Lamongan, radar96.com – Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Azhaar Indonesia, KH Imam Mawardi Ridlwan, memberi pesan penting untuk para
relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu disampaikan saat memberi sambutan dalam peresmian SPPG Banaran, Babat, Lamongan, pada Jumat (12/9).
Menurut Abah Imam, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program untuk anak-anak Indonesia agar sehat dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada para relawan agar menyertakan doa saat menyiapkan makan MBG.

“Mohon membaca Shalawat Taisir dan dzikir Yaa Latif saat proses memasak serta menyajikan makanan MBG,” tegas Abah Imam.
SPPG yang berada di wilayah paling barat berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro tersebut akan melayani 2.500 penerima manfaat. “Nabi kita, Sayyidina Muhammad SAW mengajarkan umatnya menyebar salam dan memberi makan serta shalat malam,” tutur Abah Imam.
Lebih lanjut Abah Imam yang saat ini berkhidmat di LD PWNU Jawa Timur menjelaskan, berkhidmat memberi asupan yang halal dan thayibah mendapatkan pahala yang besar. Maka para relawan sebaiknya menata niat kembali. Sebaiknya ikhlas dalam menjalankan tugas dan berkomitmen untuk menyediakan asupan makan yang halal, thayibah dan sehat. “Berikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Ini semua sebagai amal jariyah,” jelasnya.
Abah Imam menambahkan, agar para relawan memberi kesempatan para murid penerima manfaat untuk mendapatkan layanan terbaik. Kasatpel SPPG dan tim wajib menjaga kualitas dalam setiap layanan. “Semua ini amanah yang harus dijalankan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Sementara itu Lurah Banaran, Kirdhi dalam sambutannya menegaskan dukungan atas berdirinya dapur MBG di desanya. Ia yakin dapur MBG akan memberi manfaat bagi masyarakat. “Alhamdulillah dapur MBG Banaran telah menyerap tenaga kerja dari warga Banaran,” tuturnya.
Kirdhi juga berharap, SPPG Banaran dapat menyerap hasil produksi masyarakat Banaran. Apalagi di kelurahan ini banyak produksi sayuran tanaman warga. Maka dapat dilakukan kerja sama yang saling menguntungkan, memudahkan, sekaligus menyehatkan.
Sedangkan Camat Babat, Jhony Indianto Firmansyah dalam sambutannya menuturkan rasa syukur atas berdirinya SPPG Banaran. Semoga para murid segera mendapatkan asupan makan bergizi. Ini merupakan program Presiden Prabowo untuk menciptakan SDM Indonesia yg unggul dalam menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045.
“Program MBG sebagai ikhtiar untuk menghasilkan SDM Indonesia sejajar dengan Negara-negara maju lainnya,” jelas Jhony.
Lebih lanjut Jhony berharap SPPG Banaran untuk melibatkan stakeholder. Jangan sampai masyarakat ditinggalkan. Mereka dapat direkrut sebagai para relawan. Hasil produksi dapat diserap. Dimohon terjalin koordinasi dan komunikasi agar semua lancar. Terlaksana sesuai standar yang sudah ditetapkan pemerintah melalui BGN, baik nilai gizinya, higienisnya, maupun keamanan makanannya. Semua harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Hal ini dimaksudkan agar tujuan pemerintah dapat terwujud.




