By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kemanfaatan seseorang tergantung Taufik dari Allah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kolom > Kemanfaatan seseorang tergantung Taufik dari Allah
Kolom

Kemanfaatan seseorang tergantung Taufik dari Allah

21/06/2021
KH Miftachul Akhyar (Rais 'Aam PBNU/Ketua MUI Pusat). (*/NO)
SHARE

Oleh KH Miftachul Akhyar (Rais ‘Aam PBNU/Ketua MUI Pusat)

Ilmu yang tinggi dan pengalaman luas tidak menjamin seseorang bisa memberi manfaat banyak bagi masyarakat, meskipun ia belajar jauh hingga ke luar negeri.

Karena kemanfaatan seseorang tergantung taufik dari Allah. Saat ini, banyak orang yang memiliki pengalaman panjang dengan menjelajahi berbagai negara. Ia juga memiliki daftar biografi panjang dengan rentetan gelar akademik. Hampir tidak ada negara yang tidak pernah dijelajahi, sehingga pengalamannya pun begitu banyak.

Tapi, tidak membawa faedah/manfaat sama sekali. Tidak ada perubahan dan hal yang bisa diambil manfaat oleh masyarakat. Sekedar pengalaman. Mestinya berdasarkan logika, semakin banyak ilmu dan pengalaman, maka semakin besar kemanfaatan seseorang tersebut.

“Kalau lah seorang seperti itu, maka pintu taufiknya tertutup. Karena ilmu dan pengalaman tidak terpakai” (KH Miftachul Akhyar, pengasuh Pesantren Miftachussunah Surabaya dalam kajian rutin Kitab Al-Hikam di TV NU, 18/6/2021).

Namun sebaliknya, terkadang ada seseorang yang belajarnya tidak kemana-kemana, tidak sampai ke Timur Tengah dan Eropa, tapi bermanfaat di masyarakat. Hal ini menandakan bahwa taufik dari Allah lah yang kuasa menentukan nasib seseorang. Ada juga orang yang masa belajarnya tidak lama, pengalamannya tidak banyak, ternyata faedahnya berlipat-lipat dan bermanfaat di masyarakat. Ia juga sering menjadi penolong bagi orang lain.

Namun, perlu disadari, untuk mendapatkan taufik dari Allah, tidaklah hanya menunggu saja, namun diperlukan sebuah ikhtiar. Bagian dari taufik adalah sebuah upaya dan dimudahkan oleh Allah untuk melakukan semua hal tersebut. Ikhtiar itu, lanjutnya, berupa usaha nyata seperti melayani masyarakat, belajar, beribadah, lalu meminta taufik kepada Allah.

Jadi, umur bukan jadi patokan. Tapi isi dari umur itulah yang menjadi perhatian. Orang-orang yang baik adalah yang panjang usianya dan banyak amal baiknya. Barokah itu tidak diminta, tapi harus usaha dan nanti diberikan oleh Allah.

Seseorang yang sudah mendapatkan taufik lanjutnya, akan diberikan ganjaran oleh Allah dalam setiap perbuatannya. Bahkan ganjaran itu terkadang melalui orang lain yang terinspirasi darinya. Sungguh, jika Allah menunjuk seseorang dengan lantaran kamu, maka nilai dari itu lebih baik dari barang berharga dan kebanggaan. (*/NO).

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/129537/rais–aam-pbnu–kemanfaatan-seseorang-tergantung-taufik-dari-allah?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Iklan.

You Might Also Like

Demokrasi yang Matang, Warisan yang Terjaga
Keputusan Bahtsul Masail Syuriyah PWNU Jawa Timur tentang Pergantian HGU Tanah Wakaf dan status Harta Viewpoin oleh Aplikasi Digital Vtube
Jangan Mati Besok Malam
Keutamaan Bercocok Tanam dan Bertani
Ziarah ke makam ahli tasawuf, dapat hadiah selendang Kiswah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Menag minta ASN Kemenag jadi teladan penerapan Prokes 5M
Next Article Pertama di Dunia, 250 channel YouTube siarkan Haul Emas KH Abd Wahab Chasbullah

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Kolom

NU dan keterlambatan-keterlambatannya

10/06/2021
Kolom

Kesehatan adalah Angka Pengali: Pentingnya Moralitas dalam Pendidikan

27/08/2023
Kolom

Menyikapi Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia

06/06/2021
Kolom

KE TANAH SUCI DI USIA TUA SAJA?

09/11/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?