By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: NU Jangan Hanya Dekat Dengan Penguasa Tapi Harus Dekat Pada Yang Kuasa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > NU Jangan Hanya Dekat Dengan Penguasa Tapi Harus Dekat Pada Yang Kuasa
Nahdliyyin

NU Jangan Hanya Dekat Dengan Penguasa Tapi Harus Dekat Pada Yang Kuasa

20/11/2025 Nahdliyyin
SHARE

Banyuwangi, radar96.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Kikin Abdul Hakim M mengapresiasi Pengurus Cabang NU (PCNU) yang menata MWC NU (NU tingkat kecamatan) dan Ranting/Anak Ranting (NU tingkat kelurahan/ desa), karena gerakan NU ujung tombaknya adalah di anak ranting, ranting. MWC dan PCNU.

“NU mulai terbang lagi setelah kembali ke Khittah NU, yang diperjuangkan KH Wahab Chasbullah sejak tahun 1971 dan akhirnya diputuskan pada tahun 1984 pada saat dipimpin Gus Dur,” katanya dalam turba PWNU yg dikemas dengan Sillaturrahmi ke PCNU Banyuwangi dan PCNU Situbondo di Banyuwangi, Rabu (19/11) malam.

Turba tim Syuriah dan Tanfidziyah PWNU Jatim itu dihadiri HM Abdullah Azwar Anas (Mustasyar PCNU Banyuwangi), KH Masykur Ali (Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi), KH Sunandi (Ketua PCNU Banyuwangi), KH Muhyidin Khatib (Ketua PCNU Situbondo), Perwakilan Syuriyah PCNU Situbondo dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang yang juga Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, itu mengingatkan NU tidak perlu sibuk melakukan pendekatan-pendekatan kekuasaan ataupun politik, yang lebih penting melakukan pendekatan kepada Allah SWT.

“Kesannya, NU mungkin membebani pemerintah, tapi pemerintah tanpa NU akan berat, karena kinerja NU ke bawah, seperti tahun 1965 itu kalau tidak ada Banser ya semuanya habis disusupi PKI,” katanya.

Menurut Kiai Kikin, agenda atau program penting PWNU adalah melakukan konsolidasi mulai dari PCNU, MWCNU, dan Ranting NU agar nyambung dan sinergi, karena MWCNU dan Ranting itu memang yang paling penting/vital di NU.

Untuk PCNU Banyuwangi, PWNU Jatim mengapresiasi penataan aset yang sudah dilakukan, kemudian pengkaderan dengan melakukan tujuh kali PDPKP selama satu tahun, sehingga PCNU Banyuwangi memiliki 2.500 kader yang siap menggerakkan NU di tingkat bawah.

Ketua PCNU Banyuwangi KH Sunandi juga melaporkan gerakan ekonomi melalui MWC yang membuat lapak 99. PCNU memberi support MWCNU dengan memberikan dana 50 persen dari total yang diperoleh PCNU dari RSNU Rp100 juta.

Sementara itu, Ketua PCNU Situbondo KH Muhyidin Khatib melaporkan rencana Konfercab PCNU Situbondo pada September 2026. “Alhamdulillah, PCNU sekarang mulai baik dan sempat memenangkan NU Award. Klinik NU juga sudah mandiri, bahkan saat ini sudah ada sebidang tanah untuk rumah sakit,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Masykur Ali mengusulkan ke Pemkab Banyuwangi untuk membuat Monumen Shalawat Badar yang dikumandangkan pertama kali di Banyuwangi dan kini mendunia. Usulan ini pun didukung Kiai Kikin (Ketua PWNU Jatim).

Usulan lain juga disampaikan Mustasyar PCNU Banyuwangi HM Abdullah Azwar Anas. Ia mengharapkan Pemkab Banyuwangi dan PCNU dapat solid dalam kerjasama, karena pendapatan
perkapita Banyuwangi lebih tinggi dari kabupaten lain dan Pemkab Banyuwangi juga menggagas Dana Abadi. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Prof Afif: ISNU Tandai Gerakan Intelektual NU dari pesantren ke profesional
Next Article Silaturrahim PCNU Bondowoso-Jember, PWNU Jatim: MWC NU dan Ranting jadi Ujung Tombak Pelayanan

Advertisement



Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?