By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PCINU inginkan Muktamar Virtual, Muktamar Ke-34 NU tetap 23-25 Desember
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PCINU inginkan Muktamar Virtual, Muktamar Ke-34 NU tetap 23-25 Desember
Nahdliyyin

PCINU inginkan Muktamar Virtual, Muktamar Ke-34 NU tetap 23-25 Desember

08/12/2021
Ilustrasi - Muktamar NU (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung diselenggarakan tetap pada pada 23-25 Desember 2021. Sementara, tim IT PCINU Sedunia mematangkan teknis Muktamar Ke-34 Virtual. ]

Ketetapan yang berdasarkan keputusan Konferensi Besar (Konbes) NU di Jakarta pada 26 September 2021 itu diputuskan ditandatangani Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal H Ahmad Helmy Faishal Zaini.

“Sehubungan dengan kebijakan penarikan pemberlakuan PPKM level 3, terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19, pada masa Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru 2022) maka dengan ini PBNU memberitahukan bahwa penyelenggaraan Muktamar ke-34 adalah sepenuhnya sebagaimana keputusan Konferensi Besar NU pada 26 September 2021. Adapun waktu pelaksanaannya adalah pada tanggal 18-20 Jumadil Ula 1443 Hijriyah atau 23-25 Desember 2021 Masehi di Lampung,” ungkap Kiai Said Aqil Siroj membacakan keputusan di Gedung PBNU Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Sementara itu, Kiai Miftachul Akhyar mengucap syukur. Ia mengatakan setelah masing-masing pihak melakukan ijtihad tetapi akhirnya bertemu. Pertemuan ini bertujuan demi maslahat, demi Nahdlatul Ulama, demi agar para pendiri NU gembira melihat para pengurus PBNU di saat amanat ini diemban.

“Bersyukur kepada Allah atas anugerah yang berlimpah ini. dengan tadi sudah disampaikan ikhbar tentang pelaksanaan Muktamar yang akan dilaksanakan pada 23-25 Desember tahun ini, saya kira sudah selesai semuanya,” kata Kiai Miftah.

Sebelumnya, Sekjen PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini mengatakan, NU terus menjadi pilar pemersatu bangsa, penyangga utama NKRI, serta pengayom umat dan bangsa. Karenanya, NU akan berkomitmen akan terus menjaga agar NU tetap terdepan menjadi contoh terbaik bagi membangun ukhuwah islamiah, wathaniyah, basyariyah, terlebih ukhuwah nahdliyah.

“Izinkan tadi hasil rembug rais ‘aam, katib ‘aam, ketum, sekjen, dan para kiai dan masyayikh menyampaikan satu ikhbar sehingga wacana muktamar maju-mundur selesai sudah,” jelas Sekjen.

Sebelum keputusan itu dibacakan, Rais Syuriyah PBNU KH Manarul Hidayat dan KH Ahmad Kafabihi Mahrus melantunkan berbagai shalawat dna pujian-pujian yang diikuti oleh seluruh hadirin.

Pertemuan ini dihadiri oleh para ketua dan rais syuriyah PWNU seluruh Indonesia, pengurus harian tanfidziyah dan syuriyah PBNU, lembaga dan badan otonom NU di tingkat pusat, serta Panitia OC dan SC Muktamar ke-34 NU.

Muktamar Virtual

Sementara itu, tim IT PCINU Sedunia dalam beberapa hari terakhir ini mencoba mematangkan teknis usulannya untuk melaksanakan Muktamar Ke-34 secara virtual.

Selama diskusi berlangsung, tim tersebut memandang bahwa Muktamar Ke-34 merupakan sebuah momentum terbaik untuk memulai transformasi digital di lingkungan NU. Apalagi NU akan segera memasuki abad keduanya mulai tahun 2026.

“Transformasi ini bukan hanya bertujuan untuk semata-mata mengadopsi teknologi baru, namun bagaimana agar teknologi baru tadi dapat membantu NU mencapai visi-misi jam’iyahnya secara keseluruhan,” kata Muhammad Rodlin Billah, Tim Teknis, Ahad (5/12/2021).

Pada umumnya, jelasnya, transformasi digital dapat dilakukan dalam enam tahapan. Pertama, mengubah paradigma tradisional menjadi paradigma digital. Bila dulu pergerakan sebuah organisasi bergantung pada hierarkinya, maka di era digital ini bergeser pada sifat yang kolaboratif. Demikian juga strategi yang berbasis efisensi, sekarang bergeser menjadi berbasis inovasi.

Kedua, bagaimana mencari orang-orang dengan karakter dan keahlian yang tepat, serta telah memiliki paradigma digital. Ketiga, mengembangkan budaya baru yang dapat membantu menularkan paradigma semacam ini.
Keempat, bagaimana agar budaya ini kemudian dibentuk menjadi proses yang dapat mendukung implementasi paradigma digital. Kelima adalah bagaimana mendapatkan berbagai peralatan dan pelatihan dalam rangka mendukung, merawat, dan mengoptimalkan teknologi baru yang akan digunakan.

Terakhir, mencari alternatif teknologi yang sesuai dengan visi-misi yang dituju. “Kesemua langkah ini dibungkus dalam prinsip privasi, keamanan, integritas, serta keberlanjutan,” ujar pria yang akrab disapa Oding itu.
Setelah berhasil mengidentifikasi kebutuhan Muktamar, dengan menjadikan agenda-agenda Muktamar ke-33 Jombang sebagai model utamanya, tim IT PCINU Sedunia mengusulkan tiga komponen utama yang harus dimiliki sebelum Muktamar berlangsung, ditambah satu komponen lain untuk jangka panjang.

Setiap komponen tersebut menawarkan berbagai fungsinya melalui cloud computing. Pertama, Zoom sebagai aplikasi komunikasi video yang akan menghubungkan ribuan muktamirin selama berbagai agenda Muktamar berlangsung, mulai dari pembukaan, sidang pleno, sidang komisi, hingga penutupan. Zoom menjadi alternatif utama sebab platform komunikasi video ini yang paling sering digunakan Nahdliyin, khususnya selama masa pandemi.

Bila dikehendaki, agenda-agenda Muktamar yang dapat diakses oleh masyarakat luas dengan menyiarkannya secara langsung melalui media sosial seperti YouTube maupun Facebook melalui fitur broadcast Zoom. Meski platform ini memiliki fitur pengadaan polling, agar berbagai proses pemilihan yang berlangsung dalam Muktamar terjamin privasi, keamanan, serta integritasnya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, dibutuhkan mekanisme voting yang lebih kompeten.

Hal ini dapat dicapai melalui komponen kedua, yaitu dibangunnya sebuah server mandiri. Server yang juga berbasis cloud computing ini direncanakan juga mendukung berbagai fungsi mulai dari pengumpulan, penyimpanan, hingga proses analisa datanya. Berbagai fungsi ini dibutuhkan untuk proses klasifikasi dan validasi muktamirin, khususnya bagi yang memiliki hak suara.

Sementara komponen ketiga, Google Drive, dimaksudkan untuk membantu panitia dalam menyimpan serta membagikan materi terkait kepada para peserta sidang dalam beberapa agenda Muktamar, termasuk salah satu fungsi yang ditawarkan adalah kemungkinan untuk menyunting sebuah dokumen oleh beberapa user secara bersamaan.

Hal ini sangat membantu, misalnya, dalam menghasilkan notulensi rapat maupun dokumentasi lainnya secara komprehensif. Platform Google dipilih utamanya sebab fungsi document editor dapat dilangsungkan melalui web browser tanpa software maupun lisensi tambahan.

Komponen keempat, yang disarankan oleh tim IT agar dimiliki PBNU untuk jangka panjang, adalah sebuah cloud workspace yang andal. Meski beririsan sebagian fungsinya dengan Google Drive, salah satu produk Atlassian yang disebut Confluence, menyediakan fitur-fitur yang mendukung berbagai fungsi mulai dari pembangunan dan manajemen pengetahuan hingga monitoring dan pemetaannya yang dapat diprogram secara otomatis.

Sumber:
*) https://nu.or.id/nasional/tok-muktamar-ke-34-nu-tetap-digelar-23-25-desember-2021-di-lampung-TMOVS
*) https://nu.or.id/internasional/pcinu-sedunia-matangkan-usulan-muktamar-ke-34-secara-virtual-I5URH

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri, RMI NU luncurkan Gerakan Pesantren Asuh bagi Anak Yatim
Wasekjen PBNU: KH Hasyim Abbas adalah Sosok Tegas dan Konsisten
OJK Jatim: 42 persen korban pinjol ilegal adalah guru
Selasa, jadwal penyelenggaraan Muktamar NU diputuskan waktunya
Hilal terlihat di Bukit Condrodipo Gresik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur dampingi Presiden tinjau Awan Panas Guguran (APG) Semeru
Next Article Gubernur Khofifah bersilaturahmi dengan Relawan APG Semeru se-Indonesia

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Digdaya Persuratan NU Jadi Inovasi Digital yang Masuk 20 Besar Terbaik Dunia

17/04/2025
Nahdliyyin

UNU Pasuruan Diresmikan Ketum PBNU

08/02/2024
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Kesehatan dan Pendidikan adalah Khidmat Utama NU kepada Masyarakat

31/01/2026
Nahdliyyin

Mustasyar PWNU Jatim KH Djamaluddin Ahmad Jombang wafat

24/02/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?