By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Halaqah Ulama Nasional di Pesantren Sunan Drajat Lamongan hasilkan 3 Rekomendasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Halaqah Ulama Nasional di Pesantren Sunan Drajat Lamongan hasilkan 3 Rekomendasi
Nahdliyyin

Halaqah Ulama Nasional di Pesantren Sunan Drajat Lamongan hasilkan 3 Rekomendasi

20/07/2023 Nahdliyyin
Halaqah Ulama Nasional RMI PBNU di Pesantren Sunan Drajat, Lamongan. (Foto: NOJ/youtube.com)
SHARE

Lamongan, Radar96.com/NUO – Ratusan ulama melangsungkan halaqah di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan. Kegiatan berlangsung sejak 11 hingga 13 Juli 2023 dengan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembicara

Acara yang diinisiasi Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini telah menghasilkan 3 rekomendasi, Yaitu: rekognisi, rekontekstulisasi dan penguatan pesantren.

Ketiga rekomendasi itu merupakan upaya untuk menentukan peta jalan dalam menyambut peradaban baru yang adil, harmonis serta penghargaan kesetaraan martabat manusia.

Terdapat tiga komisi yang menggodok segala problem kebangsaan. Komisi 1 fokus membahas tentang kitab kuning dan tantangan peradaban baru. Komisi 2 membahas penguatan peran dan fungsi pesantren, dan komisi 3 membahas penghargaan atas kesetaraan dan martabat manusia berdasarkan khazanah pondok pesantren.

“Alhamdulillah melalui proses pembahasan melalui sidang komisi, akhirnya kita mampu menghasilkan tiga rekomendasi dalam halaqah ulama nasional,” kata Ketua RMI PBNU, KH Hodri Arif, Kamis (13/07/2023).

Dirinya menjabarkan bahwa soal dinamika kitab kuning bagaimana rekostekstualisasi agar bisa menyelesaikan, atau menjawab masalah yang dihadapi umat dewasa ini.

“Pada proses sidang, kita semua juga tetap berpijak pada pemikiran para ulama yang diwarisi dari tahun-tahun yang lalu, lebih dari 700 tahun yang lalu, yang semangatnya tetap relevan hingga saat ini,” kata dia.

Selain itu, peserta halaqah juga menekankan bagaimana solusi dari sebuah problem yang tetap didasarkan pada pemikiran ulama yang sudah teruji pada tahun lalu.

Rekomendasi kedua, rekognisi pemerintah atau negara terhadap pesantren, santri dan lulusan pondok pesantren. Pihaknya menghasilkan beberapa rekomendasi agar para santri juga memiliki peluang yang sama dengan pendidikan di luar pesantren.

Bagaimana bisa berpartisipatif dalam kegiatan-kegiatan di negara ini. Baik dalam sektor -sektor pemerintahan, birokrasi maupun teknokrasi.

“Untuk rekognisi ini, kita memberikan rekomendasi kepada negara melalui Kemenag dan Kemendikbud. Agar lulusan pesantren mendapatkan fasilitas yang sama, tidak berdasarkan dari mana asal mereka, tapi lebih pada kemampuan yang dimiliki para santri,” harap dia.

Terakhir atau ketiga terkait soal pendidikan Islam, khususnya antar pesantren yang terhimpun dalam RMI PBNU. Pihaknya berharap bahwa di lingkungan PBNU mendukung secara lebih maksimal agar pesantren bisa berkembang dan ada jalinan kerja sama antarpesantren.

“Pesantren harus kita dorong untuk terus berkembang, dan ada jalinan kerjasama antar pesantren untuk menguatkan fungsi pesantren, agar para santri bisa hikmah lebih sempurna untuk bangsa dan negara,” terangnya.

Ketua RMI Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan, H Abdulloh Adib Haad mengatakan bahwa revitalisasi dan rekontekstulisasi kitab kuning bermakna santri mampu atau lebih mumpuni dalam memahami, mengerti tentang kitab kuning dan sesuai dengan konteks saat ini. Oleh sebab itu RMI PBNU mendorong pesantren untuk mengembangkan metode pembelajaran dan membacanya.

Gus Adib berharap, dengan adanya halaqah ulama ini nantinya memberikan dampak yang positif untuk negara, bangsa dan dunia. “Semoga apa yang kita laksanakan selama tiga hari dalam Halaqah,yang menelurkan rekomendasi memberikan kemaslahatan bagi, bangsa dan negara,” harapnya.

Halaqah Ulama Nasional ini dihadiri sekitar 500 ulama NU se Indonesia. Mereka membicarakan berbagai problem kebangsaan dan keumatan dengan tema “Menyambut Peradaban Baru, Menguatkan Pesantren dan Revitalisasi Kitab Kuning”. Kegiatan ditutup dengan tahlil, ziarah ke makam Sunan Drajat dan Maulana Ishaq. (*/NUO)

*) Sumber : https://jatim.nu.or.id/pantura/ini-3-rekomendasi-halaqah-ulama-nasional-di-pesantren-sunan-drajat-RlV8P

Iklan.

You Might Also Like

Resmikan BMTNU Waru Ketua PCNU Menangis Haru

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 48 Ribu Masyarakat Jatim Meriahkan Jalan Sehat 1 Muharram 1445 H bersama Gubernur Khofifah
Next Article Indonesia Raih 11 Emas pada Asia Arts Festival X/2023 di Singapura

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

22/10/2026
Nahdliyyin

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

22/10/2026
Nahdliyyin

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

22/10/2026
Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?