By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri

22/05/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menentang segala bentuk kejahatan dan perilaku menyimpang terhadap santri yang dilakukan oleh siapapun dan mendukung proses hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“PWNU Jatim juga mengimbau semua pesantren untuk melakukan muhasabah dan evaluasi diri secara menyeluruh. PWNU Jawa Timur bersama RMI dan lembaga/badan otonom di bawahnya siap memberikan pendampingan dalam penyusunan SOP perlindungan dan keamanan santri,” kata Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz (Kiai Kikin) dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jumat.

Dalam rapat pleno Syuriah-Tanfidziyah PWNU Jatim bersama Rabithoh Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBH-NU) pada Selasa (19/5) lalu, RMI bersama Kemenag juga siap menata ulang tata laksana pendirian dan pemberian izin pesantren serta melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pesantren secara intensif.

Saat ini, sejumlah pesantren NU juga sudah menerapkan standar, misalnya standar jumlah santri per-kamar dan per-kamar ada santri senior yang menjadi pembina. Di atas pembina ada koordinator pembina (Pembina dalam satu wisma) dan pengurus (lurah pondok), yang keduanya langsung dibawah Kepala/Wakil Pondok, sehingga setiap ada permasalahan selalu terpantau sejak dini untuk dicarikan solusi bersama.

Selain itu, PWNU Jawa Timur bersama lembaga/badan otonom di bawahnya siap bekerja sama dengan pemerintah, khususnya aparat penegak hukum, dalam melakukan pencegahan, penanganan dan mitigasi-dampak dari kasus-kasus hukum di lingkungan pesantren.

“PWNU juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya media untuk lebih selektif dan bijak serta tidak menggeneralisir kejahatan yang dilakukan oknum tertentu ke semua pesantren, sehingga tidak melakukan framing negatif dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat,” kata Kiai Kikin.

Sementara itu, mantan Rektor Universitas NU Surabaya (Unusa) Oleh Prof Dr HA Jazidie menegaskan bahwa ujian terberat dalam proses membangun reputasi, sering kali bukan datang dari luar, melainkan dari perilaku negatif orang dalam atau alumni.

“Mengacu pada teori manajemen krisis, pesantren harus memiliki keberanian bersikap untuk memisahkan antara kesalahan oknum dan kesucian institusi. Ada dua sikap strategis yang harus diambil oleh pesantren ketika mendapati pelanggaran moral berat, seperti korupsi, kekerasan seksual, atau tindak pidana,” katanya.

Pertama, Deklarasi Jarak dan Pembatasan Akses Sosial (Social Distancing). Pesantren atau lembaga yang menaungi (RMI) harus secara resmi mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut bertentangan dengan nilai-nilai luhur almamater, lalu lembaga menonaktifkan oknum tersebut dari struktur kepengurusan ikatan alumni, yayasan, atau kegiatan keagamaan internal pesantren.

Kedua, Tabayyun Hukum dan Pendampingan. Pesantren tidak boleh menggunakan dalih “menjaga aib” (satrul ‘aurat) untuk melidungi tindakan kriminal yang merugikan publik atau korban. Sebagai tindakan nyatanya adalah Jika kasus hukum terjadi, pesantren harus mendukung penuh proses hukum yang transparan. Sikap tegas yang lurus ini justru akan menaikkan derajat modal simbolik pesantren di mata publik; berani memotong benalu demi menjaga kesucian ilmunya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis

Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Membangun Citra Pesantren: Sinergi Kinerja Alumni, Kharisma Kiai dan Tatakelola Manajemen Modern
Next Article Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital
Milenial
NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader
Nahdliyyin
Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”
Nahdliyyin
Ketua BPP Masjid Al-Akbar: Kunjungan ke China Ajarkan Pentingnya Sejarah/Museum
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Ansor Bondowoso Dorong Kemandirian Petani Muda Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

06/10/2026
Nahdliyyin

IPPNU Jatim Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Pelajar dengan BAZNAS Jatim

06/10/2026
Nahdliyyin

Konsolidasi di Bangkalan, ISNU Jatim Doakan PBNU dan Ziarah ke Maqbaroh Syaichona Cholil

06/10/2026
Nahdliyyin

LTM NU Bondowoso dan Kemenag Sepakat Percepat ID SIMAS Masjid

05/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?