Surabaya, radar96.com – Pemerintah Kota Surabaya bersama Kemenag Kota Surabaya melakukan mitigasi, edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat Kota Surabaya tentang potensi kebencanaan, termasuk di pesantren, sehingga terbentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan sasaran adalah para Gen Z dengan menyasar anak-anak didik di sekolah semua tingkatan, termasuk di pondok-pondok pesantren serta TPQ di Kota Surabaya.

Sebagai ujung tombak kegiatan ini adalah dari beberapa unsur, yaitu Puskesmas, DLH, BPBD serta Damkar Kota Surabaya yang turun langsung untuk memberikan pencerahan ke Sekolah-sekolah, Pondok Pesantren serta TPQ baik di Msuhola/langgar atau Masjid.

Pada hari senin, 27 April 2026, giliran Ponpes Taqwimul Ummah dan TPQ Masjid Al Djawahir, Jemur Ngawinan 56 Wonocolo Surabaya yang mendapatkan kunjungan Tim Puskesmas Jemurwonosari, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD dan Damkar Kota Surabaya untuk memberikan pencerahan kepada santri dan anak-anak TPQ yang disambut antusias dengan dialog dua arah yang sangat intens.
Dari Puskesmas menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan dan Kesehatan, khususnya dari penyakit menular, seperti penyakit kulit atau yang lainnya yang diteruskan oleh
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.
Hadi Pras dari DLH Surabaya, menjelaskan pentingnya menjaga Kesehatan Lingkungan, minimal dari sampah yang harus dipilah dan dibuang pada tempat yang ditentukan.
Setelah DLH, Mitigasi kebencanaan disampaikan oleh Ari Budiono dari BPBD Kota Surabaya yang menerangkan potensi terjadinya Surabaya seperti bencana alam gempa bumi dimana Surabaya dilewati 2 sesar di sekitar bundaran waru dan Keputih, potensi kedua adalah banjir rob sebagaimana diketahui Surabaya adalah daerah pesisir dan ketiga adanya potensi Banjir karena itensitas hujan deras dan ada unsur badai, disampaikan pula bila terjadi gempa bumi apa yang harus dilakukan ? yaitu berlindung dengan posisi sebagaimana disampaikan dan bila sudah tidak terjadi gempa agar segera ke titik kumpul Jalur Evakuasi.
Yang terakhir adalah penjelasan dari Damkar Surabaya Faisal yang menjelaskan tugas pokok Damkar adalah Pencegahan Pemadaman dan Penyelamatan dan bila ada kebakaran atau perlu penyelamatan segara kontak ke 112 untuk penanganan selanjutnya.
Diharapkan dari para petugas penjelasan-penjelasan tersebut, bisa disambung-ratakan kepada keluarga atau Masyarakat yang lain. (*/pna)


