By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034
Sospol

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034

11/06/2024 Sospol
SHARE

Jakarta, radar96.com – Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan khusus dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (11/6/2024) sore.

Tak sendiri, dalam kesempatan itu, Khofifah juga didampingi Rektor Unair Prof Dr Moh Nasih untuk menyampaikan konsep dan pemikiran Unair tentang Indonesia Maju 2034, yang konsep upaya percepatan pencapaian Indonesia Emas 2045.

“Alhamdulillah, sore ini kami diterima langsung oleh Bapak Presiden Jokowi. Dalam kesempatan ini, Rektor Unair Prof Nasih menyerahkan langsung buku konsep dan pemikiran Unair menuju Indonesia Maju 2034, yang merupakan percepatan Indonesia Emas 2045,” tegas Khofifah.

Khofifah menjelaskan konsep ini sudah sempat dibedah bersama sejumlah tokoh akademisi, pakar ekonomi, pakar pendidikan, dan juga sejumlah pakar di masing-masing bidang untuk menguatkan konsep menjadi lebih komprehendif. Bedah konsep itu sempat dilakukan di Jakarta.

Tidak hanya itu, beberapa waktu yang lalu, konsep ini juga sudah dipresentasikan pada pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka oleh tim lengkap dari Universitas Airlangga.

“Sejatinya konsep ini adalah tugas dari Presiden Jokowi saat menjelang pertemuan Forum Rektor Se-Indonesia di Surabaya beberapa waktu yang lalu. Yang mana diharapkan ada konsep mempercepat pencapaian Indonesia Emas 2045 . Dan inilah jawaban dari tugas tersebut,” tegas Khofifah.

Dalam konsep yang diserahkan pada Presiden Jokowi hari ini, terdapat sejumlah langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan bersama-sama untuk percepatan Indonesia Maju di tahun 2034.

Misal, pendapatan per kapita masyarakat minimal USD 13 ribu. Sementara diketahui saat ini Indonesia ada di posisi USD 5 ribu.

Tidak hanya itu, angka penduduk miskin paling banyak harus 2 persen. Dan pertumbuhan ekonominya minimal 9 persen.

Begitu juga yang dilihat adalah komponen IPM, harus didongkrak dihingga masuk dalam range negara maju minimal 85.

Selain itu juga dilihat dari pertumbuhan investasi, tingkat pengangguran yang harus di range 3 persen, dan harus terjadi peningkatan investasi yang signifikan.

Untuk bisa mendongkrak capaian indikator-indikator tersebut setara dengan negara maju, maka akar masalahnya harus dijawab. Dimana akar masalahnya salah satunya adalah pendidikan. Jika kualitas pendidikan bisa ditingkatkan maka indikator-indikator yang Indonesia masih lemah akan bisa tercapai dan bisa masuk dalam status Indonesia maju. Dengan peningkatan pendidikan, kesejahteraan bersama bisa dicapai. Kemiskinan bisa diturunkan, dan masyarakat bisa diungkit.

Persoalan utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia adalah masalah aksesibilitas, sarana dan prasarana dan juga pemerataan.

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, yang paling penting adalah meningkatkan kualitas tenaga pendidiknya. Kualitas dan standar kapasitas guru harus ditingkatkan.

Begitu juga di perguruan tinggi, dalam konsep ini juga ditekankan tentang jumlah lulusan SMA sederajat harus didorong untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Saat ini rerata lama belajar siswa di Indonesia baru di angka 8,9 tahun. Artinya banyak yang SMP saja tidak lulus.

“InSya-Allaah konsep yang diserahkan pada Presiden Jokowi ini sangat kualitatif dan komprehensif. Bahkan sangat mitigatif dan futuristik. Ini adalah terobosan yang harus kita lakukan bersama untuk mewujudkan Indonesia Maju di tahun 2034,” tegas Khofifah.

Tak hanya menyerahkan konsep menuju Indonesia Maju Tahun 2034, di kesempatan ini Khofifah juga menyampaikan tentang kesiapan Jatim menerima anak-anak Palestina untuk dididik di berbagai pesantren di Jatim.

Selain itu perguruan tinggi di Jatim juga siap untuk memberikan beasiswa untuk mahasiswa Palestina untuk belajar di Jatim melalui program beasiswa.

“Kami matur kesiapan Jatim untuk menerima anak anak Palestina untuk dididik di berbagai Pesantren di Jawa Timur serta mahasiswa untuk berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur. Semoga ini menjadi upaya kita bersama memberikan sumbangsih mengatasi bencana kemanusiaan yang terjadi di Palestina,” kata Khofifah.

“Terimakasih Bapak Presiden Jokowi yang berkenan menerima kami sekaligus menerima konsep UNAIR Untuk Indonesia Maju 2034. Semoga manfaat bagi percepatan pembangunan Indonesia ke depan. Aamiin…,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Bassima Hakkoui: Masjid Al-Akbar jadi Contoh Peradaban Islam yang Sebenarnya

IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi

Marbot dari Enam Masjid di Surabaya Ikuti “Marbot Soccer Night” ke-14 Masjid Al-Akbar

Tasyakuran Satu Tahun SPPG Dawuhan Disertai Santunan Anak Yatim

Komisi PDUF MUI Jatim dan DMC Dompet Dhuafa Sasar Masjid, Sekolah dan Pesantren Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Siswi MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafal 30 Juz Al-Qur’an
Next Article Berkat Kripik Ceker, Mahasiswa Unusida Raih Juara 2 Bussiness Plan Competition Tingkat Nasional

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Bassima Hakkoui: Masjid Al-Akbar jadi Contoh Peradaban Islam yang Sebenarnya
Sospol
PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok”
Nahdliyyin
IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi
Sospol
LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Tim Futsal SD Al Islam Surabaya Sabet Juara 1 di Alfifour Cup 2026 Sidoarjo

01/11/2026
Sospol

388 Turis/Bulan Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya selama Januari – September 2026

01/11/2026
Sospol

KPLP Bondowoso Lakukan Razia Gabungan bersama TNI-Polri ke Lapas Kelas IIB

30/10/2026
Sospol

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Layanan KDS Dept Store dan Supermarket

30/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?