By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: IPNU-IPPNU Jatim Dorong LAKUT Jadi Momentum Cetak Pemimpin Multisektoral
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > IPNU-IPPNU Jatim Dorong LAKUT Jadi Momentum Cetak Pemimpin Multisektoral
Nahdliyyin

IPNU-IPPNU Jatim Dorong LAKUT Jadi Momentum Cetak Pemimpin Multisektoral

02/10/2026 Nahdliyyin
SHARE

Gresik, radar96.com — Latihan Kader Utama (LAKUT) PC IPNU-IPPNU Gresik resmi dibuka pada Kamis (1/10/2026) di Pondok Pesantren Al-Qona’ah, Gresik Kota Baru.

Mengusung tema “The Next Game Changer: Teknokrasi Kepemimpinan, Wujudkan IPNU IPPNU Unggul Dalam Multi Sektoral,” kegiatan ini menjadi ruang penguatan kepemimpinan kader agar mampu mengambil peran dan menghadirkan dampak di berbagai sektor.

Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Aprilia Nur Azizah, dalam sambutannya menegaskan bahwa LAKUT sebagai jenjang pengkaderan tertinggi IPNU-IPPNU bukanlah akhir dari proses kaderisasi, melainkan awal dari tanggung jawab pengabdian yang lebih besar.

“LAKUT bukan akhir kaderisasi, tetapi awal tanggung jawab yang lebih besar. Semakin tinggi jenjang kaderisasi, semakin besar pula tanggung jawab pengabdiannya,” ujar Aprilia.

Ia menekankan, capaian kader setelah mengikuti LAKUT tidak cukup diukur dari sertifikat yang diperoleh. Proses tersebut harus melahirkan perubahan dalam cara berpikir, memimpin, mengambil keputusan, serta keberanian untuk menghadirkan karya dan manfaat.

Aprilia juga mengajak kader IPNU-IPPNU untuk mampu membaca perubahan zaman. Menurutnya, kader masa kini harus memiliki kemampuan organisasi, penguasaan teknologi dan keilmuan, serta keberanian untuk masuk ke berbagai sektor tanpa kehilangan akar nilai Aswaja, tradisi pesantren, dan karakter kader NU.

“Jangan hanya menjadi kader yang hadir di organisasi. Jadilah kader yang membawa organisasi hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Gresik menyampaikan bahwa LAKUT diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kader sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemimpin di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, teknologi, sosial, hingga sektor profesional lainnya.

Sebagai bagian dari proses kaderisasi, PC IPNU-IPPNU Gresik bersama tim kaderisasi juga menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) sebagai salah satu prasyarat peserta LAKUT. RENSTRA tersebut tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, tetapi dirancang untuk memastikan gagasan kader dapat diterjemahkan menjadi program yang terarah dan memberikan manfaat bagi masing-masing pimpinan.

Menurutnya, keberadaan RENSTRA diharapkan membuat kader tidak hanya memahami apa yang harus dilakukan, tetapi juga mengapa hal tersebut penting dan bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh kader serta organisasi.

Aprilia kemudian membawa gagasan yang lebih luas mengenai arah pengembangan IPPNU Jawa Timur.

Ia mendorong agar IPPNU tidak hanya dipandang sebagai organisasi yang menaungi pelajar putri, tetapi mampu menjadi “arsitek ekosistem pelajar putri Jawa Timur.”

“Ini berarti kita tidak hanya menyiapkan kader untuk aktif di IPPNU. Kita harus membangun ekosistem yang membuat pelajar putri bisa belajar, bertumbuh, berkarya, memimpin, dan memiliki ruang untuk menentukan masa depannya,” jelasnya.

Ia berharap kader LAKUT menjadi bagian dari proses tersebut dengan menciptakan ruang, membuka akses, membangun jejaring, serta menghadirkan kesempatan bagi kader-kader setelahnya.

“Tugas kita bukan hanya mewarisi organisasi yang baik. Tugas kita adalah meninggalkan ekosistem yang lebih baik daripada yang kita terima,” pungkas Aprilia. (*/ippnu)

Iklan.

You Might Also Like

21 Muqaddam dan Ribuan Jamaah Thoriqoh Attijaniyah Berkumpul dalam Satu Majelis Hailalah Bersama di Banyuanyar

Lailatul Ijtima’ dengan banyak jamaah di Kedungturi, Taman, Sidoarjo tambah Marwah An-Nahdliyyah

Syukuri Berbagai Kesuksesan, Pengurus LD PWNU Jatim akan Ziarah ke Makam Sunan Ampel Bersama Istri

Sambut Struktur Baru PBNU, PW IKAPETE Jatim Siap Akselerasi Kemandirian Ekonomi Berjiwa Qonun Asasi

PW IKAPETE JATIM SESALKAN OPINI TENDENSIUS GUS LILUR YANG CATUT NAMA KIAI SAID AQIL DAN SUDUTKAN MUKTAMAR KE-35 NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 21 Muqaddam dan Ribuan Jamaah Thoriqoh Attijaniyah Berkumpul dalam Satu Majelis Hailalah Bersama di Banyuanyar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

21 Muqaddam dan Ribuan Jamaah Thoriqoh Attijaniyah Berkumpul dalam Satu Majelis Hailalah Bersama di Banyuanyar
Nahdliyyin
Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026
Milenial
Lailatul Ijtima’ dengan banyak jamaah di Kedungturi, Taman, Sidoarjo tambah Marwah An-Nahdliyyah
Nahdliyyin
38 Tahun IKSASS: Merawat Cinta kepada Kiai, Meneruskan Perjuangan Para Masyayikh
Kultural

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Hidupkan Kembali Ngaji Kitab Al-Hikam sebagai Warisan Muassis NU

30/09/2026
Nahdliyyin

Terima Audiensi PW IPPNU Jatim 2026–2029, Gubernur Khofifah Tekankan Kesungguhan Bangun Organisasi

29/09/2026
Nahdliyyin

Tokoh Palestina Bersilaturahmi dengan Rois Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar Perkuat Ukhuwah, Dialog Keumatan, dan Solidaritas Indonesia untuk Palestina

28/09/2026
Nahdliyyin

Ketum PBNU: Kiai Hasyim Asy’ari Suarakan Kemerdekaan Palestina pada 1938

28/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?