By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra
Sospol

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

28/04/2026 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memperingati Hari Puisi Nasional dengan menggelar kuliah pakar sastra, parade pembacaan puisi, serta peluncuran buku puisi karya dosen, Selasa (28/4) siang, di Ruang Theater Lantai 2 Kampus C Unusa Jemursari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Unusa dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi sekaligus mendorong mahasiswa agar lebih dekat dengan dunia sastra dan pemikiran reflektif. Mengusung tema “Puisi sebagai Sarana Berpikir Kritis dan Reflektif”, acara ini diikuti mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dosen, serta pegiat sastra Jawa Timur.


Peringatan Hari Puisi Nasional jatuh setiap tanggal 28 April, untuk mengenang wafatnya penyair legendaris, Chairil Anwar, tahun 1949. Tahun ini adalah peringatan Hari Puisi Nasional ke-77 tahun.
Di Unusa, momentum Hari Puisi Nasional ditandai dengan peluncuran buku kumpulan puisi berjudul Belajar Mencintai-Mu karya Dr Suharmono Kasiyun, dosen FKIP Unusa. Buku tersebut menghadirkan refleksi tentang makna cinta dalam dimensi personal, sosial, dan spiritual.


Dekan FKIP Unusa Dr Nafiah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kampus menghadirkan ruang literasi yang hidup dan relevan bagi generasi muda. “Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, merenung, dan memahami kehidupan secara lebih mendalam. Puisi menjadi salah satu medium penting untuk menumbuhkan hal tersebut,” ujarnya.


Menurutnya, peluncuran buku karya dosen juga menjadi bukti bahwa tradisi akademik di kampus tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi terus berkembang melalui karya nyata yang dapat dinikmati masyarakat luas.


“Mahasiswa perlu melihat bahwa dosen bukan hanya mengajar, tetapi juga berkarya. Ini menjadi inspirasi agar budaya menulis, membaca, dan berkreativitas terus tumbuh di lingkungan kampus,” tambahnya.


Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh sastra dan media Jawa Timur, di antaranya Aming Aminoedin, Toto Sonata, Amang Mawardi, serta Riadi Ngasiran. Mereka turut memberikan pandangan mengenai pentingnya sastra dalam membangun karakter, kepekaan sosial, dan nilai kemanusiaan.


Selain diskusi dan peluncuran buku, acara juga diramaikan dengan parade pembacaan puisi oleh sastrawan dan mahasiswa FKIP Unusa. Penampilan tersebut mendapat antusiasme peserta dan menjadi ruang ekspresi kreatif generasi muda.
Melalui momentum Hari Puisi Nasional, Unusa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ekosistem akademik yang memadukan ilmu pengetahuan, seni, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bagian dari pembangunan peradaban.

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana
Next Article Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026
Nahdliyyin
Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)
Sospol
Mendesak, Literasi Digital Warga NU
Nahdliyyin
Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
Sospol

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

31/05/2026
Sospol

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

29/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?