By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Turun Hujan, Al Azhaar Bershalawat Tetap Menggema: Doa Mengalir untuk Indonesia Damai dan Makmur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Turun Hujan, Al Azhaar Bershalawat Tetap Menggema: Doa Mengalir untuk Indonesia Damai dan Makmur
Kultural

Turun Hujan, Al Azhaar Bershalawat Tetap Menggema: Doa Mengalir untuk Indonesia Damai dan Makmur

11/09/2025 Kultural
SHARE

Tulungagung, radar96.com – Kegiatan Maulid Nabi pada Rabu (10/9) malam merupakan tradisi Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, Tulungagung untuk menghidupkan kembali ruh kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Malam yang sejuk, karena sejak maghrib sudah turun hujan. Ribuan jamaah tetap berkumpul di Hall utama Pesantren Al Azhaar Kedungwaru. Mereka berharap keberkahan Dzikro Maulid Nabi Muhammad SAW walau kondisi hujan hingga acara berakhir.

Para kiai, masyayikh serta masyarakat berkumpul untuk memanjatkan doa bersama untuk bangsa agar damai dan makmur. KH Nashir Mansur Idris dari Jakarta menegaskan bahwa umat Nabi Muhammad SAW cinta damai. Saat banyak demo anarkis seperti saat ini, maka para orang tua agar menjaga putra-putrinya. “Jaga putra-putri agar tidak terlibat demo anarkis,” tegas Syaikh Nashir.

Tidak kurang 2500 jamaah memadati Hall Pesantren Al Azhaar. Ribuan hati yang damai bershalawat bersama KH Nashir Mansur. Sebagian duduk bersila, bahkan ada yang berdiri. Tampak ratusan jamaah berada di luar karena hall sudah tidak menampung lagi. Mereka bukan hanya hadir tubuh, tapi juga hati dengan penuh harapan. Di samping itu juga ada yang mengikuti dari layar-layar kecil di berbagai penjuru negeri. Mereka para jamaah online. Mereka larut dalam lantunan shalawat dan doa.

Di tengah gema shalawat, KH Imam Mawardi Ridlwan, pengasuh pesantren Al Azhaar Kedungwaru, menegaskan bahwa ada jaminan keselamatan bagi mereka yang selalu berkenan membaca shalawat.

Lebih lanjut Abah Imam yang juga berkhidmat di LD PWNU Jawa Timur menuturkan, “Di kesempatan yang berkah ini, kita semua mendoakan bumi pertiwi agar damai. Gema shalawat ini doa untuk bangsa dan negara. Kita doakan bangsa kita damai dan makmur.”

Ajakan Abah Imam yang juga Sekretaris PW IPHI Jawa Timur itu seolah ingin kita menjaga bumi pertiwi dengan sungguh hati. Indonesia tak hanya butuh pembangunan fisik, tapi juga pembangunan ruhani. Butuh para kiai untuk membersamai. “Kita bantu bangsa dengan doa,” tegas Abah Imam.

Kiai Nashir dengan gaya khasnya yang lembut tapi mengena, di sela-sela melantunkan nasyid mengingatkan, “Ajaran Nabi kita itu mengajak damai. Tidak ada kekerasan. Apalagi anarkis atau penjarahan.”

Kalimat itu seperti tamparan halus bagi mereka yang masih percaya bahwa perubahan harus lewat amarah, dengan merusak dan menjarah. Padahal, kata Kiai Nashir, orang yang bershalawat akan selalu teduh. Teduh dalam sikap, teduh dalam pilihan, teduh dalam menyikapi perbedaan.

Kehadiran Munsyid Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani dari Mekkah, Kiai Nashir, membawa nuansa Hijaz ke bumi Tulungagung. Dzikro Maulid Nabi semakin berkah karena ada ulama internasional hadir. Habib Muhammad Hasan Al Jufri dari Mukalla, Yaman. Ia saat ini sebagai pengasuh Al Khairot Institut Mukala Yaman. Kehadirannya sebagai saudara dalam khidmah dakwah.

Maulid di Al Azhaar bukan hanya mengenang kelahiran Nabi, namun juga menghidupkan Sunah Nabi, mahabbah, doa, dan harapan bahwa Indonesia bisa damai tanpa harus anarkis. Bisa makmur tanpa harus saling meniadakan.

Tampak hadir dalam peringatan Maulid Nabi tersebut. KH Abdul Kholiq (Mbah Dul), KH Baidlowi, Camat Kedungwaru, Kapolsek Kedungwaru, Kemenag Kabupaten Tulungagung, Kiai Salim, Kiai Abu Syamsudin, KH Yik, KH Yak, Gus Thoha, KH Ghufron, Abah Mukri, dan para masyayikh lainnya.

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: QS Ad-Dhuha Ajarkan Tiga Pilar Optimisme

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Perkuat Kualitas SDM dan Akses KKN Internasional, Unusida Gandeng KBRI Malaysia
Next Article LAZISNU Jajaki Kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk Sukseskan HSN

Advertisement



Berita Terbaru

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin
Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Prof Ali Aziz: “Al ‘Ashr” Ajarkan 4 Spirit Terbaik Isi Waktu

08/01/2026
Kultural

KH Muhammad Imam Aziz: Penerus Api Perjuangan HAM Dan Keadilan, Meskipun Sudah Tiada

16/12/2025
Kultural

Kembangkan 190 Varian Anggur, Ponpes Jatinom Blitar Calon Penerima Eco Pesantren Jatim

17/11/2025
Kultural

Pesantren Ribath Futuhatunnur Toro Gelar Maulid Nabi

21/09/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?