By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Wapres apresiasi program OPOP Jatim untuk kesejahteraan pesantren
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Wapres apresiasi program OPOP Jatim untuk kesejahteraan pesantren
Ekraf

Wapres apresiasi program OPOP Jatim untuk kesejahteraan pesantren

01/10/2021
Wakil Presiden Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin mengapresiasi inovasi dan produk dari program "One Pesantren One Product" (OPOP) untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren, disela-sela kunjungan untuk Rakor Pengentasan Kemiskinan di Jatim dan peninjauan Kawasan Industri Halal Sidoarjo 'Safe and Lock Halal Industrial Park' di Sidoarjo, Kamis (30/9/2021). (*/ghof)
SHARE

Sidoarjo (Radar96.com) – Wakil Presiden Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin mengapresiasi inovasi dan produk dari program “One Pesantren One Product” (OPOP) untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren, diantaranya OPOP Akademi, Aplikasi Marketplace OPOP Mart, Samsat OPOP, Agen Pos Pesantren, Kartu ATM OPOP Jatim Berdaya, dan Kartu Tanda Santri Digital.

“OPOP Akademi ini bentuknya apa? Apakah vokasional atau yang lain?,” tanya Wapres kepada Sekretaris Tim Penguatan dan Pengembangan Program OPOP Jawa Timur, M. Ghofirin, disela-sela kunjungan untuk Rakor Pengentasan Kemiskinan di Jatim dan peninjauan Kawasan Industri Halal Sidoarjo ‘Safe and Lock Halal Industrial Park’ di Sidoarjo, Kamis (30/9/2021).

Inovasi yang digagas OPOP dan diapresiasi Wapres antara lain Program Samsat OPOP. Program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, Dewan Guru, wali santri, alumni dan masyarakat, agar tidak perlu repot ketika akan menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor, karena kantor layanan samsat-nya sudah tersedia di Pondok Pesantren.

“Saat ini, program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis Pondok Pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren itu diikuti oleh 550 Pondok Pesantren se-Jawa Timur dan telah menghasilkan lebih dari 550 produk serta berbagai inovasi,” kata Ghofirin.

Kepada Wapres, Ghofirin berharap dukungan pada OPOP Akademi. “Mohon izin Bapak Wakil Presiden, saat ini salah satu kendala dalam pemberdayaan ekonomi Pondok Pesantren adalah tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli di bidang entrepreneur, karenanya kami mohon berkenan Bapak Wakil Presiden memberikan izin, sekaligus beasiswa bagi santri yang diutus kyai untuk belajar wirausaha di OPOP Akademi. InSya-Allah para Santri peserta OPOP Akademi akan diwajibkan kembali ke Pesantren untuk mengembangkan potensi usaha di Pondok Pesantren,” ungkap Ghofirin.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa yang mendampingi Wakil Presiden juga menyampaikan potensi ekspor dari barang limbah yang diinisiasi kalangan pesantren.

“Ada satu pesantren di Nganjuk pak Wapres, PP Modern Sumber Daya Attaqwa (Pomosda) yang memanfaatkan limbah jagung yaitu bonggol jagung untuk komoditas ekspor ke Jepang. Hingga saat ini baru mampu memenuhi 20 persen dari permintaan. Ada juga daun talas kering, diekspor ke Australia, saat ini baru mampu memenuhi 10 persen dari permintaan. Artinya apa? Peluang masih sangat terbuka lebar,” ujar Khofifah.

Saat itu, Sekretaris OPOP Jatim pun menambahkan bahwa ada satu pesantren di Bojonegoro, yakni Pondok Pesantren Roudlotult Tholibin yang memanfaatkan limbah batang pisang untuk olahan makanan dan kerajinan. Wapres bangga para santri mampu mengelola limbah menjadi rupiah. “Ini batang pisang ya? Kok bisa jadi makanan? Bagus sekali kreatifitas dan inovasinya,” ucap Wapres.

Pada Kamis (30/9), Wakil Presiden melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Gubernur Jawa Timur dan lima Kabupaten prioritas pengentasan kemiskinan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand pemerdayaan masyarakat yang dilakukan oleh tim OPOP Jawa Timur dan lima Kabupaten, yakni Bojonegoro, Lamongan, Probolinggo, Bangkalan dan Sumenep. (*/ghof)

Iklan.

You Might Also Like

2 bulan, “BTS” LPNU Pasuruan salurkan dana sedekah Rp5,2 juta
Misi Dagang Gubernur Khofifah di Kalteng Tembus Rp 293.59 Miliar
Gubernur Khofifah Apresiasi Forum Silaturahmi UMKM Kota Probolinggo
Gubernur Khofifah terima ToA Uang Kertas Baru TE 2022 dengan Seri Khusus
MUI: Fatwa dari MUI tapi administrasi Sertifikasi Halal dari BPJPH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Institut Pesantren KH.Abdul Chalim (Ikhac) miliki “OPOP Mart”
Next Article Khofifah : Pancasila jadi modal untuk bangkit dari Covid-19

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Unesa dan Lakpesdam PWNU Jatim Berkolaborasi Riset dan Penguatan SDM
Nahdliyyin
Persiapkan Remaja Tangguh, LKK PWNU Jatim Gelar CKG dan BRUS di Ponpes
Nahdliyyin
Meneguhkan Supremasi Syuriyah: Menjaga Marwah Organisasi Ulama.
Nahdliyyin
Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi ke PWI dan SMSI
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Pesantren Minhadul Ulum Pesawaran-Lampung lakukan “panen perdana” Melon Inthanon

20/06/2021
Ekraf

Gubernur Khofifah: Inovasi Pelayanan Publik perlu Seiringkan dengan Kecerdasan Spiritual

13/03/2023
Ekraf

Lewat Misi Dagang, Gubernur Khofifah dorong Kemandirian Fiskal Antar Provinsi

24/02/2022
Ekraf

Wagub Emil Dardak: Jatim Siap Tingkatkan Ekonomi Syariah Nasional

31/08/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?