By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Kairo Mesir, Gubernur Khofifah bahas beasiswa dan Penguatan Moderasi Islam Berbasis Perguruan Tinggi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Kairo Mesir, Gubernur Khofifah bahas beasiswa dan Penguatan Moderasi Islam Berbasis Perguruan Tinggi
Nahdliyyin

Bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Kairo Mesir, Gubernur Khofifah bahas beasiswa dan Penguatan Moderasi Islam Berbasis Perguruan Tinggi

25/11/2022 Nahdliyyin
Hari Kamis (24/11/2022), secara khusus Imam Besar Universitas Al Azhar tersebut menerima kedatangan Gubernur Khofifah dan Dubes RI untuk Mesir serta rombongan di kantornya di kompleks Al Azhar University di Kairo Mesir. (*/hmn)
SHARE

Kairo, Radar96.com – Kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua PBNU di Mesir mendapatkan perhatian khusus dari Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb.

Hari Kamis (24/11/2022), secara khusus Imam Besar Universitas Al Azhar tersebut menerima kedatangan Gubernur Khofifah dan Dubes RI untuk Mesir serta rombongan di kantornya di kompleks Al Azhar University di Kairo Mesir.

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal penting dan strategis yang dibahas antar keduanya. Khususnya peran besar Univeristas Al Azhar yang selama ini aktif mengajarkan dan menyebarkan moderasi Islam serta perdamaian di kalangan pelajar dan mahasiswa serta masyarakat dunia.

“Kami merasa sangat berterima kasih atas waktu yang diberikan oleh Grand Syeikh Al Azhar Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb dalam menerima kedatangan kami. Ini merupakan sebuah kehormatan saat kami diterima dan berdiskusi dengan Imam Besar Universitas Al Azhar,” tegas Gubernur Khofifah.

Hari Kamis (24/11/2022), secara khusus Imam Besar Universitas Al Azhar tersebut menerima kedatangan Gubernur Khofifah dan Dubes RI untuk Mesir serta rombongan di kantornya di kompleks Al Azhar University di Kairo Mesir. (*/hmn)

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Univesitas Al Azhar memiliki peran strategis dalam penyebaran dan implementasi Islam yang moderat.

Bahkan Universitas Al Azhar memiliki pusat penelitian khusus terkait pencegahan paham ekstrem atau yang disebut dengan Al Azhar Observatory for Combating Extremism. Dimana lembaga tersebut secara kuat memiliki arah gerakan untuk mencegah penyebaran paham yang ekstrem.

Usai diajak staf ahli penasehat Grand Syeikh mengunjungi unit lembaga tersebut, Gubernur Khofifah berharap agar apa yang dilakukan oleh Universitas Al Azhar tersebut dapat ditransfornasikan dengan perguruan tinggi di Jatim, khususnya terkait pengembangan moderasi Islam berbasis perguruan tinggi.

“Insya Allah nanti akan ada kampus Jawa Timur yang akan bekerja sama dengan Al Azhar, khususnya untuk melakukan kajian dan implementasi moderasi Islam,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyampaikan harapannya pada Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb agar berkenan menambah kuota beasiswa mahasiswa Jatim untuk kuliah di Universitas Al Azhar.

“Saat ini, kuota mahasiswa beasiswa dari Pemprov Jatim sebanyak 30. Kita berharap kuota ini bisa ditambahkan. Khususnya untuk bidang ilmu eksak dan applied science,” tandasnya.

Sementara itu, Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb menyambut antusias kedatangan Gubernur Khofifah beserta rombongan. Bahkan Grand Syeikh juga memberikan delapan buku karyanya untuk Gubernur Khofifah.

Delapan buku yang diberikan tersebut diantaranya yaitu buku yang berjudul Activities of Alazhar Internasional Peace Conference, Freedom and Citizenship Diversity and Integration, Alazhar Declaration for Citizenship and Coextence, Alazhar Internasional Declarstion in Support of Al Quds, dan Human Fraternity Documents.

“Silahkan Ibu Gubernur Khofifah untuk menerjemahkan, menerbitkan dan juga menyebarluaskan buku ini. Kami akan senang jika ibu yang menuliskan ulang langsung. Karena kami memberikan hak dan kewenangan untuk itu,” tegas Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb.

Terkait permintaan penambahan kuota beasiswa mahasiswa Jatim, Grand Syaikh juga menyanbut baik usulan tersebut. Bahkan pihaknya menyampaikan akan segera membicarakan hal tersebut dengan KBRI di Mesir.

“Mahasiswa Indonesia terkenal dengan kecerdasannya dan juga sopan santunnya yang tinggi. Maka kita akan bicarakan ini dengan KBRI,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komite Komunikasi Digital Jawa Timur Suko Widodo mendukung inisiasi kerjasama Jatim dengan Universitas Al Azhar dalam kaitan penyebaran moderasi Islam. Bahkan menurutnya Jatim dan Indonesia membutuhkan lembaga serupa yang dimiliki Universitas Al Azhar.

“Di era digital seperti saat ini, munculnya radikalisme dan penyebaran paham ekstrem melalui media sosial potensinya sangat tinggi. Maka kita harus punya unit dan organisasi untuk mengantisipasi, mengkaji dan meluruskan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin,” tegas Suko Widodo. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Jajaki Kerjasama dengan Perpustakaan Bibliotheca Alexandrina Mesir
Next Article Belum Umumkan Capres, KIB Masih Pupuk Elektabilitas

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka
Sospol
Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren, OPOP Jatim Gelar Workshop Permodalan Koppontren
Uncategorized
SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Sospol
Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

16/06/2026
Nahdliyyin

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

15/06/2026
Nahdliyyin

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

14/06/2026
Nahdliyyin

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

12/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?