Surabaya, Radar96.com – Setelah tertunda tiga tahun, sebanyak 90 jamaah umroh dari travel PT Arofah Mina, akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah Umrah menggunakan maskapai “Batik Air” yang langsung ke Saudi Arabia tanpa transit.
Sebelumnya mereka tertunda keberangkatannya selama 3 tahun melalui Travel Arofah Mina dan bahkan gagal berangkat, kemudian diambil alih oleh “Chatour Travel” dan akhirnya berangkat lewat Bandara Juanda Surabaya, Selasa (15/8/2023).
Komisaris Chatour Travel Muhibbin Billah mengatakan, pihaknya bersyukur dapat memberangkatkan para Jemaah umrah dari Travel Arofah Mina.
“Dari data yang ada sekitar 6.000 jemaah dari Travel Arofah Mina yang gagal terbang. Dengan skema yang dimiliki Chatour dengan 11 jadwal penerbangan dalam satu minggu, maka akan diatur sedemikian rupa agar para keseluruhan Jamaah dapat terbang,” katanya.
Ditanya terkait motivasi memberangkatkan jamaah umrah Arofah Mina, Muhibbin mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan adanya pemberitaan tentang adanya jamaah umrah yang gagal terbang di wilayah Surabaya.
Selain itu, pihaknya berupaya untuk membantu menyelesaikan masalah yang menjadi beban negara. “Terlebih lagi Menteri Agama adalah seorang kader Pemuda Ansor. Saya sendiri adalah Bendahara Ansor Jatim, jadi saya harus mengambil sikap,” ujar Muhibbin.
Terkait persoalan adanya Jemaah gagal berangkat, lanjut muhibbin, pihaknya berharap tidak terulang Kembali. Dirinya juga berpesan kepada penyedia jasa travel untuk tidak memberikan harga yang mengikat.
“Tarif perjalananan umrah itu sering berubah sesuai situasi dan kondisi. Untuk masalah yang terjadi yang kemarin tidak boleh terulang Kembali, satu pesan saya, jangan membuat harga yang mengikat. Umrah ini tidak bisa hari ini mendaftar, berangkat tiga bulan yang akan datang dengan harganya sama, itu gak bisa. Walaupun ada trik dalam marketing, tapi trik yang benar saja,” imbuhnya. (*/pna)



