By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: ISNU: Bahasa Indonesia jadi bahasa ke-13 buku de-radikalisasi Al-Azhar Mesir
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > ISNU: Bahasa Indonesia jadi bahasa ke-13 buku de-radikalisasi Al-Azhar Mesir
Nahdliyyin

ISNU: Bahasa Indonesia jadi bahasa ke-13 buku de-radikalisasi Al-Azhar Mesir

09/04/2023 Nahdliyyin
Ketua ISNU Jawa Timur Prof Mas'ud Said PhD dalam arahan pada silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus ISNU Jatim di Surabaya, Sabtu (8/4/2023) malam. (*/isnu)
SHARE

Surabaya, Radar96.com/isnu – Ketua ISNU Jawa Timur Prof Mas’ud Said PhD menegaskan bahwa Bahasa Indonesia akan menjadi bahasa ke-13 dari buku-buku hasil karya dan kampanye deradikalisasi internasional yang dilakukan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

“Al Azhar Observatory for Vombating Extremism (AOVE) akan melakukan kerjasama yang salah satu programnya menjadikan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa atas hasil karya, buku dan kampanye deradikalisasi internasional di Al Azhar,” katanya dalam silaturahmi pengurus ISNU Jatim di Surabaya, Sabtu malam.

Dalam acara yang dihadiri Prof Zumrotul Mukaffa (Ketua ISNU/staf khusus Wapres), Prof Setiyo Gunawan (ITS), dan pengurus Lembaga Solusi Halal ISNU Jatim itu, ia menjelaskan buku-buku di Al Azhar selama ini hanya 12 bahasa, diantaranya Inggris, Perancis, dan sebagainya, tapi Bahasa Indonesia tidak ada.

“Kini, perhatian Universitas Al Azhar itu menunjukkan dunia melihat peran penting Indonesia dalam penguatan moderasi beragama. Dunia memperhatikan apa yang dilakukan Indonesia dan NU dalam moderasi beragama, apalagi Indonesia juga merupakan negara demokrasi terbesar ke-empat di dunia, sehingga layak dipertimbangkan,” katanya.

Dalam silaturahmi dan buka puasa bersama yang juga dihadiri pengurus cabang ISNU dari Kota Blitar, Jember, Nganjuk, dan Lamongan itu, ia mengharapkan perhatian dunia atas peran Indonesia dalam bidang keagamaan itu hendaknya memperkuat nidhomiyah pengurus ISNU dari cabang, wilayah, hingga pusat.

Oleh karena itu, Prof Mas’ud Said menekankan pentingnya penelitian kerjasama BRIN, penguatan Halal Industry dan Penyembelihan Halal, dan penguatan peran profesional ISNU Jatim dalam berbagai bidang, baik pemerintahan, lembaga pendidikan, swasta, maupun bidang lain.

“Dalam bidang apapun, kalangan ISNU harus mengembangkan prinsip NU yakni al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah (memelihara yang lama/tradisi yang baik dan mengambil yang baru/modernitas yang lebih baik),” katanya. (*/my/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok”

LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT

Belasan Generasi Muda NU Surabaya Adakan Ziarah Wali untuk Sukses HSN 2026

Pemprov Jatim Apresiasi IPNU Sampaikan Kritik dengan Akhlak

Tim LP Ma’arif FC Juarai “HSN Soccer League 2026”, PWNU Jatim Harapkan NU Lahirkan Pemain Nasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rais Aam PBNU soal Tarawih Cepat, Gus Baha’ soal Witir 2 kali salam
Next Article “Kesalehan Digital” dan cara selamat di dunia digital

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Bassima Hakkoui: Masjid Al-Akbar jadi Contoh Peradaban Islam yang Sebenarnya
Sospol
PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok”
Nahdliyyin
IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi
Sospol
LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Resmikan BMTNU Waru Ketua PCNU Menangis Haru

25/10/2026
Nahdliyyin

Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember

23/10/2026
NahdliyyinUncategorized

PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas

23/10/2026
Nahdliyyin

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

23/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?