Surabaya, Radar96.com – Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi dan informasi menjadi hal yang lumrah di era digital saat ini. Pada waktu lampau, ketika menulis soal evaluasi, guru harus menyusunnya kemudian mencetaknya dalam bentuk lembaran-lembaran. Namun, lembaran-lembaran tersebut sekarang dapat dilakukan dengan mudah dan dapat diakses kapan saja. Itu semua terjadi karena adanya dukungan teknologi yang menjadikan guru lebih kreatif dan aktif dalam melakukan evaluasi pembelajaran secara luring maupun daring.
Salah satu bentuk inovasi pembelajaran adalah memanfaatkan teknologi informasi semaksimal mungkin dalam proses pembelajaran. Beberapa upaya yang dilakukan guru dalam memanfaatkan teknologi di antaranya untuk memperoleh sumber belajar dan untuk evaluasi berbasis teknologi. Salah satu upaya memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran adalah pembuatan soal evaluasi dengan wordwall. Pelaksanaan ujian secara konvensional dengan menggunakan kertas yang selama ini dilakukan saat ini dirasa kurang efektif lagi sehingga perlu pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Melihat situasi tersebut, 5 dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yakni, Dr H Syamsul Ghufron, MSi, Dr Nafiah, SPdI, MPd, Dr Suharmono Kasiyun, MPd, Afib Rulyansah, SPd, MPd, dan Rudi Umar Susanto, SPd, membuat pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan soal Bahasa Indonesia menggunakan aplikasi Wordwall bagi guru-guru di SDN Sidosermo I Surabaya.

Ketua Pengabdian Masyarakat, Dr H Syamsul Ghufron, MSi, mengungkapkan, bahwa Wordwall merupakan satu dari sekian perangkat lunak yang dijalankan secara online dan biasa digunakan sebagai media pembelajaran. Wordwall dilengkapi dengan template atau jenis dan model yang berbeda. Wordwall ini sangat membantu guru dalam menciptakan alat evaluasi yang akan disambut baik oleh siswa.
“Alat evaluasi ini dapat menjadi solusi guru dalam melaksanakan evaluasi dengan efektif dan praktis baik secara luring maupun daring. Bukan hanya efektif serta praktis saja, dengan penggunaan Wordwall sebagai alat evaluasi akan mengubah suasana kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan dapat menarik antusias siswa,” ungkapnya, Sabtu (19/08/23).
Gufron menambahkan, Wordwall terbukti memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap keberhasilan pembelajaran. Wordwall memberikan latihan soal kepada siswa untuk meningkatkan minat belajar dan mengurangi kebosanan siswa, mendorong siswa berpikir kreatif dan aktif sehingga terjadi interaktif antara siswa dan guru, aktivitas pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Beberapa hasil penelitian juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan media Wordwall dalam menulis teks deskriptif, terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa dalam hal membuat teks prosedur dengan memanfaatkan aplikasi Wordwall.
“Pemanfaatan internet dan teknologi dalam pembelajaran terutama dalam penyusunan evaluasi pembelajaran di SDN Sidosermo I perlu dilaksanakan. Karena itu, adanya kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan soal Bahasa Indonesia dengan aplikasi Wordwall bagi guru-guru di SDN Sidosermo I Surabaya. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam penyusunan soal Bahasa Indonesia dan penggunaan internet dan teknologi untuk pelaksanaan pembelajaran yang menarik dan menyesuaikan diri dengan era pembelajaran industri 4.0,” ungkapnya.
Taritsa Nadya Meisavitri mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru SDN Sidosermo I Surabaya, karena evaluasi pembelajaran dipergunakan guru untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar serta pencapaian keberhasilan siswa secara individu maupun kelompok. Kompetensi dan pemahaman siswa dapat diketahui melalui evaluasi yang dilakukan oleh pengajar.
“Guru merupakan komponen penting dalam pembelajaran. Dengan demikian, guru haruslah lebih dahulu memahami teknologi pembelajaran. Guru harus mampu mengelola berbagai sumber daya baik dirinya sendiri maupum media pembelajaran. Salah satu tantangan di masa yang akan datang adalah kecenderungan penggunaan IT dalam kehidupan era globalisasi. Salah satunya memanfaatkan teknologi untuk mengevaluasi pembelajaran yang dilakukan siswa,” ungkapnya.



