By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah tinjau proses Bongkar Muat Ikan Hasil Tangkap di Mayangan-Probolinggo
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah tinjau proses Bongkar Muat Ikan Hasil Tangkap di Mayangan-Probolinggo
Ekraf

Gubernur Khofifah tinjau proses Bongkar Muat Ikan Hasil Tangkap di Mayangan-Probolinggo

24/05/2021
SHARE

Probolinggo (Radar96.com) – Untuk mengetahui tingkat utilitas dan maksimalisasi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) hasil ikan tangkap oleh para nelayan di tengah pandemi Covid-19, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung proses bongkar muat ikan hasil tangkap di PPP Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (24/5/2021).

PPP Mayangan Probolinggo merupakan salah satu UPT Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Pemprov Jatim. Setibanya di PPP Mayangan Probolinggo, Gubernur Khofifah disambut Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Kepala PPP Mayangan Probolinggo.

Selanjutnya, Gubernur Khofifah langsung menyempatkan meninjau hasil dan jenis ikan hasil tangkap serta berdialog dengan para nelayan setempat dan kuli angkut dermaga di PPP Mayangan Probolinggo, terutama seputar hasil tangkapan yang diperoleh sebelum dan setelah pandemi.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah bersama Walikota Probolinggo melakukan peninjauan dengan mengamati langsung dari dekat proses bongkar muat dari salah satu kapal yaitu KM Mutiara Cahaya I. Mulai dari ikan hasil tangkap diturunkan dari kapal, dipilah berdasarkan jenisnya, ditimbang, hingga kemudian dimasukkan ke dalam cold storage truck.

Sebagai informasi, pada Senin (24/5), pada proses bongkat muat ikan hasil tangkap tersebut terdapat 3 kapal dengan jumlah Kuli angkut saat ini sebanyak 140 orang. Yang terdiri dari KM Sapurasa 50 orang, KM Sejahtera – IV 30 orang, KM Mutiara Cahaya – I 30 orang, dan kuli dermaga 30 orang.

Setelah melakukan peninjauan, Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim ini berharap adanya maksimalisasi utilitas atau daya guna pada PPP Mayangan dengan bersinergi bersama Tempat Pelelangan Ikan (TPI) milik Pemkot Probolinggo. Hal ini sejalan dengan ikhtiar Pemprov Jatim untuk terus melaksanakan program yang bisa mendongkrak ekonomi masyarakat Jatim.

“Sektor perikanan, termasuk tiga besar komoditas eksport Jatim. Saat pandemi covid tetap bertahan. Nilai tukar nelayan juga positif. Yang sangat penting, sektor perikanan ini padat karya. Jadi, ibaratnya kalau APBD digunakan pembenahan di sini, perbaikan di sini, akan memberikan percepatan break event point dan manfaat yang besar bagi masyarakat,” urai orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Khofifah menambahkan, maksimalisasi utilitas PPP Mayangan ini penting karena di saat pandemi nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar nelayan (NTN) tumbuh positif di Jatim. Artinya sektor perikanan tetap tumbuh positif saat pandemi Covid.

Hal ini juga senada yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bahwa dari NTN yang tumbuh positif, ditemukan bahwa ekspor atau permintaan pasar luar negeri terhadap ikan tangkap cukup tinggi.

Berdasarkan data BPS Jatim, NTN Jatim bulan Januari 2021 naik 0,35 persen dari 96,26 di bulan Desember 2020 menjadi 96,60 di bulan Januari 2021. Kenaikan ini disebabkan karena indeks harga yang diterima nelayan naik sebesar 0,58 persen, lebih besar daripada indeks harga yang dibayar nelayan yang naik sebesar 0,23 persen. 

Khofifah menjelaskan beberapa langkah dalam hal maksimalisasi utilitas dapat dilakukan. Pertama, maksimalisasi dengan pengerukan dilakukan hingga breakwater. Hal ini untuk mengurangi dampak pendangkalan pada PPP Mayangan. Kedua, tambahan gedung untuk bongkar muat agar lebih representatif, khususnya di saat hujan. Ketiga, akses listrik yang lebih mencukupi khususnya saat bongkar muat.

“Kalau dulu kemungkinan terjadi pendangkalan 5 tahun sekali, sekarang rupanya pendangkalan 2 tahun sekali. Karenanya, maksimalisasi kemungkinan kapal bisa merapat menjadi berkurang jika tidak dilakukan pengerukan sampai breakwater,” jelasnya.

Kedua, maksimalisasi utilitas ini bisa dilakukan pada penyediaan akses listrik. Ketiga, maksimalisasi bridging/menjembatani dan dilakukan beberapa perbaikan di lini kapal, sehingga ketika merapat akan lebih aman dan mudah, dan dampaknya akses lebih murah.

“Maksimalisasi utilitas ini juga dapat dilakukan dengan menyediakan tempat yang lebih memberikan kekuatan dan ketahanan jika ada angin dengan kekuatan besar ke arah sini, di Probolinggo dikenal angin gending yang memiliki kekuatan cukup besar,” terang gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

“Saat ini Pemprov Jatim harus menyisir secara terus menerus dan lebih detail sektor apa saja, melalui item apa saja yang bisa kita maksimalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang bisa meneteskan kesejahteraan bagi seluruh elemen masyarakat Jatim,” lanjutnya.

Selain itu, di PPP Mayangan juga terdapat rencana perluasan sebelum breakwater. Perluasan ini serupa dengan yang ada di Pelabuhan Paciran Lamongan. Perluasan menjadi penting termasuk di dalamnya adalah ketika air surut lalu terjadi pendangkalan.

Turut mendampingi pada peninjauan tersebut, antara lain Kepala Diskanla Jatim, Kepala Dishub Jatim, serta beberapa Kepala OPD di lingkup Pemkot Probolinggo. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

LP Maarif NU Surabaya Bekali Guru dengan Enterpreneurship
Gubernur Khofifah: Sektor Real Estate jadi 10 Besar Penyumbang PDRB Jatim
KH Zuhri Zaini ingatkan pentingnya Ekonomi dalam Islam
OPOP dan Pesantren Al-Rifaie 2 Malang bersinergi tanam beras hitam untuk kurangi risiko diabet
OJK: Permodalan UMKM NU bisa diperkuat dengan “Securities CrowdFunding”
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah dukung Beasiswa Semesta untuk kuliah gratis IT di Kampus Favorit
Next Article NU Jatim: perkuat ukhuwah dan tabayyun sikapi polemik HUT Gubernur

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Sarbumusi minta Pemerintah Fokus Pulihkan Ekonomi, bukan Satgas PHK

10/04/2025
Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Peduli Gerakan Zakat, Gubernur Khofifah terima “Baznas Award”

17/01/2022
Ekraf

Pesan Kemandirian NU (Catatan 7 Hari : Almarhum Andry Dewanto)

03/08/2021
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?