By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pesantren Mahasiswa An-Nur Bangun Perpustakaan “Khofifah”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pesantren Mahasiswa An-Nur Bangun Perpustakaan “Khofifah”
Nahdliyyin

Pesantren Mahasiswa An-Nur Bangun Perpustakaan “Khofifah”

11/05/2024
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pesantren Mahasiswa “An-Nur” Jemurwonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Jawa Timur, membangun perpustakaan pesantren yang diberi nama “Perpustakaan Khofifah Indar Parawansa” sesuai nama pemberi wakaf yang juga tokoh Muslimat NU dan Gubernur Jatim 2019-2024 itu.

Pembangunan perpustakaan dengan tanah seluas hampir 140 meterpersegi (6,9×20) itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh mantan Rektor UINSA Surabaya, tokoh NU dan Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) Prof DR KH Ridlwan Nasir MA di sisi timur pesantren itu, Sabtu.

“Saya menerima wakaf tanah ini dari Ibu Khofifah saat saya umroh di Tanah Suci pada 27 Ramadhan 1445 H, karena itu sepulang ke Surabaya, saya langsung ke rumah beliau membahas wakaf tanah yang akan kami gunakan perpustakaan itu,” kata pengasuh Pesantren Mahasiswa (Pesma) An-Nur, Wonocolo, Surabaya, Prof DR KH Imam Ghazali Said MA.

Menurut Kiai Imam Ghazali Said, ada tiga pesantren di dunia yang menjadi besar karena wakaf dari masyarakat, diantaranya Universitas Al-Azhar yang merupakan pesantren dan universitas ternama di dunia itu, dua pesantren serupa lainnya berada di Marokko dan Tunisia.

“Saya berharap pesantren yang merupakan wakaf dari orang tua kami dan masyarakat ini juga bisa besar seperti pesantren kelas dunia itu. Saat ini, pesantren kami sudah mencetak empat mencetak empat profesor yakni dua profesor di Malang-Jatim dan dua profesor di NTB,” kata Kiai Imam Ghazali Said.

Bahkan, katanya di sela-sela acara peresmian itu, dua profesor di NTB yang alumni Pesantren Mahasiswa An-Nur itu kini menjadi ketua NU dan Muhammadiyah di NTB. “Semoga, pesantren kami akan banyak melahirkan tokoh yang sangat penting dalam dakwah Islam,” katanya.

Saat ini, Pesma An-Nur di Gang Modin 10-A, Kelurahan Jemurwonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya itu memiliki 30 santri hafidz (hafal Al-Qur’an), tapi sebagian masih ada yang belum 30 juz, karena itu mereka kini dibina secara khusus.

“Untuk memotivasi mereka agar mampu meningkatkan dan mempertahankan hafalannya itu kami adakan sema’an Al-Qur’an secara rutin selama dua hari untuk seorang santri. Semoga pesantren kami mampu memotivasi mereka seperti yang dilakukan almarhum Gus Miek,” ujarnya.

Menanggapi peletakan batu pertama perpustakaan pesantren di atas tanah wakaf darinya itu, Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas ikhtiar Kiai Imam Ghazali Said dan Pesma An-Nur dalam mengembangkan wakaf tanah darinya.

“Bismillah, semoga manfaat dan barokah. Aamiin Allohumma Aamiin,” kata politisi perempuan yang selama ini menekankan pentingnya kualitas sumberdaya manusia secara akademik agar berseiring dengan kualitas akhlak/kesalehan itu. (*/pesma)

Iklan.

You Might Also Like

Bahtsul Masail Nasional di Tebuireng bahas Bullying-Stunting
LPBI NU terima penghargaan BNPB 2020
LD PWNU Gelar Bina Mualaf di Kampus UPN Veteran Jawa Timur
Setelah Habib Luthfi, Kini Gus Salam dan Gus Kautsar Juga Mundur dari PBNU.
Ini Alasan Keduanya
Lazisnu Jatim lakukan “Syiar Qurban” di Kampung Bawah Tol Surabaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LPPD Jatim Seleksi Santri Pendaftar Beasiswa Pendidikan di Mesir 2024, dengan Uji Baca Fathul Qorib dan Wawasan Kebangsaan
Next Article Sapa Muslimat NU Se-Daratan Timor-NTT, Khofifah Serukan Pentingnya Jaga Persatuan Antar Suku Bangsa

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois wafat

10/06/2022
Nahdliyyin

Keluarga besar NU Kecamatan Mulyorejo-Surabaya adakan Upacara Bendera Hari Santri

29/10/2022
Nahdliyyin

MA IPNU Pusat rencanakan silaturrahim alumni di arena Muktamar ke-34 NU di Lampung

24/10/2021
Nahdliyyin

Banjir Trenggalek Rendam Musholla, Pengeras Suara hingga Karpet Rusak

21/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?