By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Survei LSI: NU jadi ormas terbesar di Indonesia/dunia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Survei LSI: NU jadi ormas terbesar di Indonesia/dunia
Nahdliyyin

Survei LSI: NU jadi ormas terbesar di Indonesia/dunia

27/05/2021 Nahdliyyin
Ilustrasi - Bendera NU (*/NO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Hasil riset lama yang dikeluarkan oleh lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada 18-25 Februari 2019 tapi tergolong survei terbaru sampai saat ini (2021), mendaulat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

Hasil survei tersebut menetapkan ormas NU yang lahir di Surabaya pada 31 Januari 1926 itu berada pada posisi teratas dengan jumlah persentase 49,5 persen dari 250 juta penduduk Indonesia, atau 108 juta nahdliyyin.

Survei itu melibatkan sebanyak 1.200 responden ini dilakukan melalui wawancara secara langsung yang dipilih menggunakan multistage random sampling. Dari total responden, komposisi pemilih Muslim sebesar 87,8 persen, sedangkan pemilih minoritas 12,2 persen, sedangkan margin of error atau tingkat kesalahan survei ini pada kisaran 2,9 persen.

Ormas Muhammadiyah yang lebih dulu lahir daripada NU, harus puas berada pada peringkat kedua dengan memiliki jumlah persentase yang sangat jauh bila dibandingkan dengan NU, yakni berjumlah 4,3 persen.

Pada urutan ketiga diduduki oleh gabungan ormas Islam lain berjumlah 1,3 persen, mengalahkan ormas Persatuan Alumni 212 (PA 212) yang berjumlah 0,7 persen dan ormas FPI yang berjumlah 0,4 persen.

Namun, ada 35 persen orang yang tidak merasa bagian dari ormas yang jumlahnya justru mengalahkan ormas-ormas Islam, kecuali NU.

Survei LSI ini membuktikan bahwa NU saat ini bukan hanya sebagai pemilik ormas terbesar dalam skala nasional saja, namun juga membuktikan bahwa NU adalah ormas terbesar di dunia. Jika saat ini total seluruh penduduk Indonesia berjumlah kurang lebih 250 juta penduduk dengan jumlah penduduk Muslim yang berkisar 87 persen, maka NU dengan persentase 49,5 persen yang dimiliki, memiliki basis massa yang berjumlah kurang lebih 108 juta orang.

Sebentar lagi (1926-2026), NU memasuki usia seratus tahun, bukan hanya akan “menghijaukan” Indonesia saja, namun juga “menghijaukan” dunia.

Penguatan Jam’iyah
Menjelang Satu Abad NU itu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim akan menguatkan posisi Jam’iyah/organisasi melalui turba ke 18 titik PCNU se-Jatim sesuai zona yang ada mulai pada Sabtu (29/05/2021).

“Tujuan kami turba adalah untuk konsolidasi organisasi supaya NU dalam satu abad ini semakin kokoh dan bersatu antara jam’iyyah dan jamaah, sehingga tercipta langkah yang sama antara PWNU sampai ranting,” kata Katib Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Syafrudin Syarif, di Surabaya (25/5/2021).

Menurutnya, jika hal tersebut dapat terlaksana dengan baik, maka kehadiran NU akan semakin berarti di mata masyarakat.
“Jika itu terjadi, maka NU, khususnya di Jatim, akan sangat bermanfaat dan diperhitungkan oleh masyarakat, serta kehadirannya akan dirasakan dan gerakannya akan selalu membawa manfaat dan maslahah bagi umat,” ujarnya.

Untuk memperkuat posisi NU itu, PWNU Jatim akan menyampaikan sejumlah program strategis kepada PCNU dalam turba, diantaranya tertib organisasi atau kembali pada AD/ART yang sudah disepakati bersama. Selain itu, PWNU Jatim akan menyampaikan tentang pentingnya literasi digital NU yang harus digalakkan oleh masing-masing PCNU hingga ke ranting.

“Program-program yang kita buat, baik yang menyangkut tentang diniyah maupun ijtimaiyah itu, betul-betul dapat disosialisasikan kepada masyarakat dengan baik. Oleh karena itu, nanti ada yang disebut dengan literasi NU. Di situ ada peningkatan literasi di setiap cabang yang kita minta ada tim untuk teknologi informasi, sehingga apa yang sudah dilakukan oleh NU dan keilmuan para ulama NU bisa diekspose melalui media NU,” jelasnya.

Program penting lainnya, PWNU ingin di setiap PCNU memiliki layanan konsultasi keagamaan secara gratis untuk masyarakat. “Kita ingin nantinya agar PCNU membuka layanan konsultasi keagamaan secara gratis agar masyarakat jika ada permasalahan agama bertanyanya pada NU. karena kita yakin jika NU yang menjawab tidak hanya maslahah untuk pribadi namun juga maslahah untuk lingkungan dimana kita hidup,” ucapnya.

Selain layanan konsultasi keagamaan, PWNU menginstruksikan di setiap cabang agar memiliki Baitul Mal wat Tamwil (BMT) agar ekonomi umat dapat bangkit. “NU sejak sebelum berdiri kita sudah merintis nahdlatut tujjar. Ini kita hidupkan kembali agar kesejahteraan pengurus NU masyarakat NU pemasukan per kapitanya naik,” tambahnya.

Selain layanan konsultasi keagamaan dan layanan ekonomi lewat BMT, kesehatan juga menjadi sorotan utama PWNU untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita juga menginginkan dalam menyongsong 100 tahun NU ini setiap cabang punya fasilitas kesehatan, sehingga nantinya kesulitan-kesulitan kesehatan masyarakat akan teratasi,” harapnya.

Untuk semua itu, PWNU Jatim akan berusa mewujudkan pembangunan NU Center melalui kebersamaan PCNU se-Jatim. “Diperkirakan akan menelan biaya Rp750 miliar. Untuk itu, suatu hal yang tidak mustahil jika kita bisa bersama-sama bisa membangunnya,” pungkasnya. (*/LSI/NO)

Sumber:
*) LSI Denny JA (survei 2019)
*) https://jatim.nu.or.id/read/turba-nu-jatim–kuatkan-konsolidasi-jam-iyah-menuju-satu-abad

Iklan.

You Might Also Like

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Forum Rektor dukung MUI bangkitkan ekonomi halal di Jatim
Next Article Pemprov Jatim raih Opini WTP ke-10 kalinya dari BPK

Advertisement



Berita Terbaru

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat
Sospol
Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol

You Might also Like

KolomNahdliyyin

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

24/04/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?