By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unuja-Hebitren-Kemenakertrans siap bersinergi kembangkan bisnis pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Unuja-Hebitren-Kemenakertrans siap bersinergi kembangkan bisnis pesantren
Kultural

Unuja-Hebitren-Kemenakertrans siap bersinergi kembangkan bisnis pesantren

03/03/2021 Kultural
Rektor Unuja KH Hamid Wahid (kiri) bersama Ketua Umum DPP Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) KH Hasib Wahab (tengah) melakukan audiensi dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Hj. Ida Fauziyah, (kanan) melakukan pertemuan di Kantor Kemenakertrans, Jakarta, Selasa (2/3/2021).
SHARE

Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis pesantren terbesar di Jawa Timur, memiliki perhatian khusus terhadap upaya pengembangan dan pemberdayaan pesantren.

Oleh karena itu, Unuja bersama Dewan Pengurus Pusat Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) melakukan audiensi dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Hj. Ida Fauziyah, di Kantor Kemenakertrans, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Pertemuan untuk mendorong akselerasi pemberdayaan sektor ekonomi di pesantren itu merupakan inisiasi Dewan Pengurus Pusat Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) yang dipimpin Ketua Umum DPP Hebitren, K.H. Hasib Wahab Hasbullah, serta Rektor UNUJA, K.H. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., yang juga Bendahara Umum DPP Hebitren itu.

Pondok Pesantren merupakan salah satu bentuk lembaga dakwah, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang eksistensinya telah begitu lama dan mengakar di tengah masyarakat.

Berdasarkan data terbaru Ditpdpontren Kemenag RI, saat ini tercatat sebanyak 26.974 pesantren yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia dengan sekitar 18 juta orang santri aktif.

Jumlah tersebut didapatkan dengan menghitung santri nonmukim (tidak berdomisili di dalam pondok pesantren). Jika dihitung dengan jumlah santri yang berstatus alumni (tamat pendidikan di pesantren), maka jumlahnya bisa berkali-kali lipat.

Besarnya jumlah santri itu menunjukkan potensi pesantren untuk dapat melakukan kontribusi secara signifikan dalam upaya pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor, termasuk ekonomi.

Dalam rangka itulah, sinergi antarpesantren perlu diperkuat guna menyatukan potensi-potensi yang ada di tiap pesantren, khususnya di bidang pengembangan sektor ekonomi.

Sebagai salah satu perguruan tinggi berbasis pesantren terbesar di Jawa Timur, UNUJA memiliki visi dan misi yang dilandaskan pada Trilogi dan Pancakesadaran Santri P.P. Nurul Jadid, yang di antaranya menekankan tentang pentingnya kesadaran bermasyarakat, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesadaran berorganisasi.

Dalam konteks itulah, Rektor KH Hamid Wahid (Gus Hamid Wahid) mendorong upaya penguatan kerja sama dan sinergisitas antarpesantren guna mempercepat langkah-langkah pemberdayaan di bidang bisnis dan ekonomi pesantren.

“Sinergi antarpesantren dalam penguatan sektor ekonomi itu merupakan ikhtiar civitas akademik, khususnya dari kalangan pesantren, untuk turut menyukseskan upaya-upaya percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah, karena itu audiensi dengan Menakertrans menjadi penting artinya,” katanya.

Sementara itu, Menakertrans, Hj. Ida Fauziyah, mengaku senang dengan terlaksananya pertemuan tersebut. Ia berharap Hebitren dapat berperan dalam proses pemberdayaan pesantren, khususnya di bidang bisnis.

“Saya sepakat tadi bahwa strategi utama dalam pengembangan bisnis pesantren dilakukan melalui peningkatan akses, penetrasi pasar, dan peningkatan akses keuangan. Saya harapkan Hebitren ini dapat berperan dalam meningkatkan dan memberdayakan bisnis pesantren sehingga kerja sama antar pesantren bisa semakin masif,” kata Ida melalui akun Instagram @idafauziyahnu. (*/unuja.ac.id)

Sumber :
*) https://www.unuja.ac.id/bs/kcbfgeieaed.html

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Presiden Cabut Perpres Investasi “Miras”
Next Article Gubernur Khofifah langsung kunjungi korban banjir Jember setelah memimpin sertijab

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

22/01/2026
Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?