By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sediakan Air Bersih untuk Pesantren di Jabodetabek, Baznas Gandeng Unusa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Sediakan Air Bersih untuk Pesantren di Jabodetabek, Baznas Gandeng Unusa
Milenial

Sediakan Air Bersih untuk Pesantren di Jabodetabek, Baznas Gandeng Unusa

08/01/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) untuk menyediakan pasokan air bersih yang memadai di pondok pesantren (Ponpes) serta mengatasi tantangan ketersediaan air bersih di lingkungan pendidikan santri di wilayah Jabodetabek. Kolaborasi ini juga melibatkan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

Sebagai informasi, Unusa memiliki research center kelas dunia yang fokus untuk menangani masalah kesehatan lingkungan pesantren di Indonesia yaitu, Center for Environmental Health of Pesantren (CEHP). Salah satu produk teknologi tepat guna yang dihasilkan oleh CEHP Unusa adalah UNU-Water. UNU-Water merupakan sistem filtrasi air yang mudah, murah, dan menggunakan bahan dasar yang tersedia di sekitar pesantren. UNU-Water telah teruji mampu menjernihkan berbagai jenis air limbah dan air sungai sehingga layak untuk keperluan sanitasi yang sehat seperti mandi, mencuci, wudhu, serta juga mampu untuk menyediakan air minum bagi pesantren. Sistem ini telah dipasang di beberapa pesantren di Jawa Timur sejak pertama kali diperkenalkan tahun 2021.

CEHP Unusa memiliki komitmen untuk menyediakan air bersih untuk sekitar 16.000 pesantren tradisional di Indonesia. Oleh karena itu, kerja sama dengan beberapa pihak perlu dilakukan sehingga seluruh pesantren tradisional di Indonesia dapat memiliki air bersih yang layak bagi santrinya.

Akhir tahun 2023, tepatnya pada 29 Desember 2023, Unusa diundang ke Baznas dengan inisiasi oleh P3M. Hadir dalam pertemuan itu Ketua Baznas RI, Prof KH Noor Ahmad, Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M Eng, Ketua CEHP yang juga ketua LPPM Unusa Achmad Syafiuddin, PhD, Direktur P3M KH Sarmidi Husna beserta tim, dan staf Baznas RI. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa Baznas RI akan memanfaatkan UNU-Water untuk dipasang di beberapa pesantren di Jabodetabek.

Dalam konteks keberlanjutan program, Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M Eng, mengungkapkan, kerja sama ini bukan hanya mengenai pemberian bantuan, tetapi juga tentang memberdayakan Ponpes agar dapat mengelola sumber daya air bersih secara mandiri. Ini sejalan dengan visi Unusa sebagai agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam rangka memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai program kolaboratif ini, Ketua CEHP yang juga Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin, mengungkapkan pentingnya pendekatan holistik yang diusung dalam proyek ini. Ia menekankan bahwa upaya penyediaan air bersih tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga melibatkan edukasi dan pelatihan untuk memberdayakan masyarakat pesantren.

Dalam konteks manajemen air, Syafiuddin menjelaskan bahwa CEHP Unusa akan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat pesantren. Hal ini mencakup aspek-aspek seperti pemeliharaan sumber air, pengelolaan limbah, dan pentingnya menjaga kebersihan air yang disediakan. “Kami ingin memastikan bahwa Ponpes memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk dapat mengelola sumber daya air bersih secara efisien dan berkelanjutan,” ungkapnya, Senin (8/1/24).

Lebih lanjut, Achmad Syafiuddin menyoroti pentingnya edukasi terkait kebersihan lingkungan. “Tidak hanya soal air bersih, tetapi juga tentang bagaimana mempertahankan kebersihan lingkungan di sekitar Ponpes. Ini mencakup pengelolaan sampah, sanitasi, dan perilaku hidup sehat,” terangnya.

Dalam konteks ini, CEHP Unusa juga akan melibatkan mahasiswa dan dosen Unusa untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat pesantren. “Melibatkan mahasiswa dan tenaga pengajar kami adalah langkah strategis. Mereka akan menjadi agen perubahan dalam proses edukasi ini, membawa inovasi dan semangat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” jelas Syafiuddin.

Sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan, Syafiuddin menegaskan bahwa CEHP Unusa akan terus memantau dan mengevaluasi dampak program ini. “Kami tidak hanya ingin memberikan solusi sementara, tetapi juga menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi akan menjadi bagian penting dari langkah-langkah kami untuk memastikan program ini mencapai tujuannya dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

Mahasiswa Unusa Ciptakan Smartfoam, Pembersih Sepatu Berbahan Limbah Kulit Buah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Terbit, 252.490 Sertifikat Halal Bagi IKM Jatim
Next Article Percepat Penguatan Ekosistem Halal di Jatim, Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama dengan Islamic Development Bank di Jeddah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian
Sospol
Dipercaya 14 Negara, KH Ali Masykur Musa Pimpin Majelis Naqshbandi Se-Dunia
Sospol
Wisuda 1.053 Lulusan, UNIB Situbondo: Tradisi Pesantren dan Tantangan Sains Teknologi Jadi Sorotan
Sospol
PW Ikapete Jatim Tegaskan Muktamar NU ke-35 di Jombang Sah dan Sesuai AD/ART, Minta Stop Kaitkan dengan Masalah Hukum
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Ingin Raih Dua Mimpi, Pemain Persebaya itu Kini Jadi Mahasiswa FK Unusa

08/09/2026
Milenial

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

25/08/2026
Milenial

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

21/08/2026
Milenial

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?