By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bupati Malang dan FKPT Jatim Hadirkan Napiter Cegah Radikalisme-Terorisme
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Bupati Malang dan FKPT Jatim Hadirkan Napiter Cegah Radikalisme-Terorisme
Sospol

Bupati Malang dan FKPT Jatim Hadirkan Napiter Cegah Radikalisme-Terorisme

02/12/2022 Sospol
Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, Dr Hj Hesti Armiwulan SH MHum CMC CCD, bersama Bupati Malang Drs. H. Sanusi, MM, di Pendopo Kabupaten Malang, dalam acara yang juga dihadiri mantan teroris, Pujianto, dan para aktivis pencegahan radikalisme dan terorisme. (*/fkpt/adi)
SHARE

Malang, Radar96.com – Secara diam-diam, paham radikalisme dan terorisme masih menjadi ancaman bagi keharmonisan masyarakat. Bahkan, paham radikal itu menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa dan negara kesatuan RI.

Contents
Pengakuan NapiterPendekatan Moderasi Beragama

Kabupaten Malang di antara daerah di Jawa Timur yang menjadi pertahanan penting bagi ancaman gerakan radikalisme dan terorisme. Setidaknya, ada sejumlah mantan teroris (napiter) dari daerah ini yang mendapat pembinaan terus menerus hingga kini.

Upaya serius dan terus dilakukan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, dengan melakukan kerja sama dengan Pemkab Malang. Ternyata, di daerah ini merupakan bagian dari target ancaman itu, untuk segera dilakukan tindakan pencegahan dan cara tepat mengantisipasinya.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, Dr Hj Hesti Armiwulan SH MHum CMC CCD, mengungkapkan, dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme, dilandasi prinsip pelindungan hak asasi manusia dan prinsip kehati-hatian.

“Melalui kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisme dan deradikalisme,” tutur Hersti, dalam keterangan resmi, Jumat (2/12/2022). Belum lama ini, Ketua FKPT Jawa Timur telah melakukan audiensi dengan Bupati Malang Drs. H. Sanusi, MM, terkait pencegahan radikalisme dan terorisme.

Kesiapsiagaan nasional, menurut Hesti yang Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya), merupakan suatu kondisi siap siaga untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana terorisme melalui proses yang terencana, terpadu, sistematis dan berkesinambungan.

“Kesiapsiagaan nasional dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemampuan aparatur, perlindungan dan peningkatan sarana prasarana, pengembangan kajian Terorisme, serta pemetaan wilayah rawan paham radikal Terorisme,” tutur Hesti.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur, Dr Hj Hesti Armiwulan SH MHum CMC CCD, bersama Bupati Malang Drs. H. Sanusi, MM, di Pendopo Kabupaten Malang, dalam acara yang juga dihadiri mantan teroris, Pujianto, dan para aktivis pencegahan radikalisme dan terorisme. (*/fkpt/adi)

Pengakuan Napiter

Pada audiensi itu, Bupati Malang menyatakan harapan agar masyarakat Kabupaten Malang senantiasa waspada terhadap potensi radikalisme dan terorisme yang bisa muncul dimanapun dan kapanpun juga, sehingga pelu dibangun deteksi dini dan cegah dini untuk menangkalnya.

Juga dilakukan Sosialisasi peran penyuluh lapangan dalam upaya pencegahan paham radikalisme,di Pendopo Kabupaten Malang, tepatnya pada 23 November 2022, dihadiri Ketua FKPT Jatim Hesti Armiwulan dan testimoni seorang mantan teroris atau napiter, Pujianto.

Mantan teroris ini yang terpapar gerakan radikalisme ini, berasal dari salah desa di kecamatan di Malang.

Menurut Hesti, dalam waktu dekat, tepatnya pada bulan Januari 2023, FKPT akan melakukan kegiatan pencegahan di hadapan para pemuda dan mahasiswa, di antara anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BREM) di sejumlah kampus di Malang Raya.

Dalam pengakuannya, Pujianto mengungkapkan pengalamannya hingga sadar diri untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ya, saya bertobat dan selalu mengingatkan agar masyarakat tidak terpapar seperti saya. Karena itu, perlu dikenal gejala dan tanda-tanda sikap dan sifat radikal itu,” tuturnya.

Mengetahui tanda dan kecenderungan radikal, bisa digambarkan bagaimana seseorang menyatakan cintanya pada pasangannya.

“Kamu memang perempuan paling cantik di dunia. Tidak ada yang cantik selalu kamu. Yang lain, itu biasa saja. Ini awal muda bibit radikalisme. Padahal, kalau mau jujur, perempuan yang lain juga banyak yang lebih cantik. Ya, kan?,” tutur Pujianto.

Pendekatan Moderasi Beragama

Pada bagian lain, Hesti, menegaskan bahwa pendekatan soft aproach melalui moderasi beragama merupakan proses menjaga keseimbangan yang paripurna, setiap warga masyarakat yang berbeda suku, etnis, budaya, agama dan pilihan politiknya.

Menurutnya, ada empat tanda sikap moderat dalam beragama. Di antarnaya, Cinta Tanah Air, punya toleransi tinggi, antikekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal.

Selain itu, diingatkan adanya kesadaran pengguna media sosial. Untuk menjaga keamanan akun, dengan membuat kata kunci yang sulit ditebak dan mengubahnya secara periodik.

Hindari hoaks, tak mudah percaya dengan berita yang diterima sebelum diklarifikasi dan menyebarkan hal positif. Artinya, hanya meneruskan berita yang bermuatan positif.

“Gunakan seperlunya media sosial. Gunakan media sosial untuk meningkatkan produktivitas diri dan jangan menjadi adiktif,” tutur Hesti.

Ia pun mengingatkan tentang tugas FKPT, di antaranya, pengembangan potensi dan kreativitas yag dimiliki oleh generasi muda dalam pencegahan terorisme. Pemberian edukasi bagi kelompok perempuan dan anak dalam pencegahan terorisme

“FKPT pun melakukan penelitian tentang potensi radikal terorisme. Adanya diseminasi dan sosialisasi pencegahan terorisme kepada semua elemen masyarakat di daerah dan pengembangan kreativitas dari berbagai perspektif. Selain itu, menekankan pentingnya literasi informasi pencegahan terorisme melalui media massa, media sosial dan media lainnya,” tutur Hesti Armiwulan. (*/fkpt/adi)

Iklan.

You Might Also Like

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso

KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik

Polisi: ASN Terduga Pemukul Perawat RSUD Bondowoso Jadi Tersangka

SPPG se-Grujugan, Bondowoso Manfaatkan Masa Jeda Operasional MBG untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Lintas Parpol di Surabaya Beri Sinyal Penambahan Dapil, KPU Pastikan Proses Terbuka dan Proporsional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah dukung Pemilihan Duta Pelajar Antikorupsi
Next Article Semangat KIB Jadikan Pemilu 2024 sebagai Pesta Rakyat Selaras Harapan Publik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

336 Atlet Ramaikan Turnamen Panahan Bhayangkara V di Bondowoso
Sospol
KHA Muzakki Alhafidz: Jangan Takut Hijrah, karena Hijrah itu Keniscayaan dan untuk Lebih Baik
Sospol
SPIM Coffee hingga Pisang Cavendish, Andalan Usaha Pesantren SPEAM Bersama OPOP
Ekraf
Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

23/06/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

22/06/2026
Sospol

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

20/06/2026
Sospol

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

20/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?