By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026, PCNU Surabaya: Teguhkan Ingatan Sejarah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Uncategorized > Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026, PCNU Surabaya: Teguhkan Ingatan Sejarah
Uncategorized

Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026, PCNU Surabaya: Teguhkan Ingatan Sejarah

04/01/2026 Uncategorized
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya melalui Panitia Lokal turut berperan aktif dalam pelaksanaan “Napak Tilas Isyaroh Pendirian Nahdlatul Ulama Tahun 2026”, sebuah perjalanan spiritual dan historis yang menapaktilasi jejak perjuangan para muassis NU dari Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan hingga Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut 1 Abad Nahdlatul Ulama versi Masehi (1926–2026) sebagai ikhtiar kolektif warga Nahdliyin untuk merawat ingatan sejarah, meneguhkan sanad keilmuan, serta memperkuat nilai keikhlasan, khidmah, dan komitmen kebangsaan yang diwariskan para pendiri NU.

Rangkaian napak tilas diawali pada Sabtu (3/1) malam, dengan check-in peserta di wilayah Bangkalan. Pada Ahad (4/1) pagi, kegiatan dilanjutkan dengan tawajjuh dan shalat Subuh berjamaah, kemudian seremonial pelepasan serta penyerahan tongkat dan tasbih di Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan oleh KH. Fachruddin kepada KHR. Ach. Azaim Ibrahimy sebagai simbol isyaroh restu pendirian NU.

Rombongan kemudian melaksanakan perjalanan dengan jalan kaki menuju Pelabuhan Kamal, menyeberang ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta melaksanakan ziarah dan tahlil di Kompleks Makam Sunan Ampel.

Memasuki Kota Surabaya, peserta napak tilas singgah di Kantor PCNU Surabaya, yang secara historis dikenal sebagai kantor lama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Persinggahan ini menjadi titik penting refleksi sejarah, karena dari tempat inilah pada masa lalu berbagai keputusan strategis dan gerak dakwah NU dirumuskan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU. Kehadiran Ibu Gubernur menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian sejarah, nilai keulamaan, dan peran NU dalam menjaga harmoni sosial serta keutuhan bangsa.

“Alhamdulillah, kita bersyukur, Jatim selalu dikuati oleh pesantren dan para ulama dengan berbagai cara, karena itu kita apresiasi,” kata Gubernur Jatim Khofifah.

Sementara itu, Ketua PCNU Surabaya, H. Ir. Masduki Toha, menegaskan bahwa Napak Tilas Isyaroh NU memiliki makna strategis bagi keberlanjutan perjuangan jam’iyyah.

“Napak tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani dan ideologis. Dari Bangkalan, Surabaya, hingga Tebuireng, kita diajak untuk memahami bahwa NU lahir dari adab, restu ulama, dan pengorbanan besar,” ujar H. Ir. Masduki Toha.

Menurutnya, persinggahan di Kantor PCNU Surabaya yang juga merupakan kantor lama PBNU menjadi pengingat penting bagi warga NU lintas generasi.

“Tempat ini adalah saksi sejarah bagaimana NU dibangun dari kesederhanaan, keikhlasan, dan kerja-kerja organisatoris yang penuh pengabdian. Generasi NU hari ini wajib melanjutkan khidmah tersebut dengan tetap berpegang teguh pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah serta komitmen kebangsaan,” tambahnya.

Setelah dari Surabaya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gubeng untuk bertolak ke Jombang menggunakan kereta api. Setibanya di Jombang, peserta melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Pondok Pesantren Tebuireng.

Puncak kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU 2026 berlangsung di Asta Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari Tebuireng, ditandai dengan seremonial penyambutan dan penyerahan tongkat serta tasbih dari KHR. Ach. Azaim Ibrahimy kepada KH. Fahmy Amrullah, yang kemudian ditutup dengan tahlil dan doa bersama.

PCNU Surabaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia nasional, panitia lokal Bangkalan – Surabaya – Jombang, Banser, relawan, aparat keamanan, hingga seluruh warga Nahdliyin yang turut mengawal kegiatan ini, sehingga berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

195 Mahasiswa IAI Shofa Marwa Jember Bawa Tradisi Pesantren ke Kampus

Dzurriyah Hasan Gipo: Kiai Miftah-Gus Kikin jadi Paket Ideal Awali Abad Kedua NU

FKDT Bondowoso Gelar Maulid Nabi dan Apresiasi Pemenang Porsadin VII 2026

Majelis Alumni IPNU Madiun Minta Meninggalnya Serda Ahmad Muzammul Diusut Transparan

PW IPPNU Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim Semarakkan “Satu Abad NU” dengan Mujahadah Kubro, “NUConomic”, dan GenZINU Bootcam
Next Article Ratusan Siswa MI/MTs Masjid Al-Akbar Sambut Tahun Baru dengan Dzikir-Istighotsah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol
Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan
Nahdliyyin
PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan
Sospol

You Might also Like

Uncategorized

TK At-Taqwa Bondowoso Peringati Maulid Nabi dengan Festival Ancak Ceria

10/09/2026
Uncategorized

Kasus Keracunan MBG di Jatim, Perindo Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola dan Skema Distribusi

03/09/2026
Uncategorized

Estafet, Bukan Reset: Menjaga Keberlanjutan Aset dan Program NU di Setiap Pergantian Kepengurusan

03/09/2026
Uncategorized

Melalui Nawa Pradana Baznas Jatim Buka Kolaborasi dengan LAZISNU

31/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?