Sidoarjo, radar96.com – Selasa (12/8) hari ini, LBH Maarif Hasyim Latif bersama LAZISNU PCNU Sidoarjo memberikan edukasi stop perundungan kepada murid-murid MA Nurul Huda Sedati, bertempat di aula sekolah tersebut.
“Kami dari LAZISNU PCNU Sidoarjo melaksanakan kegiatan program NU Cerdas, bekerja sama dengan LBH Maarif Hasyim Latif. Secara masif kami akan mengkampanyekan anti perundungan di lingkungan lembaga pendidikan yang berada di Kabupaten Sidoarjo, agar dapat tercipta lingkungan yang kondusif, aman, dan nyaman untuk para siswa-siswi dalam melaksanakan belajar mengajar,” kata Askar Sodik, Divisi Pemberdayaan LAZISNU PCNU Sidoarjo.

Kepala Madrasah Nurul Huda, Nurul Badi’ah, MPd, menyambut baik kegiatan kolaborasi tersebut. Murid-murid yang mengikuti kegiatan edukasi anti perundungan itu mulai dari kelas X, XI dan XII.
“Alhamdulillah di lingkungan sekolah kami sudah berjalan kondusif dan nyaman. Harapan kami, semoga ke depannya tidak ada perundungan dan murid-murid dapat menambah wawasan serta pengetahuan lebih jauh tentang bahaya perundungan,” kata Nurul Badi’ah.
Pada kegiatan tersebut materi yang disampaikan terdiri dari pengertian perundungan, jenis-jenis perundungan, dampak yang terjadi, tanda-tanda perundungan, penyebab perundungan, dan tips mengatasi perundungan.
“Kami sebagai pemateri memberikan penjelasan yang sederhana kepada siswa-siswi MA Nurul Huda tentang perundungan yang terjadi di sekolah yang sering tidak terasa dilakukan. Ketika kita bersendau-gurau dengan teman lalu mengolok-olok, itu juga merupakan salah satu perundungan yang tidak terasa dilakukan oleh siswa-siswi di lingkungan sekolah,” kata salah seorang pemateri.
Di akhir sesi dilakukan dialog tanya jawab. Salah satu murid kelas XII bertanya tentang bagaimana caranya untuk menghilangkan rasa senioritas di lingkungan sekolah.
Dijawab oleh pemateri, “Rasa senioritas dapat dihilangkan dengan rendah hati menerima berbagai masukan, baik dari teman sebaya atau yang lebih muda umurnya.”



