Surabaya, radar96.com – Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur mengeluarkan imbauan kepada DMI Kabupaten/Kota dan Takmir Masjid se-Jatim untuk melaksanakan Sholat Istisqa’ menyikapi kondisi cuaca dan fenomena kemarau panjang yang saat ini melanda seluruh Jatim.
“Surat imbauan Nomor 192/PW-DMI/JTM/IX/2026 tertanggal 21 September 2026 itu menginstruksikan pelaksanaan Sholat Istisqa’ itu sebelum atau sesudah Sholat Jumat pada 25 September 2026,” kata Sekretaris PW DMI Jatim drs H Suhadi dalam keterangan tentang surat imbauan/instruksi itu di Kantor PW DMI Jatim, Surabaya, Kamis.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua PW DMI Jatim Dr KHM Sudjak MAg bersama dirinya selaku sekretaris itu, ia menjelaskan imbauan Sholat Istisqa’ secara serentak itu dilaksanakan di dalam masjid atau halaman masjid dan jika dilaksanakan setelah Sholat Jumat hendaknya dengan khutbah singkat dan fokus istighfar, hamdalah, ajakan takwa, taubat dan doa Istisqa’.
Di Surabaya, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) akan melaksanakan Sholat Istisqa’ setelah Sholat Jumat di ruang utama MAS dengan imam KH Abdul Hamid Abdullah MSi dan khotib oleh Prof Dr KHM Ali Azis Mag.
“Silakan hadir untuk ikhtiar dan doa memohon hujan yang membawa kebaikan Bersama. Semoga langkah kaki kita ke masjid dan setiap bait doa yang kita panjatkan mendapat ijabah dari Allah SWT,” kata Humas Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS H Helmy M Noor.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober 2026 akibat fenomena El-Nino yang berpengaruh hingga awal 2027, karena itu awal hujan diperkirakan November atau Desember 2026. (*/dmi)



