By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jember, radar96.com — Ikatan Santri Nurul Qornain (ISNUQ) Jember mulai memperkuat pendidikan keorganisasian di lingkungan pesantren melalui penyelenggaraan Pendidikan Dasar Keorganisasian (PDO), Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan perdana yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Qornain, Desa Balet Baru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, tersebut diikuti 250 santri, mahasiswa, dan mahasantri.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Pondok Pesantren Nurul Qornain itu menjadi ruang pembekalan bagi peserta untuk memahami dasar-dasar organisasi dan kepemimpinan. Peserta berasal dari lima lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qornain.

Lima lembaga tersebut meliputi SMK Nurul Qornain, Madrasah Aliyah Nurul Qornain, Mu’adalah Aliyah Nurul Qornain, Institut Agama Islam KH. Yazid Karimullah (INSYAKA), serta Ma’had Aly Nurul Qornain.

Untuk memperkuat materi kepemimpinan, panitia menghadirkan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Bondowoso, Fathor Rozi, sebagai salah satu narasumber. Ia membawakan materi bertajuk “Keorganisasian & Kepemimpinan: Bekal Santri dan Mahasiswa Menjadi Pemimpin Masa Depan”.

Dalam pemaparannya, Fathor Rozi menjelaskan bahwa organisasi merupakan ruang pembelajaran yang memberi pengalaman berbeda dari proses belajar di kelas. Melalui keterlibatan dalam organisasi, santri dan mahasiswa dapat mengasah kemampuan komunikasi, mengatur waktu, menyelesaikan masalah, serta membangun jaringan.

“Selain di dalam kelas, ilmu juga didapat di organisasi. Organisasi melatih empat skill utama: public speaking, manajemen waktu, problem solving, dan networking,” ujar Fathor Rozi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menggabungkan nilai adab yang dipelajari di pesantren dengan kemampuan berpikir yang dikembangkan di perguruan tinggi.

Menurutnya, santri memiliki modal adab, sedangkan mahasiswa memiliki modal nalar. Keduanya dapat saling melengkapi dalam membentuk karakter pemimpin masa depan.

Materi kepemimpinan turut membahas lima gaya kepemimpinan, yaitu otokratis, demokratis, karismatik, transformasional, dan servant leadership atau kepemimpinan melayani. Fathor Rozi menekankan bahwa pemimpin santri perlu mengutamakan pelayanan kepada orang-orang yang dipimpinnya.

Prinsip tersebut sejalan dengan ungkapan “Sayyidul qoumi khodimuhum”, yang berarti pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka. Nilai itu menjadi pengingat bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk memberikan manfaat kepada lingkungan.

Ketua Panitia PDO, Muhammad Lutfi, mengatakan kegiatan tersebut diinisiasi untuk membekali santri dan mahasiswa agar tidak hanya memiliki keunggulan dalam bidang keilmuan agama, tetapi juga mampu menjalankan peran organisasi secara baik.

“Santri Nurul Qornain harus siap menjadi pemimpin, baik di pesantren, di kampus, maupun di masyarakat. Ini adalah PDO pertama, insyaAllah akan menjadi program berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain penyampaian materi, peserta terlibat dalam pembahasan berbagai persoalan organisasi beserta alternatif penyelesaiannya. Mereka juga diarahkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai langkah awal untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan.

Pembekalan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pemahaman teoritis. Peserta didorong untuk membawa hasil pembelajaran ke dalam aktivitas organisasi di pesantren, kampus, maupun masyarakat, sehingga keterampilan kepemimpinan dapat berkembang melalui pengalaman nyata.

Penyelenggaraan PDO perdana ini menjadi langkah awal ISNUQ dalam merancang kaderisasi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang mampu mengelola organisasi sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial.

Forum ditutup dengan pesan, “Pemimpin besar tidak menciptakan pengikut, pemimpin besar menciptakan pemimpin baru.” Pesan tersebut menegaskan bahwa salah satu ukuran keberhasilan seorang pemimpin adalah kemampuannya menyiapkan generasi penerus yang mandiri, berkarakter, dan siap mengambil tanggung jawab. (*/⁴Rif)

Iklan.

You Might Also Like

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin
Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial
Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI
Nahdliyyin
Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

09/10/2026
Nahdliyyin

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

08/10/2026
Nahdliyyin

Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis

08/10/2026
Nahdliyyin

Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

07/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?