By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus Tanam Pohon dan Kenalkan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga di Pati
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus Tanam Pohon dan Kenalkan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga di Pati
Milenial

Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus Tanam Pohon dan Kenalkan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga di Pati

09/09/2024 Milenial
SHARE

Pati, radar96.com – Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus (UMK) yang diterjunkan di Desa Serutsadang, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, melaksanakan Proklim (Program Kampung Iklim) dengan kegiatan penanaman bibit pohon mahoni dan pengenalan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga,di desa setempat, Rabu (4/9/2024).

Kegiatan Mahasiswa KKN yang dihadiri warga sekitar dan juga pemerintah Desa Serutsadang ini dilaksanakan di lahan desa yang dekat dengan area lapangan Desa Serutsadang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa terhadap lingkungan sekitar. Terlebih di daerah Winong memiliki suhu panas yang lebih tinggi dibandingkan wilayah Pati yang lain.

Bibit pohon mahoni dipilih karena nantinya memiliki cabang yang banyak dan juga rimbun. Selain itu, pohon mahoni dapat menyerap gas karbondioksida dalam jumlah besar sehingga dapat mengurangi polusi udara.

“Terima kasih kepada anak-anak KKN dari UMK Kudus semoga dalam menjalankan KKN dapat berjalan lancar dan mendapatkan ilmu-ilmu tambahan langsung dari masyarakat, kami dari pemerintah Desa Serutsadang mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang dilaksanakan di Desa ini,” kata Kepala Desa Serutsadang, Endro Waliyono.

Selain melakukan penanaman, Mahasiswa KKN UMK juga memperkenalkan Pupuk Organik Cair yang terbuat dari limbah rumah tangga. Limbah yang dimanfaatkan untuk menjadi bahan pupuk organik yaitu air cucian beras dan kulit pisang yang memiliki kandungan unsur hara yang mampu menutrisi tanaman, mempercepat pertumbuhan serta membantu menguatkan akar tanaman.

Proses pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah rumah tangga cukup mudah, dengan cara mencampurkan kedua bahan ke dalam wadah tertutup, selanjutnya dilakukan fermentasi dalam waktu 2 minggu. Selama periode ini, jangan lupa untuk mengaduk campuran satu kali sehari, pengadukan ini perlu dilakukan agar larutan merata.

Untuk cara penggunaannya sendiri cukup mudah, hanya perlu melarutkan pupuk cair tersebut ke dalam air dengan ketentuan takaran perbandingan 1:10, kemudian dapat langsung menyiramkan pada tanaman. Pupuk organik lebih ramah lingkungan daripada pupuk anorganik, karena dapat menjaga kesuburan tanah dan menyediakan sumber nutrisi.

Oleh karena itu, adanya pengenalan pupuk organik dari limbah rumah tangga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Desa Serutsadang untuk memanfaatkan limbah tersebut menjadi sesuatu yang berguna dalam jangka panjang dan membantu masyarakat dalam merawat tanaman. (*/umk)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Huda: Jangan Sampai Cinta Palsu dalam Maulid Nabi
Next Article Peringati Maulid Nabi dengan Lomba Rebana Klasik dan Koreo

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?