By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

17/10/2026 Nahdliyyin
SHARE

Situbondo, radar96.com — Dinamika kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Situbondo mulai menghangat. KH. Zakariya Al Ansori, S.Ag., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Situbondo, menyatakan kesiapannya untuk menjadi Ketua PCNU Situbondo apabila memperoleh amanah dan kepercayaan melalui mekanisme organisasi.

Kesiapan tersebut menempatkan pengabdian sebagai salah satu prinsip penting dalam kepemimpinan NU. Jabatan di dalam organisasi tidak hanya berkaitan dengan kedudukan struktural, tetapi juga menyangkut tanggung jawab menjaga keberlangsungan jam’iyah dan memperkuat pelayanan kepada warga Nahdliyin.

“Pada prinsipnya, saya siap apabila diberi amanah dan kepercayaan untuk menjadi Ketua PCNU Situbondo. Bagi saya, jabatan dalam organisasi bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab dan bentuk pengabdian kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama, para kiai, serta seluruh warga Nahdliyin,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Menurut KH. Zakariya, kepemimpinan NU membutuhkan komitmen untuk merawat persatuan, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, serta memperkuat peran organisasi dalam kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Komitmen tersebut diperlukan agar NU tetap mampu menjalankan perannya di tengah perubahan dan tantangan zaman.

Sebagai Wakil Katib PCNU Situbondo, KH. Zakariya merupakan bagian dari struktur organisasi yang turut menopang keberlangsungan roda jam’iyah. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Ke depan, penguatan konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda penting bagi PCNU Situbondo. Koordinasi antarpengurus, lembaga, badan otonom, serta struktur NU di tingkat bawah diperlukan agar program organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau kebutuhan warga Nahdliyin.

Selain konsolidasi internal, peningkatan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi aspek strategis dalam kepemimpinan NU. Bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat merupakan sejumlah sektor yang dapat terus diperkuat untuk memperluas kontribusi organisasi bagi kehidupan masyarakat.

Dalam menjalankan roda organisasi, kepentingan jam’iyah perlu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Soliditas antarpengurus dan kemampuan merawat perbedaan menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan sekaligus memastikan keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama.

“Yang paling penting bagi saya adalah bagaimana NU semakin kuat, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah harus mengutamakan kepentingan jam’iyah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” demikian pernyataan yang disampaikan terkait harapan terhadap kepemimpinan PCNU Situbondo.

Pernyataan kesiapan KH. Zakariya tersebut menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan PCNU Situbondo. Meski demikian, penentuan ketua tetap harus melalui mekanisme dan mengikuti ketentuan resmi organisasi Nahdlatul Ulama.

Bagi warga Nahdliyin, dinamika kepemimpinan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, serta memastikan NU terus berkontribusi dalam pembinaan umat dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pada akhirnya, kepemimpinan NU tidak hanya diukur dari siapa yang menduduki jabatan, tetapi juga dari kemampuan menjalankan amanah melalui kerja nyata, konsolidasi organisasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Kesiapan KH. Zakariya Al Ansori menjadi bagian dari dinamika tersebut, sedangkan proses penentuan Ketua PCNU Situbondo tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Next Article Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized
Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
Nahdliyyin

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

10/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?