By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jatim fokus ekonomi pesantren/UMKM dan pasar/produk
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jatim fokus ekonomi pesantren/UMKM dan pasar/produk
Ekraf

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jatim fokus ekonomi pesantren/UMKM dan pasar/produk

10/03/2021 Ekraf
Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Majelis Ulama Indoneisa (MUI) Jawa Timur mengadakan rapat pertama di kediaman KH A Hamid Wahid (Gus Hamid/kanan-atas) selaku Wakil Ketua PEU MUI Jatim di kawasan Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Rabu (10/3/2021).
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Majelis Ulama Indoneisa (MUI) Jawa Timur memulai langkah dengan menyatukan visi para anggota serta fokus bidang yang menjadi garapannya dengan rapat di kediaman KH A Hamid Wahid (Gus Hamid) selaku Wakil Ketua PEU MUI Jatim di kawasan Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Rabu (10/3/2021).

“Kita ini masih baru, saling menyamakan speed dan volume, sekaligus mencari formula yang tepat untuk mencapai target yang diinginkan,” kata Gus Hamid dalam pertemuan yang dihadiri oleh hampir seluruh pengurus PEU MUI yang mayoritas orang baru.

Menurut Fathin Fadhilah Hasib (Ning Fathin), pada sesi ini telah terbaca latar belakang pengurus dan keinginan-keinginan yang ingin dicapai melalui MUI Jawa Timur.

Mulai dari keinginan mendirikan perusahaan yang menampung produk-produk UMKM, pendampingan produk lanjutan dan sertifikasi, mendirikan ruang pamer bersama, mendirikan gedung yang menjadi pusat bisnis bersama, dan lain sebagainya. Bahkan bila perlu membantu usahawan UMKM untuk memperoleh label halal tingkat ASEAN.

“Ya, kami masih brainstorming, semua dipersilakan menyampaikan keinginan dan mengusulkan program,” kata Ning Fathin, Sekretaris PEU MUI Jatim.

Meski baru tahap awal, namun akhirnya mereka sudah dapat merumuskan program. Ketua PEU MUI Jatim H Noor Shodiq Askandar (Gus Shodiq), menuturkan, lembaganya akan fokus di tiga bidang garap, yakni peningkatan ekonomi pesantren, penciptaan para usahawan baru berbasis UMKM, dan pendampingan mereka dalam peningkatan kualitas produk dan memperkuat pasarnya.

“Bagaimanapun, riil ekonomi kita ya di UMKM ini. Merekalah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat bawah. Ini yang harus diperkuat. Jadi, kita fokus pada pengembangan ekonomi pesantren dan UMKM, sekaligus potensi pasar dan kualitas produknya,” kata Gus Shodiq saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Masih menurut Gus Shodiq, bisa dipastikan, hampir seluruh pegiat UMKM di Jawa Timur adalah muslim, dengan begitu sangat cocok dengan tugas-tugas MUI. Memperkuat ekonomi mereka, sama artinya dengan memperkuat ekonomi nasional, sekaligus ekonomi umat Islam. Setali tiga uang. Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui.

Dalam waktu dekat, menurut Wakil Rektor 2 Unisma Malang ini, pihaknya akan mempertajam lagi program ini, sekaligus mensinergikannya dengan program-program di komisi lain di MUI serta di pemerintahan, terutama program One Pesantren One Program (OPOP) dan UMKM yang juga menjadi prioritas Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

“Sudah barang tentu, kami akan berkoordinasi dengan MUI Jatim maupun pusat. Mohon doa restu, semoga lancar dan dapat memberikan manfaat pada umat,” tutur Gus Shodiq. (*/S/my)

Iklan.

You Might Also Like

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PP RMI NU ingatkan 36 “Pesantren Wahabi”
Next Article Ketua DPD apresiasi Desa Pesanggrahan-Batu yang dinobatkan BPS sebagai “Desa Cantik”

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
Ekraf

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

27/11/2025
Ekraf

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

17/11/2025
Ekraf

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

16/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?