By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua DMI Jatim: Menag Apresiasi Program UKIM
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Ketua DMI Jatim: Menag Apresiasi Program UKIM
Sospol

Ketua DMI Jatim: Menag Apresiasi Program UKIM

06/08/2026 Sospol
Ketua PW DMI Jatim Dr KHM Sudjak MAg
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur DR KHM Sudjak MAg menegaskan bahwa Menteri Agama (Menag) Prof Nasaruddin Umar yang juga Presiden “International Grand Imams Conference” (IGIC) sangat mengapresiasi program Uang Kehormatan Imam Masjid (UKIM) di Jatim.

“Apresiasi itu disampaikan Menag saat menghadiri ‘Istighotsah IGIC 2026’ di Masjid Al-Akbar Surabaya (2/8). Menag mengapresiasi program yang dilaksanakan DMI Jatim bekerja sama dengan Pemprov Jatim sejak Gubernur Jatim Hj Khofifah menjabat gubernur pada tahun 2019,” kata Sudjak di Surabaya, Kamis (6/8).

Sudjak menilai apresiasi Menag untuk program UKIM itu merupakan perhatian khusus yang dapat menjadi motivasi bagi DMI se-Jatim untuk terus melaksanakan program UKIM itu. “Menag menilai program itu menjadi berkah untuk Jatim, karena imam masjid itu mediator antara Allah dengan manusia. Semoga, program UKIM juga dapat menginspirasi masjid lain di luar Jatim, karena UKIM itu masih program satu-satunya di Indonesia,” katanya.

Menurut Sudjak, program UKIM yang sudah dilaksanakan delapan tahun (2019-2026) itu memang dilaksanakan bertahap, karena data tahun 2025 di Jatim tercatat 52.712 masjid yang terdaftar di DMI Jatim, padahal setiap masjid memiliki 2-3 imam, apalagi masjid besar seperti Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) memiliki 7-8 imam.

“Karena itu, program UKIM yang sudah dilaksanakan secara bertahap selama delapan tahun itu masih belum menyentuh seluruh imam di seluruh masjid di Jatim, seperti tahun 2025 ada 12.500 imam masjid yang menerima UKIM dan tahun 2026 ini hanya 9.000 imam masjid yang menerima UKIM. UKIM yang diterima itu senilai Rp2,5 juta per-imam,” katanya.

Artinya, UKIM pada tahun 2025 mencapai Rp31,25 miliar, sedangkan UKIM 2026 mencapai Rp22,5 miliar. “Tapi, imam penerima UKIM itu tidak selalu sama pada setiap tahun, karena diberikan kepada puluhan ribu imam masjid di Jatim secara bertahap. Itu sudah merupakan perhatian Pemprov Jatim yang sudah menunjukkan kepedulian luar biasa, meski selama delapan tahun belum separuh imam masjid yang menerima,” katanya.

Oleh karena itu, Sudjak berharap program UKIM akan terus terlaksana di Jatim hingga semua imam masjid menerimanya, meski setiap imam hanya sekali menerimanya, namun kalau semua imam sudah menerimanya tentu akan kembali ke penerima awal secara bertahap pula dan begitu seterusnya.

Sementara itu, Sekretaris PW DMI Jatim Drs H Suhadi dalam talkshow Radio Suara Muslim (6/8) menjelaskan DMI Jatim sendiri memiliki tiga program unggulan, yakni UKIM, Masjid Award (berbagai kategori masjid) dan Halal Center untuk UMKM sekitar masjid, sehingga masjid hadir dalam pendampingan dan pelayanan untuk pengelola/pengurus masjid, jamaah masjid, dan masjid-nya.

“Masjid memang perlu hadir dalam Pelayanan Jamaah, seperti program Ramah Anak, Lokasi Khusus Jamaah Perempuan, Masjid Award, dan sebagainya. Selain itu, masjid juga perlu hadir dalam pengajian tapi kajian kekinian agar ramah anak-anak muda. Untuk jamaah yang berjuang secara ekonomi, masjid juga perlu hadir dengan program Ekonomi Keumatan melalui pengembangan UPZ atau kemitraan Baznas, sehingga terhindar pinjol,” katanya.

Apalagi, Menag dalam rangkaian acara IGIC 2026 di Masjid Al-Akbar itu juga menegaskan bahwa masjid di zaman Rasulullah juga hanya 20 persen untuk ibadah dan 80 persen justru untuk fungsi pemberdayaan masyarakat, seperti fungsi pendidikan agama, latihan bela diri, dan baitul mal (pampasan perang, zakat, infaq, sedekah, dan layanan ekonomi umat).

Selain itu, Nabi juga mengembangkan masjid untuk pengadilan/penegakan hukum, rumah sakit/kesehatan, balai pertemuan lintas agama, kebaktian umat agama lain yang belum memiliki rumah ibadah, balai ketrampilan, penginapan untuk tamu daerah, dan sebagainya. “Jadi, bukan hanya jamaah yang memakmurkan masjid, tapi masjid juga memakmurkan jamaah,” katanya. (*/dmi)

Iklan.

You Might Also Like

Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian

Dipercaya 14 Negara, KH Ali Masykur Musa Pimpin Majelis Naqshbandi Se-Dunia

Wisuda 1.053 Lulusan, UNIB Situbondo: Tradisi Pesantren dan Tantangan Sains Teknologi Jadi Sorotan

Imam Masjid se-Pantura Berharap UKIM jadi Program Pemprov Jatim

IKA UNAIR Bangkalan Gembleng 100 Peserta Jadi Penulis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MODEL PEMILIHAN BERJENJANG KETUA UMUM PBNU BERBASIS INTEGRITAS JAM’IYYAH, SYURA, DAN AHLIYAH
Next Article Soroti Pergeseran Aspirasi Warga Bondowoso, DPRD: Program Pemberdayaan Kini Lebih Dibutuhkan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian
Sospol
Dipercaya 14 Negara, KH Ali Masykur Musa Pimpin Majelis Naqshbandi Se-Dunia
Sospol
Wisuda 1.053 Lulusan, UNIB Situbondo: Tradisi Pesantren dan Tantangan Sains Teknologi Jadi Sorotan
Sospol
PW Ikapete Jatim Tegaskan Muktamar NU ke-35 di Jombang Sah dan Sesuai AD/ART, Minta Stop Kaitkan dengan Masalah Hukum
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Maulid Nabi Jadi Momentum Pengukuhan, PKBB Bondowoso Perkuat Solidaritas Keluarga Bawean

20/09/2026
Sospol

Dalam Rangka Muswil VI dan HUT ke-60, KAHMI Jatim Gelar Charity Golf

19/09/2026
Sospol

Gus Mujab: Alqur’an Perintahkan Cek Kebenaran Berita/Informasi

19/09/2026
Sospol

MUI Pusat Kagumi Orientasi MAS pada Gen-ZI

18/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?