah yang selama ini kerap berakhir di tempat sampah diolah oleh kelima mahasiswa ini menjadi produk pembersih sepatu. Mereka beri nama Smartfoam, yakni pembersih sepatu berbentuk foam berbasis eco-enzyme yang dirancang untuk membersihkan sepatu tanpa perlu menggunakan air dalam proses aplikasinya.

Kelima mahasiswa itu adalah Baroatus Silmi, Dhurrotun Nafisah, Naily Zakiyatul K, dan Sania ‘Ainiyati, serta Ahda Dini Salsabila. Mereka mahasiswa manajemen. Tim ini dibimbing oleh Dr Rudi Umar Susanto, SPd, MPd.

Smartfoam memanfaatkan eco-enzyme yang dihasilkan melalui pengolahan limbah kulit buah. Bahan tersebut diformulasikan bersama bahan pendukung berupa methyl ester sulfonate, air, NaCl, dan essential oil. Penggunaan dalam bentuk foam membuat produk lebih praktis untuk diaplikasikan pada permukaan sepatu.

Ketua tim Smartfoam, Baroatus Silmi, mengatakan, ide pengembangan produk tersebut berangkat dari kebutuhan produk perawatan sepatu yang praktis, sekaligus memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan. Limbah kulit buah yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna diupayakan menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan kembali.

“Melalui Smartfoam, kami ingin menghadirkan solusi pembersih sepatu yang praktis tanpa penggunaan air sekaligus memanfaatkan limbah kulit buah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi salah satu bentuk penerapan gaya hidup berkelanjutan di kalangan masyarakat,” ujar Baroatus pada Rabu (9/9/26).

Menurut dia, Smartfoam ditujukan bagi berbagai kelompok pengguna, mulai dari mahasiswa, pelajar, pekerja, komunitas pencinta sepatu, hingga masyarakat urban yang membutuhkan produk perawatan sepatu yang mudah digunakan.

Pemanfaatan eco-enzyme dari limbah kulit buah juga menjadi bagian dari upaya menerapkan prinsip zero waste, khususnya dalam mengurangi dan memanfaatkan kembali limbah organik.

Tidak berhenti pada pengembangan produk, tim mahasiswa Unusa juga melakukan pengujian laboratorium. Salah satu hasil pengujian menunjukkan produk ini memiliki daya hambat sebesar 25,5 milimeter terhadap bakteri staphylococcus aureus. Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pengembangan Smartfoam, terutama dari aspek kebersihan produk.

Pengembangan Smartfoam dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari survei pasar, pengumpulan dan pengolahan limbah kulit buah, pembuatan eco-enzyme, formulasi, pengujian laboratorium, produksi dan pengemasan, hingga pemasaran. Produk kemudian diperkenalkan kepada masyarakat melalui berbagai saluran, antara lain bazar, kegiatan car free day di Taman Bungkul Surabaya, lingkungan kampus, media sosial, serta platform e-commerce.

Bagi tim mahasiswa, proses tersebut sekaligus menjadi pengalaman untuk membawa gagasan dari lingkungan kampus menuju kebutuhan nyata di masyarakat. PKM tidak hanya menjadi ruang untuk menghasilkan produk, tetapi juga menjadi sarana mahasiswa belajar melakukan riset pasar, mengembangkan produk, menguji kualitas, hingga memperkenalkannya kepada konsumen.
guna sekaligus nilai ekonomi.

Iklan.

You Might Also Like

300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Universitas At-Taqwa Bondowoso Kenalkan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Next Article Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial
Resmikan BMTNU Waru Ketua PCNU Menangis Haru
Nahdliyyin
Yabika Peringati Hari Santri dengan Bershalawat Penuh Semangat Cinta Nabi
Sospol

You Might also Like

Milenial

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

10/10/2026
Milenial

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

09/10/2026
Milenial

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

02/10/2026
Milenial

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

17/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?