By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tinjau UPT Industri Kayu dan Sentra Mebel di Pasuruan, Gubernur Khofifah gagas Plaza Mebel dan SMK Industri Perkayuan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Tinjau UPT Industri Kayu dan Sentra Mebel di Pasuruan, Gubernur Khofifah gagas Plaza Mebel dan SMK Industri Perkayuan
Ekraf

Tinjau UPT Industri Kayu dan Sentra Mebel di Pasuruan, Gubernur Khofifah gagas Plaza Mebel dan SMK Industri Perkayuan

25/05/2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Showroom Furniture UPT Industri (UPTI) Kayu dan Produk Kayu milik Disperindag Jatim, di Jl. Gatot Subroto Bukir Kec. Gadingrejo, Kota Pasuruan, Senin (24/5) sore. (*/hmn)
SHARE

Pasuruan (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Showroom Furniture UPT Industri (UPTI) Kayu dan Produk Kayu milik Disperindag Jatim, di Jl. Gatot Subroto Bukir Kec. Gadingrejo, Kota Pasuruan, Senin (24/5) sore.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah didampingi langsung Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Purnomo, serta Kepala Dinas Perhubungan Jatim, serta beberapa Kepala OPD di lingkup Kota Pasuruan.

Sesampainya di lokasi, Gubernur Khofifah meninjau beberapa showroom furniture dan mebel yang tersedia, serta berdialog dengan para pengrajin yang berada di showroom.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Showroom Furniture UPT Industri (UPTI) Kayu dan Produk Kayu milik Disperindag Jatim, di Jl. Gatot Subroto Bukir Kec. Gadingrejo, Kota Pasuruan, Senin (24/5) sore. (*/hmn)

Seusai peninjauan, Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini menyampaikan keinginannya untuk mendirikan Plaza Mebel untuk memodernisasi pasar mebel di Kota Pasuruan.

Menurutnya, hal ini cukup beralasan karena furniture termasuk tiga andalan ekspor Jatim, selain perhiasan, dan Ikan. Apalagi, sentra furniture ini berada di kota Pasuruan.

“Tadi saya rembukan sama Pak Walikota sebelah ini kan ada pasar mebel yang dulu sempat terbakar, saya minta tolong untuk bersama-sama menyiapkan kalau bahasa sederhananya adalah Plaza Mebel,” ungkap Khofifah.

Khofifah menjelaskan, dengan terbentuknya Plaza Mebel itu nanti desainnya akan bisa menyesuaikan dengan format yang dapat mewakili kesan modern sesuai nama yang diusung. Begitupun juga dengan fasilitas yang akan disediakan di dalamnya akan disesuaikan dengan kesan modern.

“Kita mengharapkan plaza modern akan menjadi daya tarik dan referensi bagi masyarakat luas dalam mecari hal-hal terkait mebeler. Dan mungkin di beberapa titik bisa multifungsi format-format yang menjadikan gravitasi orang ke Jatim, sehingga kalau mau lihat Furniture orang akan ke kota Pasuruan,” harap orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Terkait kebutuhan modernisasi mebel di Pasuruan, Khofifah menjelaskan, perlu disiapkan sarana prasarana (sarpras) baru seperti foto alat-alat yang lebih modern serta designer-designer. Namun demikian, pihaknya mengharapkan anak-anak muda Kota Pasuruan dilbatkan.

“Jadi anak-anak muda di Kota Pasuruan ini bisa dikursuskan selama 3 bulan. Setelah itu mereka biasanya hunting terkait update market, untuk tahu sekarang yang trend model begini,” terang gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Selain itu, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa Pemprov Jatim dan Pemkot Pasuruan akan berkerjasama untuk meningkatkan kualitas SDM dengan mendirikan SMK yang fokus pendidikan pada industri kayu. Hal tersebut juga merupakan salah satu solusi dari permasalahan yang dihadapi industri furnitur Jatim. Nantinya, lahan akan disiapkan oleh Pemkot Pasuruan minimal 3 hektar dan dihibahkan ke Pemprov.

“Jadi rencananya Pemprov akan membangunkan SMK perkayuan. SMK itu nantinya itu akan nyekrup, jadi ibaratnya menjadi Centre of Excellence di bidang mebel di kota Pasuruan. InsyaAlloh, minggu ini saya minta Disperindag dan Dinas Cipta Karya Pemprov Jatim untuk ngecek dan menyiapkan DEDnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jawa Timur menjadi provinsi strategis dalam konstelasi ekonomi nasional, dengan size ekonomi terbesar kedua setelah Jakarta dengan cakupan skala ekonomi terbesar meliputi Indonesia bagian timur. Struktur ekonomi Jawa Timur ditopang oleh industri pengolahan lebih dari 30 persen, perdagangan besar dan eceran 18 persen dan sektor pertanian 15 persen.

Selama pandemi di tahun 2020, perdagangan antar pulau antar provinsi Jawa Timur mengalami surplus untuk komoditas non migas, bahkan untuk ekspor ke luar negeri untuk beberapa komponen mengalami kenaikan permintaan pasar.

Industri pengolahan, khususnya komoditas kayu, barang kayu, perhiasan/permata dan ikan dan udang mengalami kenaikan produksi dari tahun 2019 hingga tahun 2020, permintaan pasar meningkat, terkhusus untuk pasar luar negeri (ekspor) seperti komoditas kayu, barang dari kagu tahun 2019 mencapai (USD) 1,33 miliar, tahun 2020 mencapai (USD) 1,397 miliar mengalami kenaikan 6 persen, sementara ikan dan udang tahun 2019 mencapai (USD) 1,11 miliar, tahun 2020 mencapai (USD) 1,12 miliar mengalami kenaikan 1,1 persen.

Sementara di tahun 2021, sampai dengan Februari nilai ekspor komoditas kayu dan barang dari kayu mencapai (USD) 243,120 juta dengan total berat ekspor  258,367, 286 KGM.(*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

OPOP Camp 2025 Cetak Santri Digital Bebas Finansial

Tutup OPOP Expo 2025, Kadis KUKM Jatim Berharap Koperasi Pesantren Siap Bertarung

Digitalisasi Pemasaran Buka Peluang Lebih Luas bagi Produk Pesantren

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article DPRD Jatim: tidak tepat, video HUT Gubernur dibandingkan kasus HRS
Next Article LDII minta pengurus se-Jatim tidak terprovokasi sikapi polemik HUT Gubernur

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Fintech sebagai Alternatif Solusi Keuangan Unit Bisnis Pesantren

15/11/2025
Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Tingkatkan SDM Pesantren, Foker Koppontren Jatim Gandeng BDI

18/09/2025
Ekraf

Gus Kautsar: Surga suka orang yang kembangkan potensi dan jaga mulut

14/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?