Surabaya, radar96.com – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) menampilkan empat sapi kurban unggulan diantaranya sapi dari Presiden dalam “Showcase Wisata Kurban” yang menyemarakkan Idul Adha 1447 H.
“Keempat sapi istimewa tersebut, yakni Sapi Qurban Presiden RI dari jenis Sapi PO (Peranakan Ongole) dengan bobot 1,1 ton,” kata Humas MAS H Helmy M Noor di masjid setempat, Senin.
Selain itu, Sapi Qurban Gubernur Jawa Timur dari jenis Sapi Belgian Blue dengan bobot 1 ton, Sapi Qurban Wakil Gubernur Jawa Timur dari jenis Sapi PO dengan bobot 900 kg, dan Sapi Qurban Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dari jenis Sapi PO dengan bobot 800 kg.
“Proses penyembelihan seluruh hewan qurban itu dijadwalkan berlangsung sehari setelah Sholat Idul Adha atau pada Kamis atau tanggal 28 Mei 2026 yang dimulai pukul 06.00 WIB,” katanya.
Untuk penyelenggaraan Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H pada hari Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 06.00 WIB, akan dipimpin oleh Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya, KH. Abdul Hamid Abdullah M.Si selaku imam sholat.
“Untuk khutbah Idul Adha akan disampaikan oleh Prof Dr KH Abd. Halim Soebahar, yang menjabat sebagai Ketua Umum MUI Jawa Timur. Dalam khutbahnya, beliau mengangkat tema ‘Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul’ yang mengajak seluruh umat Islam untuk meneladani semangat pengorbanan, ketaatan, dan pembinaan generasi dalam kisah dua Nabi itu,” katanya.
Biasanya, ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kota Surabaya dan sekitarnya memadati seluruh area masjid, termasuk lantai satu, lantai dua, serta halaman masjid. “Karena itu, kami telah menyiapkan area dengan kapasitas total hingga 40 ribu jamaah,” katanya.
Akses Masuk
Demi kelancaran dan kenyamanan ibadah, pihak Masjid Al Akbar telah menetapkan jalur akses masuk yang terpisah antara jamaah putra dan putri.
Jamaah putri dapat memasuki masjid melalui pintu nomor 1, 3, 4, dan 8 dari sisi utara; pintu 12, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 32, 33, dan 34 dari sisi timur; serta pintu 37, 38, dan 39 dari sisi selatan.
Adapun jamaah putra diarahkan masuk melalui lorong wudhu antara pintu 5 dan 6 dari sisi utara, pintu 23 dan 25 dari sisi timur, serta pintu 41, 43, 44, dan lorong wudhu antara pintu 40 dan 41 dari sisi selatan.
Sebagai panduan navigasi di dalam kompleks masjid yang memiliki 45 pintu, jamaah dapat memanfaatkan aplikasi Virtual Tour 3D Masjid Al Akbar yang dapat diakses melalui tautan: https://www.masjidalakbar.or.id/virtualtour/
Masjid Al Akbar menyediakan area parkir kendaraan roda dua (R2) di sisi utara dengan kapasitas 1.500 unit dan infaq parkir sebesar Rp2.000,-.
Parkir kendaraan roda empat (R4) tersedia di sisi selatan — akses masuk dari depan Gedung MUI Jawa Timur — berkapasitas 100 unit dengan infaq Rp5.000,-. Sisi barat masjid diperuntukkan khusus bagi parkir undangan berstiker VIP dengan kapasitas 100 unit.
Bagi jamaah yang tidak mendapatkan tempat parkir di area masjid, tersedia pula kantong parkir tambahan di area Lapangan Pasar Rakyat Jambang (utara MAS), halaman Gereja Katolik Sakramen Mahakudus, area SMPN 22 Surabaya, serta badan jalan kawasan Masjid Al Akbar yang pengelolaannya dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Guna mengantisipasi kebutuhan medis jamaah selama kegiatan berlangsung, Masjid Al Akbar mengerahkan tim kesehatan gabungan yang terdiri dari 7 perawat dari RSUD Dr. Soetomo, 30 paramedis dari PMI Kota Surabaya, serta 3 dokter dari Rumah Sehat Masjid Al Akbar. Sebanyak 6 unit mobil ambulans pun disiagakan untuk penanganan darurat.
“Kami mengimbau seluruh jamaah untuk membawa alas kaki (sepatu atau sandal) masuk ke dalam ruang sholat dengan terlebih dahulu memasukkannya ke dalam tas kecil atau kantong sejenisnya, guna menjaga keamanan alas kaki, sekaligus mencegah terjadinya kerumunan di pintu keluar usai sholat. Jamaah juga diimbau untuk senantiasa menjaga dan mengawasi barang bawaan masing-masing selama berada di area masjid,” katanya. (*/mas)



