By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Kikin: Kitab Karya KH Hasyim Asy’ari sesuai kebutuhan masyarakat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Gus Kikin: Kitab Karya KH Hasyim Asy’ari sesuai kebutuhan masyarakat
Kultural

Gus Kikin: Kitab Karya KH Hasyim Asy’ari sesuai kebutuhan masyarakat

25/05/2022 Kultural
Webinar Khazanah Manuskrip Pesantren Tebuireng Jombang pada Selasa (24/5/2022), yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Tebuireng bekerja sama dengan Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (*/NUO)
SHARE

Jombang (Radar96.com/NUO) – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz, akrab disapa Gus Kikin, menyampaikan bahwa Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari selalu melandasi karya-karyanya pada fenomena yang terjadi di masyarakat secara umum.

Hal tersebut disampaikan dalam Webinar Khazanah Manuskrip Pesantren Tebuireng Jombang pada Selasa (24/5/2022). Diskusi tersebut dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Tebuireng bekerja sama dengan Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Gus Kikin mencontohkan kitab Dhau’ul Misbah fi Bayani Ahkamin Nikah. Dalam mukaddimahnya, Hadratussyekh menjelaskan bahwa penulisan kitab tersebut diilhami oleh banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui tentang pernikahan.

“Kitab pernikahan di muqaddimahnya itu, beliau menuliskan, setelah mempelajari masyarakat yang ada, banyak yang tidak memahami hukum pernikahan,” terangnya.

Dalam pengamatan Hadratussyekh, kata Gus Kikin, pembahasan mengenai pernikahan itu hanya dijumpai dalam kitab-kitab yang tebal sehingga tidak terakses oleh masyarakat umum.

“Rupanya hukum pernikahan itu adanya dalam kitab tebal. Makanya saya (merujuk Hadratussyekh) menulis kitab ini supaya mudah dipahami masyarakat,” terang dia.

Oleh karena itu, Gus Kikin menegaskan bahwa karya-karya Hadratussyekh tidak lepas dari kondisi problematika yang dihadapi masyarakat. Hal ini tidak lain karena tujuan praktis agar ilmu tersebut diamalkan.

“Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bukan menulis pengembangan keilmuan, tetapi pengamalan keilmuan,” kata dia.

Begitu pun kitab Adabul Alim wal Muta’allim yang menguraikan persoalan etika hubungan timbal balik murid ke guru dan guru ke murid, bukan sekadar satu arah. Kitab ini disusun untuk kebutuhan para santri Pondok Pesantren Tebuireng.

Menurut Gus Kikin, kitab ini juga cocok bagi masyarakat Indonesia. Bahkan dikaji juga oleh Habib Umar bin Hafidz dari Tarim, Hadramaut, Yaman.

Webinar ini juga menghadirkan Principal Investigator DREAMSEA Prof Oman Fathurahman, Dosen Filologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adib Misbachul Islam, Dosen Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Anang Firdaus, dan Pegiat Turats Tebuireng Variz Muhammad Mirza. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/gus-kikin-kitab-karya-kh-hasyim-asy-ari-sesuai-kebutuhan-masyarakat-tAjBg

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jawa Timur raih Peringkat Pertama Pembina K3 Terbaik Nasional
Next Article Misi Dagang Gubernur Jatim ke Bangka Belitung hasilkan Rp104,5 Miliar

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

22/01/2026
Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?