By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Anugerah Pahlawan Syaikhona Kholil Bangkalan jadi momen demitologisasi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Anugerah Pahlawan Syaikhona Kholil Bangkalan jadi momen demitologisasi
Nahdliyyin

Anugerah Pahlawan Syaikhona Kholil Bangkalan jadi momen demitologisasi

11/11/2025 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Muhammad Kholil dari Bangkalan, Madura, menjadi momentum penting bagi masyarakat melakukan demitologisasi tokoh pejuang pendidikan pada abad ke-19 dan 20 itu.

“Gelar Pahlawan itu bisa menjadi momen penting bagi Generasi Z untuk mengenal pemikiran Syaikhona Kholil sebagai pejuang pendidikan pesantren,” kata Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jatim Riadi Ngasiran di Surabaya, Selasa.

Dalam jurnal televisi bertajuk “Penganugerahan Pahlawan Nasional Syaikhona Muhammad Kholil dan Peran Kebangsaan Pesantren”, Riadi mengaku gelar itu merupakan pengakuan resmi negara yang juga menjadi demitologisasi Sang Tokoh.

“Artinya, eksistensi Syaikhona Muhammad Kholil adalah pejuang di bidang pendidikan pesantren pada abad ke-19 dan abad 20,” kata Riadi yang dalam acara itu juga hadir bersama Penulis Sejarah Perjuangan Syaikhona Muhammad Kholil, DR Muhaimin.

Menurut Sejarahwan Santri itu, Syaikhona Muhammad Kholil memiliki santri yang tersebar di berbagai daerah di Jawa, bukan hanya Jatim dan Jateng, tapi juga Jawa Barat, seperti KH Muhammad Tajul Arifin yang menjadi pengasuh Pesantren Suryalaya yang memiliki “nama besar”.

“Di Surabaya, misalnya, secara khusus murid-murid Syaikhona Kholil, seperti Kiai Ahmad Dahlan Kebondalem, KH Ridlwan Abdullah, KH Mas Alwi bin Abdul Aziz, dengan motor utama KH Abdul Wahab Hasbullah, mendirikan Madrasah Nahdlatul Wathan, Tashwirul Afkar sebagai tangki pikiran kaum santri dalam menanamkan nilai-nilai Kebangsaan dan cinta tanah air,” katanya.

Sementara itu, penulis sejarah yang juga dosen Institut Agama Islam Syaikhona Kholil, Bangkalan, DR Muhaimin menjelaskan eksistensi Syaikhona Muhammad Kholil digali dari data dan sumber primer, seperti surat-surat, naskah risalah keagamaan, dan dokumen se-zaman.

“Kami mempelajari 9 kitab terkait Syaikhona Muhammad Kholil, yang kami temukan rata-rata terkait karomah dan kelebihan spiritualnya. Tapi, kami tetap berusaha hingga berdarah-darah, bukan hanya berkeringat, sehingga berhasil memperoleh sumber primernya,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Canangkan Ngaji Rutin Kitab Al-Hikam mulai HSN 2026

SINERGI GERAKAN EKONOMI BERJIWA QONUN ASASI, PW IKAPETE JATIM KUKUHKAN GUS FIRJAUN SEBAGAI PENASIHAT

PW Ikapete Jatim Tegaskan Muktamar NU ke-35 di Jombang Sah dan Sesuai AD/ART, Minta Stop Kaitkan dengan Masalah Hukum

Saat Konfercab IPNU-IPPNU Sampang, PW IPNU-IPPNU Jatim Tekankan Gerakan dari Akar Rumput

LP Ma’arif NU Jatim Gelar Tasyakuran dan Kenduri Harlah ke-97

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah: Pesantren Digipreneur Al-Yasmin itu antimainstream tapi kebutuhan
Next Article Pesantren Digipreneurs “Al-Yasmin” Surabaya Pecahkan Rekor MURI untuk konfigurasi drone terbanyak

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Canangkan Ngaji Rutin Kitab Al-Hikam mulai HSN 2026
Nahdliyyin
Wagub Emil Dardak Dorong Penguatan Pendidikan UNIB Sukorejo-Situbondo
Sospol
SINERGI GERAKAN EKONOMI BERJIWA QONUN ASASI, PW IKAPETE JATIM KUKUHKAN GUS FIRJAUN SEBAGAI PENASIHAT
Nahdliyyin
Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Membeludak, Peserta Pelatihan Khatib dan Imam Profesional di UPN Veteran

19/09/2026
Nahdliyyin

LPT PBNU–LPDP Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perkuat Riset PTNU

09/09/2026
Nahdliyyin

LP Maarif Jatim Sowan ke Ketum PBNU Gus Kikin

08/09/2026
Nahdliyyin

SMA Khadijah Surabaya Berikan Beasiswa Pendidikan 100 Persen kepada Tiga Hafidzah

08/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?