By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
SHARE

Jombang, radar96.com – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Gus Kikin menyatakan siap dipilih dan tidak dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU pada awal Agustus 2026, karena itu pernyataan siap itu merupakan bentuk kewajiban menjalankan amanah dan juga tidak meminta.

“Kalau saya didorong ya jalan, kan saya maju itu sebagai kewajiban ya sudah. Kalau tidak ada yang dorong ya nggak apa-apa, karena yang penting itu saya tidak meminta. Yang penting juga, jangan mendorong dengan menghalalkan segala cara, itu nggak mau saya,” katanya dalam keterangan di Jombang, Minggu.

Didampingi Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Prof Dr KH Masykuri Bakri di sela-sela Munas IKAPETE di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim, Gus Kikin menjelaskan hal penting dalam Muktamar Ke-35 NU adalah mengembalikan kepada Qonun Asasi yang dimiliki NU sejak awal berdiri.

“Ya, NU itu kembalikan ke Qonun Asasi, ikuti aturan yang ada (AD/ART). NU itu harokah, NU itu gerakan, para muassis mengajarkan ukhuwah, persatuan, solid, dan memberi contoh yang baik. Sebagai organisasi sosial-kemasyarakatan, kalau NU itu solid, ukhuwah/persatuan, dan ada contoh yang baik, maka negara ini akan baik, karena warganya 150 jutaan,” katanya.

Pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim itu menyatakan kembali ke Qonun Asasi itu ideal, karena NU itu akan kuat kalau ada ukhuwah, solid, dan memberi contoh baik. Kalau pondasi seperti itu ada di tubuh NU, maka NU akan seperti dulu mampu menggerakkan Masyarakat, karena tidak ada kepentingan pribadi, tapi kepentingan bangsa dan negara.

“Kemerdekaan itu memang diproklamirkan di Jakarta, tapi ujian kemerdekaan itu justru ada di Surabaya. Kalau para pimpinan NU pada masa itu tidak mampu menggerakkan masyarakat dan santri melalui ukhuwah, soliditas dan contoh, maka Indonesia tidak akan pernah merdeka. Itu cara memperbaiki bangsa ini, soal hasil itu semuanya dari Allah,” katanya.

Apalagi para pemimpin NU pada generasi muassis/pendiri/perintis itu juga mendirikan NU sebagai respons atas kondisi global karena Raja Arab Saudi saat itu memaksakan madzhab Wahabi kepada para jamaah haji dan juga berencana merusak situs bersejarah seperti makam Rasulullah, maka dibentuk Komite Hijaz untuk mengirim delegasi ke sana.

“Saat pertemuan Komite Hijaz di Kertopaten, Surabaya itulah dibahas perlunya organisasi resmi untuk mengirim delegasi Raja Arab Saudi itu, maka disepakati nama Jam’iyah Nahdlatul Ulama dan anggota jam’iyah itu juga ada dari Mesir dan India yang bermukim di Surabaya. Jadi, NU itu sudah lama bersifat global dari sikap/tujuan dan anggota. Juga, NU itu bukan hanya pemikiran, tapi gerakan, karena itu ada Qonun Asasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum IKAPETE Prof Dr KH Masykuri Bakri berharap Muktamar NU ke depan bisa membawa NU ke arah persatuan. “NU harus didudukkan kembali sebagaimana yang dirintis oleh KH Hasyim Asy’ari yakni bisa membawa nuansa persatuan. Persatuan dan kesatuan itu kunci utama, kami berdoa agar NU kembali ke Khittah, ibarat gerbang yang keluar dari relnya maka harus dikembalikan ke rel nya,” kata Masykuri.

Dalam Muskerwil PWNU Jatim di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban pada11-12 April 2026, PWNU Jatim mengusulkan pelembagaan “Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) Center” sebagai Lembaga/badan khusus dalam Konbes/Munas menjelang Muktamar Ke-35 NU. Selain itu, juga mengusulkan “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan

KHM Chizni Umar Burhan “Penjaga Rumah Arsip NU” Wafat

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Jelang Muktamar, PWNU Jatim Usulkan “Aswaja Center” jadi Lembaga/Badan Khusus NU

PCNU Surabaya Ajak Pemerintah Eksekutif dan Legislatif Bersinergi Atasi Permasalahan Ummat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan
Next Article Ribuan Kader & Alumni PMII se Jatim Peringati Harlah ke 66 dengan Sunmori

Advertisement



Berita Terbaru

Ustadz Abdul Somad, Habib Anies Shihab dan Ustadz Luqmanul Hakim semarakkan “Guyub Bareng” di Masjid Al-Akbar
Sospol
Ribuan Kader & Alumni PMII se Jatim Peringati Harlah ke 66 dengan Sunmori
Sospol
Sekjen Kemendiktisaintek: PTNU harus Atasi “Mismatch” Pendidikan
Nahdliyyin
120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim
Ekraf

You Might also Like

Nahdliyyin

Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

12/04/2026
Nahdliyyin

Muskerwil di Tuban, PWNU Jatim Ingatkan Pentingnya Tradisi Silaturahmi dan Qanun Asasi

11/04/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

08/04/2026
Nahdliyyin

Halalbihalal, KMNU Unair: Silaturahmi jadi Jalan Kebersamaan di Tengah Gejolak Dunia

05/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?