By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ulama Prihatin dengan Kondisi yang Belum Kondusif
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ulama Prihatin dengan Kondisi yang Belum Kondusif
Nahdliyyin

Ulama Prihatin dengan Kondisi yang Belum Kondusif

02/09/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MAg merasa prihatin dengan kondisi keamanan negara yg belum sepenuhnya kondusif. Demo-demo anarkhis yang belakangan terjadi membuat dirinya miris.

Korban telah banyak berjatuhan, ujaran kebencian, pelecehan agama dan adu domba disampaikan di depan publik secara vulgar. Beliau merasa bau-bau komunis sudah bermunculan di tengah demo-demo anarkhis tersebut.

Untuk itu dia mengajak umat Islam untuk segera bangkit mempertahankan kehormatan dan kewibawaan pemerintah yang sah. Sebab bagaimanapun umat Islam diperintah untuk taat pada pemerintah.

“Pemerintah yang dzalim saja itu masih lebih baik daripada menjadi belantara (kekosongan),” tutur Kiai Asep. “Apalagi pemerintahnya sekarang tidak dzalim, tapi sedang bersungguh-sungguhmewujudkan kesejahteraan rakyat, maka wajib kita dukung,” lanjutnya.

Semula Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergunu itu berencana menggelar tahlil akbar dan istighosah kubro di Gedung Negara Grahadi. Semua sudah siap. Tapi karena Sekdaprov dan Kabiro Kesra mendatanginya mewakili gubernur, Pangdam, dan Kapolda untuk mengurungkan niatnya, beliau mematuhinya. Maka selanjutnya acara akan dipindah di pondok pesantren beliau di Siwalankerto, besok pagi.

Istighosah akan melibatkan 100 kiai, 1000 santri luar dan ribuan warga masyarakat.

“Kita mohon kepada Allah agar negara kita ini, khususnya Jawa Timur dan Kabupaten ,Mojokerto diberi kedamaian, tenang, dan kondusif,” lanjutnya.

Iklan.

You Might Also Like

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Delegasi Palestina Datangi PBNU
Next Article Pastikan Tepat Sasaran, Rektor Unusa Kunjungi Rumah Mahasiswa Penerima Beasiswa KIPK

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Menegakkan Panji NU di Muktamar ke-35: Belajar dari Hajar Aswad Memasuki Abad Kedua NU
Kolom
‘Haramkah’ NU Berpolitik?
Kolom
Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
Nahdliyyin
Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
Nahdliyyin

LPTNU Jatim Rumuskan Enam Rekomendasi untuk Muktamar ke-35 NU

14/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?