By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tim KPEU MUI Jatim pantau pengembangan porang dan padi di Ponorogo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Tim KPEU MUI Jatim pantau pengembangan porang dan padi di Ponorogo
Ekraf

Tim KPEU MUI Jatim pantau pengembangan porang dan padi di Ponorogo

07/05/2021 Ekraf
Wakil Ketua KPEU MUI Jatim KH A. Hamid Wahid (kiri) bersama Ketua Pangan KPEU MUI Jatim KH Alaika Fajri (2/kiri) saat bertemu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di kantornya, Jumat (7/5/2021). (*/pna)
SHARE

Ponorogo (Radar96.com) – Tim Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI Jatim yang dipimpin Ketua KPEU MUI Jatim H Noor Shodiq Askandar, Wakil Ketua KPEU MUI Jatim KH Abdul Hamid Wahid, dan Ketua Pangan KPEU MUI Jatim KHM Alaikal Fajri memantau pengembangan porang dan padi di Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu bagian dari Program Ketahanan Pangan di Jatim.

“Program Ketahanan Pangan yang kami kembangkan di sini bukan hanya pemenuhan pangan, tapi pangan yang baik, karena pangan yang berkualitas akan menjadi gizi yang berkualitas untuk generasi yang berkualitas. Itu yang penting,” kata Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat menerima Tim KPEU MUI Jatim di kantornya, Jumat.

Terkait porang, ia menjelaskan petani di Ponorogo saat ini mengembangkan tanaman porang seluas 8.000 hektar di seputaran Ngrayun, Pulung, Suko, dan Ngebel.

“Sebentar lagi akan ada pembedarayan dari pabrik yang akan masuk ke sini, sehingga produktivitas porang bisa bertambah 10.000 hektar. Dengan 18.000 hektar porang, maka produktivitas porang bisa kontinyu. Bahkan, nantinya juga dikembangkan bukan hanya porang, tapi olahan porang jadi tepung porang,” katanya.

Beras porang yang dikembangkan Pemkab Ponorogo

Selain porang, Pemkab Ponorogo juga memiliki varietas padi baru dengan nama KIP (Kreasi Insan Petani) 700 yang dikembangkan untuk memperkuat Program Ketahanan Pangan di Jatim.

“Varietas padi unggulan itu masih kami proses izinnya di Kementan, hal itu merupakan hasil silangan padi lokal di sini yang satu padi bisa bisa menghasilkan 700-900 bulir, sehingga produktivtas meningkat dua kali lipat dari produksi yang konvensional. Hasilnya antara 14-16 ton per hektar,” katanya.

Tidak hanya karbohidrat, Pemkab Ponorogo juga mengembangkan budidaya udang vamame (udang laut), meski Ponorogo tidak punya wilayah laut.

Sementara itu, Ketua KPEU MUI Jatim H Noor Shodiq Askandar menjelaskan Tim KPEU MUI Jatim tidak hanya memantau pengembangan porang dan padi di Kabupaten Ponorogo, namun juga ke Madiun dan Nganjuk.

“Alhamdulillah, Pemkab Ponorogo ternyata sudah jauh melangkah. Ponorogo sudah siap mendirikan pabrik dan juga mengembangkan luasan tanaman yang ada, sekaligus pemberdayaan petani. Itu luar biasa,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Care-Lazisnu Jatim bagikan 100 paket sembako dan masker medis pada pengojek online
Next Article Gubernur Khofifah hadiri Pisah Sambut Pangkoarmada II di Atas KRI Bima Suci

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh
Nahdliyyin
MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid
Milenial
PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak
Nahdliyyin
Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?